AYOJAKARTA.COM - Sebelumnya, dua orang telah diduga sebagai sosok asli dari tersangka pembocoran data milik Kominfo, yaitu hacker Bjorka.
Bjorka adalah seorang hacker yang diduga telah membobol database milik pemerintah, kemudian menjualnya di forum online beberapa saat lalu.
Walaupun begitu, ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa Bjorka bukanlah orang yang membobol data melainkan hanya membeli dan menjualnya kembali.
Beberapa ahli IT berpendapat bahwa data yang disebarkan oleh Bjorka tidak terlalu penting, bisa dibilang sebagai data yang kadaluarsa.
Begitu juga dengan data presiden yang sempat disebarkan oleh Bjorka, hanya berisi kop surat dan log transaksi yang tidak terlalu penting.
Namun, walaupun data yang disebarkan oleh Bjorka tidak terlalu penting, pemerintah telah menetapkan hacker ini sebagai tersangka karena telah melakukan pembocoran dan penjualan data.
Atas dasar hal tersebut, pemerintah bersama Kominfo, BSSN, BIN, dan Polri kemudian membentuk tim khusus untuk melakukan pelacakan dan penangkapan terhadap hacker Bjorka.
Beberapa waktu belakangan, disebutkan bahwa polisi telah melakukan pengamanan terhadap dua orang yang diduga sebagai sosok Bjorka.
Dilansir AyoJakarta.com dari suara.com pada Sabtu (17/09/2022), salah satu orang yang diamankan adalah Muhammad Agung Hidayatulloh, seorang pedagang es yang berasal dari Madiun.
Polisi menyebutkan bahwa MAH merupakan orang yang mengunggah informasi yang ia ambil dari
breached.to ke akun telegram @bjorkanism.
"Timsus telah melakukan upaya dan berhasil mengamankan tersangka inisial MAH. Adapun peran tersangka merupakan bagian dari kelompok Bjorka yang berperan sebagai penyedia chanel telegram @bjorkanism," kata Ade di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (16/9/2022).
Sedangkan untuk sosok lainnya bernama Muhammad Said Fikriansyah, seorang lelaki dari Cirebon yang dituduh sebagai Bjorka oleh akun instagram @volt_anonymous.
Setelah mendapat tuduhan tersebut, Said kemudian melakukan klarifikasi dan mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki hubungan dengan Bjorka.
Said mengungkapkan bahwa dirinya tidak memiliki kemampuan untuk melakukan hacker, melainkan ia adalah seorang video editor.
Pada akhirnya, ternyata tidak ada salah satu dari dua orang tersebut yang merupakan sosok asli dari Bjorka.
Di sisi lain, Bjorka yang asli memosting beberapa tulisan di forum online yang ia gunakan juga untuk menjual data.
Di forum tersebut, ia kemudian mengejek pemerintah yang sedang berusaha untuk menemukan sosok hacker yang satu ini.
Bjorka bahkan membuat lelucon dengan menawarkan bantuan apabila pemerintah kesulitan dalam menentukan dirinya.
Ia mengetahui bahwa pemerintah sudah membuat tim khusus untuk menemukan penjual dan pembocor data Kominfo tersebut.
"Mr. President formed a special team to hunt me down," tulisnya.
"Yea. Good Luck. Please feel free to contact me if you need help solving this problem. I will be happy to help," ujar Bjorka.***
Share this article
Hacker Bjorka rupanya 'tertawa' dengan aksi kepolisian yang salah tangkap seseorang diduga dirinya, malah tawarkan bantuan.