AYOJAKARTA.COM - Baru–baru ini ramai dibicarakan soal isu terbaru penangkapan sosok Hacker Bjorka di Madiun pada Rabu (16/9/2002).
Banyak orang ingin mencari tahu sosok asli dari hacker Bjorka.
Hal tersebut dikarenakan ulah doxing yang dilakukan secara terbuka dan unggahannya yang menyinggung pemerintahan Indonesia di media online.
Perlu diingat, hacker Bjorka pernah menyebarkan data sensitif masyarakat Indonesia di forum diskusi online (breached.to).
Hingga peretasan data pribadi milik pejabat publik, di antaranya Johnny G Plate, Puan Maharani, Anies Baswedan dan Luhut Binsar Panjaitan.
Selain itu, Bjorka juga pernah mengungkap pelaku pembunuhan Munir dan penyebaran informasi rahasia milik Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Baca Juga: Salah Tangkap! Hacker Bjorka Kecam Penangkapan MAH di Madiun: For Dark Tracer Guy
Dari rasa penasaran publik, muncul berbagai informan yang mengaku berhasil memecahkan misteri siapa sosok asli di balik sebutan hacker Bjorka tersebut.
Namun sayangnya, banyak informan yang tidak bertanggung jawab dengan memberikan informasi salah kepada publik dan pemerintah.
Hal tersebut berdampak pada adanya kasus salah tangkap dan pencemaran nama baik yang merugikan korban tidak bersalah dan Pemerintah Indonesia.
Beberapa korban atas tuduhan tersebut adalah Muhammad Agung Hidayatullah (21) asal Madiun dan Muhammad Said Fikriansyah (17) asal Cirebon.
Baca Juga: Diduga Dalang Dibalik Hacker Bjorka, Ini Sosok ‘White Hat Hacker’ Jim Geovedi: I’m Proudly
Berikut profil kedua korban atas kasus salah tangkap diduga sosok hacker Bjorka:
1. Muhammad Agung Hidayatullah
Muhammad Agung Hidayatullah merupakan warga Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.
Dalam kesehariannya, Muhammad Agung Hidayatullah bekerja sebagai penjual minuman es Thai Tea di Simpang Empat Pintu, Kecamatan Dagangan.
Menurut Suprihatin (48) ibu dari Muhammad Agung, menjelaskan bahwa putranya tidak pernah bekerja di luar kota setelah lulus dari MAN Kembangsawit pada tahun 2020.
Suprihatin juga mengatakan jika putranya tidak memiliki komputer dan fasilitas internet di rumah.
Suprihatin mengaku kaget saat putranya pulang dengan kawalan petugas kepolisian dari tempat kerjanya berjualan es Thai Tea di Simpang Empat Pintu, Kecamatan Dagangan.
Berdasarkan keterangan warga, Muhammad Agung dikenal sebagai sosok pemuda yang ramah dan dinilai aktif dalam kegiatan keagamaan seperti hadroh dan selawat.
Muhammad Agung dituduh oleh informan bernama dark tracer guy dan ditangkap pada Rabu (14/9/2022) sekitar pukul 18.30 WIB.
Kasus salah tangkap inipun turut direspons oleh hacker Bjorka.
Bjorka mengecam dengan menyebarkan kembali data pribadi dari informan yang bernama dark tracer guy di grup telegramnya.
Baca Juga: Hacker Bjorka Bongkar Kasus Ferdy Sambo, Sebut Jenderal X Ini Tahu yang Sebenarnya!
2. Muhammad Said Fikriansyah
Muhammad Said Fikriansyah merupakan remaja asal Cirebon yang diduga sosok di balik hacker Bjorka oleh akun Instagram @Volt_anonym.
Menurut akun @Volt_anonym, Muhammad Said memiliki kemiripan dengan data hacker yang sedang viral.
Setelah postingannya tersebut, muncul spekulasi kuat bahwa Bjorka berasal dari Indonesia.
Muhammad Said melakukan klarifikasi melalui akun Instagramnya, bahwa dia bukanlah sosok Bjorka atas tuduhan yang muncul kepadanya.
Muhammad Said menegaskan jika dia tidak memiliki kemampuan meretas, melainkan dia lebih sering menghabiskan waktunya sebagai video editor.***

Share this article
Berikut profil dua korban salah tangkap yang dikira hacker Bjorka. Siapa sajakah mereka? Simak ulasannya di sini!