AYOJAKARTA.COM--Kasus pembunuhan Brigadir J yang diduga dilakukan Ferdy Sambo hingga kini masih panas dibicarakan.
Proses sidang Ferdy Sambo dan sejumlah saksi atas kematian Brigadir J ini juga makin ramai dibicarakan.
Namun ternyata selama proses sidang kematian Brigadir J, banyak hal kebohongan Ferdy Sambo yang terungkap dan kejutkan publik.
Sosok Ferdy Sambo semula mendapat simpati dari banyak pihak saat kematian Brigadir J.
Setelah statusnya ditetapkan sebagai tersangka, malah banyak terungkap berbagai kebohongan pada kasus yang merenggut nyawa ajudannya tersebut.
Simak berikut ini daftar kebohongan mantan Kadiv Propam Kepolisian Republik Indonesia.
1. Tak Ikut Tes PCR Brigadir J
Pada awal kasus terungkap, Ferdy Sambo mengaku dirinya sedang melakukan PCR saat terjadi peristiwa tembakan di rumahnya di Duren Tiga.
Namun hal ini dipatahkan oleh dua orang tenaga kesehatan, Nevi Afrilia dan Ishbah Azka Tilawah yang hadir melakukan tes PCR di rumah ayah empat anak ini.
Salah satu nakes tegas mengatakan jika ia hanya melakukan tes swab pada 4 orang yang ada di rumah tersebut.
Pada Jumat (8/7/2022) tes swab dilakukan pada Putri Candrawathi (PC), ART Susi, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dan Brigadir Yosua.
Saat ditanya soal sosok Ferdy Sambo apakah ikut melakukan swab, tenaga kesehatan ini menjawab hakim dengan tegas.
"Ada saudara Ferdy Sambo ikut?," tanya Hakim Ketua.
"Tidak ada," jawab Nevi dikutip dari suara.com dalam artikel Bohong Lagi! Ternyata Ferdy Sambo Tak Ikut Swab di Hari Yosua Dieksekusi.
Ternyata Ferdy Sambo sudah melakukan tes PCR pada Kamis pagi (7/7/2022) sehari sebelum kasus kematian Brigadir J.
2. Alasan Badminton
Pernyataan dari pengacara mantan Kadiv Propam ini juga dibantah telak oleh kuasa hukum pihak Brigadir J.
Disebutkan jika pria yang ditetapkan sebagai tersangka ini hanya emosi dan tak merencanakan pembunuhan pada ajudannya.
“Febri Diansyah dan Rosmala dalam pembelaanya mengatakan bahwa apa yang di lakukan Ferdy Sambo itu adalah semata-mata karena emosi, karena tidak berpikir sehat dan tidak merencanakan peristiwa tersebut,” ungkap Martin.
Hal ini berbeda dengan fakta awal yang diungkap di awal kasus ini berembus.
“Saya ingat sekali pada saat mereka rilis ya mereka mengatakan bahwa pak Ferdy Sambo itu sebenernya nggak mau ke Jalan Duren Tiga, dia tidak sengaja lewat lalu mau masuk karena dia mau main badminton, Saya bilang apa lagi ini orang, mau main Badminton kok bawa Pistol sama pakai sarung tangan,” ungkap Martin.
Terlebih, menurutnya tak masuk akal jika baru saja mendapatkan sosok istri dilecehkan malah tetap bermain badminton.
“Dan orang mau main badminton, orang dia baru denger istrinya katanya dilakukan kekerasan seksual kok main badminton,” ujar Martin Simanjuntak salah satu kuasa hukum keluarga Brigadir J.
“ente waras dulu,” tambahnya.
3. Pakai Sarung Tangan
Pada TKP di rumah Ferdy Sambo di Duren Tiga juga tak ditemukan barang bukti yang vital.
Termasuk soal sidik jari siapa yang melakukan penembakan pada Brigadir J hingga meninggal dunia.
Hingga akhirnya terungkap oleh pengakuan ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer.
Pria ini mengatakan jika melihat Ferdy Sambo memakai sarung tangan untuk memegang pistol
“Sampai akhirnya ditemukanlah keterangan saksi pada persidangan kemarin yang bernama Adzan Romer, beliau mengatakan bahwa benar Saya melihat Ferdy Sambo menggunakan sarung tangan memegang pistol HS dan pistol itu terjatuh,” ungkap Martin Simanjutak.
4. Status Anak Bungsu
Terakhir adalah status anak bungsu Ferdy Sambo, Arka yang sempat buat geger publik.
Semula disebutkan jika anak terakhir Putri Candrawathi dan suami adalah anak mereka.
Namun ada saksi yang menyangkal, jika Arka adalah anak adopsi yang dirawat Ferdy Sambo dan istrinya.
Baca Juga: Kamaruddin Simanjutak Yakin Ferdy Sambo Dijatuhi Hukuman Mati, Bila Jaksa dan Penyidik Lakukan Ini!
“Anak ke empat dari Ferdy Sambo dan Putri ini adalah hasil dari biologis bu Putri, itu pun juga akhirnya disangkal juga karena ada kesaksian dari salah satu ajudan yang bernama Daden," ucap kuasa hukum Brigadir J.
"Dan mengatakan bahwa anak tersebut adalah anak adopsi. semua keterangannya dicabut si Susi ini,” ujar Martin Simanjuntak.
Itulah deretan kebohongan Ferdy Sambo yang akhirnya terungkap.***

Share this article
Terungkap sejumlah kebohongan Ferdy Sambo dalam persidangan setelah mendengarkan penjelasan dari para saksi, berikut daftarnya!