Ismail Bolong Korban Perang Bintang di Tubuh Polri hingga Mafia Tambang, Begini Kata Mahfud MD dan Ahli Hukum

Ismail Bolong Korban Perang Bintang di Tubuh Polri hingga Mafia Tambang, Begini Kata Mahfud MD dan Ahli
Ismail Bolong Korban Perang Bintang di Tubuh Polri hingga Mafia Tambang, Begini Kata Mahfud MD dan Ahli

AYOJAKARTA.COM - Warganet dihebohkan oleh seorang pengepul batu bara ilegal bernama Ismail Bolong yang viral melalui videonya yang mengaku setor uang hingga miliaran rupiah ke Polisi.

Hal itu membuat sekali lagi warganet menyorot kinerja polisi hingga menantikan kelanjutan dari pengakuan tersebut.

Hal ini membuat Mahfud MD selaku Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia (Menko Polhukam), menyinggung isu perang bintang di tubuh polri dan juga menyertakan bahwa isu tambang batubara ilegal bukanlah isu baru.

Baca Juga: Siapa Ismail Bolong? Pengusaha Batu Bara yang Ngaku Dapat Tekanan dari Brigjen Hendra Kurniawan, Ini Profilnya

Selanjutnya dilansir oleh AyoJakarta.com dari kanal Youtube Refly Harun, ahli tata hukum negara dan advokat melalui live streaming pada 6 November 2022, menerangkan bahwa ternyata Mahfud MD juga menyampaikan bahwa Ismail Bolong telah memberikan klarifikasi terkait video viral yang beredar.

Ismail Bolong meminta maaf atas kecurangan yang dilakukannya dengan memberikan sejumlah uang pada petinggi Polri. 

Bahkan, lebih lanjut Ismail Bolong menerangkan bahwa saat ini sudah pensiun dini dari anggota Polri aktif mulai bulan Juli 2022.

Baca Juga: Sempat Geger soal Bisnis Tambang Batu Bara, Ismail Bolong Beri Pengakuan: Saya Ditekan Hendra Kurniawan

"Perkenankan saya mohon maaf kepada Kabareskrim atas berita viral saat ini yang beredar. Saya klarifikasi bahwa berita itu tidak benar dan saya pastikan berita itu saya tidak pernah komunikasi sama Pak Kabareskrim apalagi memberikan uang. Saya tidak kenal," terang Ismail Bolong pada klarifikasi terbarunya.

Selanjutnya, Ismail Bolong juga mengaku bahwa dalam video yang viral itu, ia buat atas tekanan dari Brigjen Pol Hendra Kurniawan, yang telah dipecat Polri karena diputuskan melanggar kode etik di penyidikan kasus kematian Brigadir J.

Hal ini, menurut Refly Harun selaku ahli hukum tata negara dan advokat, mencurigai Ismail Bolong.

Baca Juga: Viral! Pengakuan Pengusaha Batu Bara Setor Rp 6 Miliar ke Petinggi Polri, Warganet: Sudah Nggak Aneh!

"Jadi, apakah pernyataan dalam video yang viral atau video klarifikasi yang benar?" Tanya Refly Harun kepada pemirsa live streaming nya pada Minggu (6/11) sore.

Selanjutnya, advokat dan ahli hukum dengan nama lengkap Dr. Refly Harun, S.H., M.H., LL.M., ini juga bertanya apakah Ismail Bolong juga dalam kondisi tertekan saat memberikan klarifikasinya, sebagaimana dia mengaku terpaksa membuat video pengakuan setor uang ke Kabareskrim miliaran rupiah.

Kemudian, Refly Harun juga menyimpulkan pertanyaan bahwa apakah benar tentang uang hasil tambang ilegal bisa mencapai miliaran rupiah.

Baca Juga: Turuti Ancaman Mahfud MD, MNC Group Terpaksa Matikan TV Analog: Mohon Maaf Kepada Pemirsa

"Apakah betul, hasil dari pertambangan ilegal tersebut mencapai Rp5 hingga Rp10 miliar? Itu yang harus diklarifikasi, diinvestigasi," kata Refly Harun.

Selanjutnya Refly juga mempertanyakan terkait kebenaran bertemu Brigjen Pol Hendra Kurniawan dan dipaksa membuat video testimoni yang viral tersebut.

Terakhir, Refly juga mempertanyakan apakah Ismail Bolong benar menyerahkan uang ke Kabareskrim secara langsung.

Baca Juga: Laporan Investigasi Tragedi Kanjuruhan Sudah di Tangan, Mahfud MD: Tersangka Jangan Berhenti di 6 Orang Ini

Selain itu, Refly menuturkan bahwa seharusnya Mahfud MD menginvestigasi terkait video klarifikasi tersebut, apakah benar dan tanpa paksaan.

Sementara itu, Refly Harun juga menerangkan bahwa Mahfud MD berkeinginan untuk meredam isu perang bintang di tubuh Polri.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ismail Bolong
# Hendra Kurniawan
# Refly Harun
# Mahfud MD
# Polri
# batu bara

News Update

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.