AYOJAKARTA.COM - Ibu Siti Mujayanah, ibunda dari Farel Prayoga, adalah salah satu nasabah PNM Mekaar yang saat ini pengusaha warung kelontong asal Desa Kepundungan, Kecamatan Srono, Banyuwangi.
Sebelum bergelut di bisnis sembako, Ibu Siti Mujayanah sehari-harinya berjualan kinang.
Selain berjualan kinang, dengan semangat yang gigih Ibu Siti Mujayanah bersama Farel Prayoga dan sang suami mengamen dengan berkeliling, menyanyi, dan main musik di sekitar Banyuwangi sejak Farel duduk di bangku kelas 2 SD.
Baca Juga: Presiden Jokowi Menyerahkan NIB Bagi Nasabah PNM Jayapura
Ibu Siti Mujayanah diperkenalkan kepada PNM Mekaar oleh tetangganya dan memutuskan untuk bergabung.
Bermodal dengan 2 juta rupiah, Ibu Siti memulai berjualan kinang. Kinang terdiri dari daun sirih, gambir, kapur dan tembakau, merupakan ramuan tradisional yang dikunyah di mulut dan tidak ditelan.
Usai dikunyah, penikmat yang rata-rata ibu rumah tangga kemudian menggosokan tembakau dan kembang kanthil pada gigi.
Baca Juga: Meriahkan Kemerdekaan RI ke-77, PNM Dukung Badminton Journalist Competition 2022
Mengunyah kinang atau lebih akrab dikenal dengan sebutan menyirih merupakan salah satu tradisi yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia.
Sayangnya, dengan masuknya era globalisasi dan perkembangan zaman yang lebih modern membuat tradisi menyirih mulai dilupakan.
Ibu Siti mengungkapkan, bertambahnya modal yang diberikan PNM Mekaar dan segala kemudahan yang disediakan, ia bisa mengembangkan usaha menjadi lebih besar dari sekedar berjualan kinang.
Baca Juga: PNM PKU Cetak Rekor MURI Webinar Pembangunan Keberlanjutan oleh Perempuan Terbanyak
Mulai dari Ibu Siti mampu belanja usaha lebih banyak, hingga mampu menambah fasilitas yang menunjang usahanya.
Kini usahanya berkembang menjadi warung kelontong yang menyediakan barang kebutuhan sehari-hari
“Membangun bisnis dari bawah memang tidaklah mudah. Tetapi dengan tekad dan usaha yang kuat, kita dapat meraih apa yang kita inginkan. Saya sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PNM yang telah memberi bantuan kepada kami” ujar Ibu Siti.
Baca Juga: PNM PKU Cetak Rekor MURI Webinar Pembangunan Keberlanjutan oleh Perempuan Terbanyak
Sebagai informasi, hingga 5 September 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 138,98 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 12,6 juta nasabah.
Saat ini PNM memiliki 3.500 kantor layanan PNM Mekaar dan 624 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 443 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan.

Share this article
Ibunda dari Farel Prayoga, Siti Mujayanah ternyata merupakan nasabah PNM Mekaar yang pantang menyerah sebagai pengusaha warung kelontong.