AYOJAKARTA.COM - Kejelian mata Adzan Romer dalam persidangan tanggal 22 November 2022 lalu kembali mematahkan alasan Ferdy Sambo.
Perbedaan bentuk fisik dari pistol merk HS, Glock serta Combat Wilson dijawab lantang oleh Adzan Romer.
Sikap penuh kepastian tanpa ragu inilah yang membuat pengunjung sidang memperhitungkan kualitas kesaksian Adzan Romer.
Meski pada awal jalannya sidang, Romer terlihat gugup dan cenderung berubah-ubah dalam memberi keterangan.
Baca Juga: Terpopuler! Cecar Para Saksi Kasus Ferdy Sambo, Hakim: Ceritakan Semua yang Saudara Ketahui
Tapi semua menjadi berbeda ketika pada 31 Oktober 2022 Romer mulai berani untuk bersikap lepas tanpa beban.
Dalam persidangan saat itu, Romer menceritakan tentang perannya dalam kasus tewasnya Brigadir J.
Saat berada di luar rumah Duren Tiga, Romer mengaku mendengar suara letusan tembakan lebih dari lima kali.
Romer yang curiga kemudian berinisiatif mencabut pistol miliknya dan memasuki bagian dalam rumah.
Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Kupas Habis Kejanggalan Luka Brigadir J : Ada 3 Organ Tubuh yang Hilang!
Dari kesaksian Romer tersebut, publik kemudian mengetahui adanya pistol yang sempat terjatuh dari saku Ferdy Sambo ketika turun dari mobil.
Selain itu, Romer juga menceritakan bagaimana dirinya tidak berdaya ketika diminta untuk menanda-tangani Berita Acara Pemeriksaan.
Baca Juga: Ferdy Sambo Disebut 'Separuh Wanita' oleh Kamaruddin Simanjuntak, Ternyata Ini Alasannya!
Di mana BAP yang disodorkan kepadanya sudah dilengkapi dengan jawaban dari setiap pertanyaan.
“Apakah senjata HS ini yang saudara lihat jatuh dari sewaktu Ferdy Sambo hendak turun dari mobil?” tanya hakim.
Hakim Wahyu Iman Santoso juga memperlihatkan kepada Adzan Romer plastik bening berisi pistol.
“Saya tidak tahu HS yang itu atau bukan, tetapi saya tahu persis senjata HS, yang mulia,” jawab Romer di persidangan.
Baca Juga: Akui Kena Prank Ferdy Sambo, Tetangga Akhirnya Ungkap Hal Penting di Persidangan: Ini Fakta!
Tim penasihat hukum Ferdy Sambo kemudian mulai mencecar Adzan Romer dengan pertanyaan tajam.
“Bagaimana saudara bisa memastikan senjata HS, kalau sewaktu ditanya Ketua saudara menjawab tidak tahu?”
Sebagaimana sudah diketahui publik bahwa terdakwa Ferdy Sambo sempat menyatakan pistol yang jatuh bukan HS melainkan Combat Wilson.
Tanpa rasa ragu Romer kemudian mematahkan pertanyaan tim kuasa hukum dengan skil kejelian matanya.
“Saya menjawab nggak tahu, karena saya nggak tahu nomor seri senjatanya, tapi untuk membedakan HS, Glock atau Combat Wilson saya tahu persis,” jawab Romer.
Kesaksian Adzan Romer dalam persidangan dinilai Profesor Gayus Lumbuun sebagai saksi yang bisa dipercaya, saksi mahkota.
“Kesaksiannya tidak memiliki kepentingan, sehingga dipandang lebih objektif dan bisa dipercaya dan bisa saja menjadi saksi mahkota,” ujar Gayus Lumbuun.
Demikian seperti dikutip Ayojakarta dari kanal YouTube Info Viral pada 24 November 2022.***

Share this article
Kesaksian Adzan Romer yang dinilai objektif dan bebas kepentingan disebut Profesor Gayus Lumbuun sebagai saksi mahkota.