AYOJAKARTA. COM- Dalam sidang kasus lanjutan pembunuhan brigadir Yosua, Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf dimana ketiganya saling bersaksi untuk menerangkan peristiwa yang diketahui mereka terkait pembunuhan Yosua di rumah dinas Ferdy Sambo, Komplek Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf saling bersaksi dalam kasus pembunuhan tersebut secara bergiliran, namun mereka juga berperang sebagai saksi mahkota, yang saling membantah sehingga memunculkan fakta-fakta baru.
Pertama Ricky mengaku tidak melihat Ferdy Sambo menembak Yosua. Tapi hakim meragukan pengakuannya tersebut.
Baca Juga: Daftar 13 Titik Zona Megathrust di Indonesia, Berikut Pendapat Ahli!
Kemudian hakim mengatakan kepada Ricky untuk tidak mengorbankan anak dan istrinya demi menutup-nutupi kebenaran tentang pembunuhan Yosua.
Tak hanya sampai disitu, majelis hakim juga menilai Ricky banyak bohong dalam kesaksian nya. Setelah itu Kuat juga mengatakan bahwa ia tidak melihat Sambo menembak Yosua sama seperti pengakuan Ricky sebelumnya.
Kesaksiannya tersebut juga membuat hakim geram karena mereka berdua bisa dikatakan "tuli dan buta" yang membuat mereka patuh pada perintah Sambo.
Selain itu, kuasa hukum Richard, Ronny juga menanyakan hasil lie detector milik Kuat yang dikatakan berbohong tersebut. Tapi ia selalu membantah kalau dirinya benar dan lie detector tersebut salah.
Baca Juga: Catat! Ini Kebijakan Guru PPPK Hingga Bocoran CPNS 2023! Ini Formasi yang Jadi Prioritas
Kuat juga menceritakan tentang bagaimana ia diminta oleh Ferdy Sambo untuk berbohong soal penembakan Yosua demi melindungi Richard pun di lakukannya.
Akhirnya hakim meminta Kuat untuk berbohong secara benar, agar bisa dipercaya.
"Kalau berbohong harus konsisten dan ini saya baru bisa percaya kau jujur," kata hakim yang dikutip di metrotvnews, Minggu (11/12).
Selanjutnya kesaksian yang diberikan oleh Kuat juga dibantah oleh Richard karena banyak bohong.

Share this article
Semakin memanas sidang yang mempertemukan Kuat Maruf, Richard Eliezer dan Ricky Rizal. Sebagai saksi mahkota, siapa yang berbohong?