Ronny Talapessy Bocorkan Strategi Menang di Persidangan: Richard Eliezer 'Tumbal'-nya Ferdy Sambo

Ronny Talapessy Bocorkan Strategi Menang di Persidangan: Richard Eliezer 'Tumbal'-nya Ferdy Sambo
Ronny Talapessy Bocorkan Strategi Menang di Persidangan: Richard Eliezer 'Tumbal'-nya Ferdy Sambo

AYOJAKARTA.COM - Ronny Talapessy mengaku siap bertarung di persidangan untuk memperjuangkan kebenaran bahwa Richard Eliezer atau Bharada E juga merupakan korban.

Menurutnya Richard Eliezer hanyalah seorang ajudan yang memiliki pangkat terendah yang kemudian dijadikan 'tumbal' oleh Ferdy Sambo.

Ronny Talapessy membocorkan beberapa strategi dan poin-poin pembuktian yang akan ia sampaikan di persidangan kasus pembunuhan Brigadir J.

Baca Juga: Ustadz Adi Hidayat Bocorkan Cara Berbakti Kepada Orang Tua yang Benar, Rezeki akan Ikut Mengalir

Dikutip pada kanal YouTube Kompas TV bahwa Kuasa hukum Bharada E ini mengungkapkan kepada Budiman Tanuredjo selaku wartawan senior Kompas TV bahwa ia tidak mengajukan eksepsi agar mempersingkat waktu.

"Kalau kita lihat dakwaan yang kemarin itu kan, menurut kami setelah kami konsultasikan dengan Richard kan, sudah cermat jelas lengkap," ujar Ronny Talapessy dikutip oleh Ayojakarta.com pada kanal YouTube Kompas TV.

"Jadi buat apa kami buang waktu mengajukan Eksepsi ya, kalau pengacara yang lainnya itu hak mereka ya, Tapi kalau buat kita itu kan terkait formil bukan materil, kalau material itu kita uji di pembuktian makanya kemarin kita putuskan kita masuk pembuktian," sambungnya.

Kemudian Ronny Talapessy juga telah menyimpan bukti terkait kejadian penembakan Brigadir J di Duren Tiga.

Baca Juga: Momen Adem Ayem Pertemuan SBY dan Megawati Satu Meja G20 di Bali, Gerindra Sebut Sebuah Kebesaran Jiwa

"Richard naik ke lantai 3, kemudian pas naik di lantai 3 itu kan langsung perintah itu keluar, nah perintahnya itu bukan perintah tembak lagi (tapi) perintah tembak dan bunuh," ujar Ronny Talapessy.

"Iya tembak dan bunuh ya nanti detailnya kita sampaikan di persidangan," lanjutnya.

Ronny Talapessy juga menyampaikan Ini masalah waktu yang pendek sehingga Richard Eliezer tidak ada kesempatan untuk memperingati Brigadir J dan tidak punya pilihan untuk menolak perintah Ferdy Sambo.

"Kalau dia ada kesempatan untuk berhadapan langsung dengan almarhum Yosua dia akan ngomong 'lari, Bang'," jelas Ronny Talapessy.

Baca Juga: Momen Adem Ayem Pertemuan SBY dan Megawati Satu Meja G20 di Bali, Gerindra Sebut Sebuah Kebesaran Jiwa

"Ini masalahnya tidak ada waktu, waktunya sangat pendek, nanti kita buktikan di persidangan, nanti rincian detail-detailnya saya akan sampaikan di persidangan," sambungnya.

Ronny Talapessy mengaitkan kejadian tersebut dengan hasil asesmen psikolog Richard Eliezer yang akan dijadikan salah satu strateginya dalam menghadapi persidangan kasus Ferdy Sambo.

"Nanti kita akan cocokan dengan hasil asesmen psikolog kita juga, ini korelasinya ada Mas Budiman, ini menjadi satu rangkaian, Kenapa terima perintah (kemudian) ada ketakutan, itu nanti kita sampaikan di persidangan," jelas Ronny Talapessy.

"Dan itulah perbedaan-perbedaan keterangan ya, yang satu bilang hajar tembak, yang satu bilang tidak ikut menembak sambonya, minimal versi pengacaranya ya," ujar Budiman.

Baca Juga: 11 Juta Pekerja Telah Menerima BSU, Kemnaker Targetkan Rampung Akhir Bulan Ini

Dengan tegas, Ronny Talapessy menjawab dirinya tidak takut menghadapi keterangan saksi yang berbeda-beda, hal itu tidak akan melemahkan alat bukti yang ia siapkan.

"Ya silakan saja kalau diklaim sama mereka Kita kan punya alat bukti," ujar Ronny Talapessy

"Kemarin itu salah satu strategi kita kita langsung minta periksa di depan kita nggak Eksepsi itu satu kejutan juga dari kita nanti ke depan pasti akan ada lagi," sambungnya menegaskan.

Bukan hanya keterangan saksi, melainkan ada petunjuk lain yang menguatkan argumen Ronny Talapessy, ini akan ia sampaikan di persidangan selanjutnya.

Baca Juga: Awas, Notifikasi Grup WhatsApp Akan Otomatis Dihentikan Jika Melebihi Kapasitas, Cek Jumlahnya!

"Tidak hanya keterangan saksi saja ada petunjuk lainnya," ujar Ronny Talapessy

"Tim sus kemarin bekerja profesional kita lihat ya jadi tidak hanya dari keterangan Richard elizer saja ini bakal seru Mas Budiman nanti di pengadilan ini kalau di dakwaan ini baru lembar pertama," katanya melanjutkan.

Alat bukti penguat tersebut diketahui tidak dimiliki oleh pihak polisi dan jaksa dan disimpan oleh Ronny Talapessy.

"Alat bukti yang tidak dimiliki oleh pihak polisi dan jaksa?" tanya Budiman.

"Ada, kita simpan Mas Budiman, Jadi nanti kita akan sampaikan di persidangan," jawab Ronny Talapessy.

Baca Juga: Waduh! Brigjen Hendra Kurniawan Bisa Lolos Jerat Pidana Kasus Pembunuhan Brigadir J, Karena Hal Ini

Ronny Talapessy berargumen bahwa Richard Eliezer merupakan bagian dari korban bahkan orang yang dijadikan 'tumbal' oleh Ferdy Sambo.

"Bahwa sebenarnya Richard Eliezer itu adalah bagian dari korban, sebenarnya tumbal aja, tumbalnya Ferdy Sambo," kata Ronny Talapessy.

Kata 'tumbal' disini berarti bahwa Richard Eliezer yang hanya diperintah oleh Jenderal berpangkat 2 dan tidak bisa menolak.

"Kalau Richard Eliezer salah merjemahkan perintahnya Sambo, bilang lah hajar tiba-tiba Richard tembak, dibunuh. Mungkin saja Richard itu ditembak juga di tempat, kalau enggak langsung dipanggil polisi 'tangkap nih anak salah dia terima perintah saya, saya bilang hajar ko dia tembak', nah ini lagi kalau dikasih sederhana yang sebenarnya menurut kami terlalu naif lah," ujar Ronny Talapessy.

Baca Juga: Awas, Notifikasi Grup WhatsApp Akan Otomatis Dihentikan Jika Melebihi Kapasitas, Cek Jumlahnya!

Fakta lain pada kejadian di Duren Tiga juga telah disiapkan oleh Ronny Talapessy untuk nanti dibuktikan pada persidangan.

"Sekarang waktu fakta di Duren Tiga itu kan 'woi tembak woi, kau tembak' tiga kali loh perintah itu, nanti kita buktikan sama-sama di persidangan," ujar Ronny Talapessy.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# tumbal
# Kompas TV
# menang
# Richard Eliezer
# Brigadir J
# Bharada E
# Ferdy Sambo
# Ronny Talapessy
# persidangan

News Update

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.