AYOJAKARTA.COM - Beberapa waktu lalu saksi dari pihak Ferdy Sambo memberikan keterangan yang cukup menggegerkan publik.
Dimana dalam keterangan tersebut saksi menyatakan perihal sosok Brigadir J yang dinilai sering melakukan kegiatan yang dinilai negatif.
Salah satu saksi tersebut adalah Damson, satpam yang bertugas menjaga kediaman Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Dalam kesaksiannya di persidangan beberapa waktu yang lalu, Damson menuturkan hal yang diluar dugaan.
Satpam kediaman Ferdy Sambo tersebut menuturkan jika Brigadir J merupakan sosok yang sangat tempramental.
Selain itu mendiang Brigadir J disebut sering pergi ke tempat hiburan malam dan juga suka main perempuan.
Namun keterangan yang disampaikan oleh saksi Damson tersebut banyak mendapat tanggapan pedas dari berbagai pihak, terutama pihak Brigadir J.
Keterangan saksi Damson dinilai sangat tidak relevan dan juga dinilai mengandung tuduhan fitnah terhadap Brigadir J.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Tv One News pada (15/11/22), Martin Lukas Simanjutak kemudian buka suara terhadap keterangan saksi yang menyudutkan Brigadir J tersebut dinilai tidak dapat dibuktikan.
Baca Juga: Martin Simanjuntak Kuliti Putri Candrawathi Lagi, Sebut Bergaya Hedon hingga Ikut Arisan Brondong
Sebaliknya, Martin Simanjuntak selaku kuasa hukum Brigadir J memberikan bukti untuk membantah tudingan bahwa Brigadir J berkepribadian ganda dan juga tempramental.
“Joshua ini ketika direkrut menjadi polisi itu hasil psikolognya bagus makanya diterima menjadi anggota Brimob di tahun 2013” jelas Martin.
Lebih lanjut ia menjelaskan, “Di tahun 2019 hasil psikolognya ketika seleksi ajudan bagus, di tahun 2020 atau 2021 ketika Ferdy Sambo menjadi Kadiv Propam hasil psikolognya juga bagus makanya dia menjadi ajudan”
Martin Simanjuntak dengan tegas mengatakan bahwa sangat tidak mungkin seseorang dengan hasil tes psikologis yang bagus seperti Brigadir J bisa memiliki kepribadian ganda.
“Dan dia menjadi anggota Satgassus ditugaskan untuk menjadi kepala rumah tangga di rumah, gak mungkin ini orang memiliki kepribadian ganda! tegas Martin.
Kuasa hukum Brigadir J tersebut juga mengingatkan kepada para saksi yang telah melakukan fitnah kepada brigadir J bahwa menghina Brigadir J dengan menyebut berkepribadian ganda sama saja menghina institusi polri.
“Menghina Joshua memiliki kepribadian ganda sama saja menghina institusi polri dalam hal ini!” ujar Martin.
Martin Lukas Simanjuntak juga beranggapan bahwa keterangan para saksi yang menyudutkan dan memfitnah Joshua tersebut memang sudah disetting untuk membentuk karakter Joshua agar sesuai yang didakwakan.
“Itu hanya testimoni mohon maaf ya kami duga itu dikondisikan oleh orang tertentu untuk apa? Untuk membuat seolah-olah karakter Joshua ini adalah karakter yang antagonis, jahat dan karakter yang sesuai dengan apa yang mereka duga ataupun yang mereka tuduhkan” jelas Martin Simanjuntak.***

Share this article
Martin Lukas Simanjuntak ungkap bukti untuk patahkan kesaksian Damson yang sebut Brigadir J tempramen hingga berkepribadian ganda.