AYOJAKARTA.COM – Kabar gembira untuk para pengguna sepeda, selain mendapatkan kebugaran karena bersepeda ternyata bisa juga mendapatkan uang dari mengayuh sepeda.
Pemerintah memutuskan untuk memberikan intensif kepada orang-orang yang menggunakan sepeda dan uang yang akan diterima pesepeda juga fantastis jumlahnya.
Ini dilakukan pemerintah sebagai solusi untuk mengurai masalah kemacetan dan juga sebagai bentuk perhatian terhadap iklim dan polusi.
Baca Juga: Menghitung Hari Jelang Pernikahan dengan Kaesang Pangarep, Erina Gudono Masih Galau!
Selain itu juga demi memperbaiki kesehatan umum masyarakat, maka pemerintah memberi progam intensif ini yang bisa disebut juga dengan subsidi sepeda.
Ini menjadi upaya nyata pemerintah dalam mendukung pengurangan ketergantungan masyarakat akan kendaraan pribadi.
Dilansir AyoJakarta.com dari akun Twitter @B2Windonesia, uang yang akan didapat oleh pesepeda ini terhitung fantastis. Pemerintah akan memberikan dana intensif sebesar Rp 50.000/km jarak yang ditempuh masyarakat jika bersepeda, khususnya bagi pekerja.
Jadi apabila seorang pekerja bersepeda sejauh 10 kilometer per hari dan lima hari dalam seminggu, maka pesepeda ini akan mendapat sekitar Rp 120 juta pertahun.
Baca Juga: Resmi Menikah, Seberapa Kaya Jess No Limit dan Sisca Kohl? Intip Kekayaannya yang Fantastis di Sini!
Uang yang akan didapat masyarakat dari intensif sepeda ini dibebaskan dari pajak, artinya tidak akan ada potongan pajak.
Pemerintah telah membuat target lebih dari 200.000 pekerja akan melakukan komuter bersepeda di tahun pertama progam ini berjalan.
Kebijakan ini tentu saja menjadi kabar gembira untuk para pengguna sepeda karena bisa mendapat banyak manfaat.
Bagi orang yang menggunakan sepeda akan mendapat manfaat kesehatan, terhindar dari macet, dan juga ada dana insentif yang akan didapat tanpa ada potongan pajak.
Kemudian manfaat lain yang akan didapat adalah berkurangnya polusi udara dan dapat pula mengurai kemacetan.
Itulah kebijakan yang diambil oleh pemerintah Kota Christchurch di Selandia Baru yang dilansir dari the Guardian 7.
Ternyata tidak hanya di Selandia Baru, kebijakan subsidi bagi warga yang melakukan aktivitas menggunakan sepeda juga diikuti oleh banyak negara.
Negara yang memiliki kebijakan serupa adalah Belgia, Perancis, Italia, dan Belanda tentunya dengan variasi nilai subsidi yang berbeda-beda.
Baca Juga: Ronny Talapessy Pastikan Bharada E Bermental Baja jika Disatukan dengan Ferdy Sambo di Persidangan
Hal ini berbedda dengan kebijakan pemerintah Indonesia. Saat ini pemerintah Indonesia mengarahkan masyarakatnya untuk membeli kendaraan bertenaga listrik.
Hal ini dapat dilihat dari pemerintah Indonesia yang dikabarkan akan memberikan subsidi pada warga yang melakukan pembelian kendaraan listrik.
Menurut beberapa judul berita yang ada, inilah bukti pemerintah Indonesia menunjang pemakaian kendaraan listrik seperti motor listrik.
Contoh-contoh judul berita yang berhasil direkam @B2Windonesia antara lain :
Beli Motor Listrik di RI Bakal Dapat Subsidi Rp 6,5 Juta!
Tahun Depan Pemerintah Akan Subsidi Rp 6,5 Juta untuk Pembelian Motor Listrik
Subsidi Konversi Motor Listrik Capai 7,5 Juta.***

Share this article
Manfaat menggunakan sepeda untuk kesehatan cukup banyak, salah satunya menjaga kebugaran. Bisa juga mengurai kemacetan dan minim polusi.