Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Ada Kegiatan Tak Lazim di Rumah Saguling di Hari Pembunuhan Brigadir J, Apa Itu?

Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Ada Kegiatan Tak Lazim di Rumah Saguling di Hari Pembunuhan Brigadir J, Apa Itu?
Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Ada Kegiatan Tak Lazim di Rumah Saguling di Hari Pembunuhan Brigadir J, Apa Itu?

AYOJAKARTA.COM - Jelang persidangan Ferdy Sambo yang sedianya dilaksanakan pada Senin 17 Oktober 2022 mendatang, Kamaruddin Simanjuntak mengungkap fakta baru.

Fakta baru terkait kasus pembunuhan Brigadir J tersebut ia sampaikan saat menjadi bintang tamu di sebuah acara berita.

Hal ini diketahui dari tayangan YouTube UNCLE WIRA yang dikutip AyoJakarta.com pada Jumat (14/10/2022).

Dalam tayangan tersebut, Kamaruddin Simanjuntak mengungkap sebuah fakta baru yang belum pernah ia buka di manapun.

Fakta baru tersebut ialah adanya kegiatan tak lazim di rumah Saguling di hari pembunuhan Brigadir J.

Baca Juga: Selalu Konsisten dan Kooperatif Dalam Kasus Ferdy Sambo, Bharada E: Saya Masih Mau Punya Masa Depan!

Kegiatan tak lazim yang dimaksud Kamaruddin Simanjuntak ialah adanya seorang satpam atau security yang mencuci rumah Saguling dengan banyak air hingga bersih.

"Ada kegiatan di rumah Saguling yang tidak lazim sore itu (hari pembunuhan Brigadir J). Apa kegiatannya? Seorang satpam atau security dia mencuci rumah pada sore hari itu, mencuci sampai dengan banyak air," ungkap Kamaruddin Simanjuntak.

Kamaruddin menambahkan bahwa kegiatan tersebut baru pertama kali dilakukan.

"Sejak adik almarhum berkunjung ke rumah itu, baru pertama kali kejadian itu sore-sore rumah dicuciin. Pertanyaannya ada apa di rumah Saguling? sehingga satpam swasta ini mencuci rumah itu," tambah Kamaruddin.

Untuk diketahui, sebelumnya Kamaruddin Simanjuntak juga mengungkapkan adanya peran dua ajudan Ferdy Sambo yang bernama Daden dan Romi yang mencegat adik Brigadir J masuk ke rumah Saguling.

"Entah dorongan apa pada sore hari itu sepulang kerja dia pergi ke rumah Saguling. Di Rumah Saguling, ia dicegat oleh ajudan lain yaitu ajudan bernama Daden dan Romi," ujarnya.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Kemungkinan Brigadir J Masih Hidup Jika Sang Adik Tak Lakukan Hal Ini

Tak hanya dicegat, kedua ajudan kesayangan Ferdy Sambo itu juga melucuti bahkan melakukan penggeledahan badan pada adik Brigadir J yang juga seorang anggota polisi.

Padahal, selama ini hal tersebut tak pernah terjadi ketika adik Brigadir J mendatangi rumah Saguling.

Adik Brigadir J bahkan sering berkunjung ke rumah Saguling karena hubungannya dengan keluarga Ferdy Sambo sangatlah dekat dan sudah dianggap seperti orangtua.

"Bahkan selama dia datang berulangkali ke rumah Saguling itu, dia belum pernah dilucuti atau digeledah. Tetapi khusus sore itu ketika dia datang ke rumah Saguling, Romi dan Daden melakukan penggeledahan badan," ujar Kamaruddin Simanjuntak.

"Khusus pada kunjungan sore itu dia (adik Brigadir J) digeledah untuk memastikan bawa senpi atau tidak," tambahnya.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Bongkar Fakta Baru, Ajudan Kesayangan Ferdy Sambo Cegat Adik Brigadir J di Saguling

Atas penggeledahan yang dilakukan dua ajudan kesayangan Ferdy Sambo itu, adik Brigadir J merasa aneh.

"Maka adik almarhum ini merasa aneh, kok biasanya saya datang kemari ke rumah ini bebas-bebas saja seperti ke rumah keluarga karena abangnya di situ sudah dianggap anak bahkan ajudan kesayangan kok sore ini digeledah bahkan dihalangi tak boleh masuk," lanjutnya.

Kamaruddin juga mengungkapkan untuk mengalihkan perhatian adik Brigadir J, ajudan Daden lalu berkoordinasi dengan Provos.

Daden juga mengatakan bahwa adik Brigadir J dipanggil Provos dan harus memakai PDL (Pakaian Dinas Lepas).

"Karena dia tak boleh masuk, diapun merasa aneh dan bertanya lalu untuk mengalihkan perhatian dia Daden berkoordinasi dengan Provos. Lalu Daden mengatakan bang kau dipanggil oleh Provos Polri dan diminta dia harus berpakaian PDL (Pakaian Dinas Lepas)," kata Kamaruddin Simanjuntak berkisah.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Sebut Ada Staf Ahli Kapolri yang Diduga Jadi Otak Pembunuhan Brigadir J, Siapakah Dia?

Lantaran seragam PDL-nya masih berada di laundry, adik Brigadir J itupun bergegas pergi ke laundry untuk mengambilnya sehingga tak jadi masuk ke rumah Saguling.

"Karena saat itu sedang tidak berpakaian dinas lepas maka dia (adik Brigadir J) pergi ke laundry segera karena baju PDL-nya ada di laundry sehingga dia tidak jadi masuk ke rumah Saguling," terang pengacara berdarah Batak itu.

Kamaruddin Simanjuntak menambahkan, andaikan adik Brigadir J tak dihalangi masuk ke rumah Saguling mungkin Brigadir J masih selamat.

"Artinya andaikan dia tidak dicegat ke rumah Saguling kemungkinan almarhum masih selamat, atau sedianya baru disiksa atau ditembak tapi masih bisa terselamatkan. Tapi ada peran dua ajudan menghalang-halangi supaya dia tidak bisa masuk ke rumah Saguling," jelasnya.

Dalam hal ini, Kamaruddin Simanjuntak menekankan adanya peran dua ajudan yang menghalangi adik Brigadir J masuk ke rumah Saguling.

Diduga hal itu dilakukan karena dua ajudan tersebut sebenarnya sudah mengetahui rencana pembunuhan Brigadir J.

"Yang menghalangi itu sudah mengetahui adanya pembunuhan berencana dan dia menghalangi adiknya masuk ke rumah itu dengan cara mengatur siasat kamu dipanggil Provos," pungkas Kamaruddin Simanjuntak.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Romi
# Provos
# ajudan Ferdy Sambo
# pembunuhan Brigadir J
# adik Brigadir J
# rumah Saguling
# Kamaruddin
# Daden
# Saguling
# ajudan
# Brigadir J
# tak lazim
# Kamaruddin Simanjuntak
# Ferdy Sambo
# kegiatan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.