Jangan Salah Paham! Ada Perbedaan Antara Sesar dengan Zona Megathrust, Simak Penjelasan Beserta Gambarnya!

Jangan Salah Paham! Ada Perbedaan Antara Sesar dengan Zona Megathrust, Simak Penjelasan Beserta Gambarnya!
Jangan Salah Paham! Ada Perbedaan Antara Sesar dengan Zona Megathrust, Simak Penjelasan Beserta Gambarnya!

AYOJAKARTA.COM - Gempa Megathrust dan keberadaan sesar aktif menjadi isu yang sedang ramai diperbincangkan akhir-akhir ini.

Khususnya di Pulau Jawa, ancaman gempa bumi dan tsunami menjadi hal yang patut untuk diwaspadai dan dipelajari.

Seperti pada bulan November lalu, sebuah gempa tektonik berkekuatan tinggi telah mengguncang Kabupaten Cianjur dan menelan banyak korban jiwa.

Tak hanya itu saja, hampir sebagian besar bangunan yang ada di Kabupaten Cianjur hancur dan tak berbentuk lagi.

Beberapa ahli, termasuk dari BMKG mengungkapkan bahwa Gempa Cianjur terjadi akibat aktivitas sesar atau patahan yang berada di area Cianjur.

Baca Juga: Dahsyatnya Membaca Bismillah, Mbah Moen Beberkan Arti Tersembunyi di Dalamnya

Hal ini kemudian membuat publik harus waspada, mengingat di Pulau Jawa sendiri terdapat sesar aktif yang menyimpan potensi yang sama.

Di sisi lain, ada sebuah ancaman berupa Gempa Megathrust yang diprediksi akan mengguncang tanah Jawa suatu saat nanti.

Lalu, sebenarnya apa yang mendasari perbedaan dari Gempa Megathrust dan juga Gempa Sesar?

Pengertian Sesar

Dalam sebuah cuitan oleh Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, @DaryonoBMKG memberikan penjelasan tentang sesar.

"Sesar merupakan rekahan atau lempeng kerak bumi yang bergeser," cuit Daryono (11/12/2022).

Baca Juga: Asyik! Kabar Baik Bagi Pemilik KIS BPJS Kesehatan, Bakal Terima 4 Bansos di Tahun 2023

Sementara itu, dari hasil wawancara tim AyoJakarta kepada beliau melalui WhatsApp, Daryono kembali memberikan penjelasan tentang pengertian sesar.

"Sesar merupakan bagian dari kulit bumi yang patah," ujar Daryono.

Di sisi lain, dalam sebuah artikel ilmiah di jurnal terbitan Fakultas Teknik Universitas Negeri Jember menyebutkan bahwa sesar/patahan/fault merupakan suatu gejala ketika lapisan batuan tergeser akibat gaya tekan kerak bumi.

Dijelaskan bahwa kerak bumi tersusun atas batuan yang memiliki gaya tekan hingga terjadi sebuah patahan.

Dikarenakan oleh gesekan dan kekakuan batuan, batuan tidak bisa saling melewati satu sama lain dengan mudah.

Baca Juga: Jejak Karier Ferdy Sambo: dari Pama Lemdiklat Polri, Salip Krishna Murti hingga Berujung di Bui

Salah satu aktivitas sesar ini antara lain adalah sesar Cugenang yang menjadi akibat terjadinya gempa Cianjur.

Pengertian Megathrust

Beralih dari Sesar, kini kita akan membahas mengenai Megathrust dan keterkaitannya dengan bencana gempa bumi.

Gempa Megathrust menjadi salah satu ancaman besar yang menghantui Pulau Jawa hingga saat ini.

"Megathrust ada di Samudra Hindia selatan Jawa dan yang menjadi sumber gempa tumbukan lempeng," kata Daryono.

Dikutip dari kanal YouTube Narasi Newsroom, selama jutaan tahun permukaan lempeng berupa lempeng benua atau samudera selalu bergerak selama jutaan tahun.

Baca Juga: Cicip Hidangan Pernikahan Kaesang dan Erina, Seorang Tiktokers Beri Rating Buruk Untuk Menu Ini, Apa Itu?

Sementara itu, Indonesia sendiri menjadi salah satu wilayah yang dilewati oleh tiga lempeng sekaligus yaitu lempeng Indo-Australia, lempeng Pasifik, dan lempeng Eurasia.

Gerakan dari setiap permukaan lempeng tersebut bisa menghasilkan gesekan atau tumbukan, tetapi bisa juga bergerak saling menjauh.

Sementara itu, ada sebuah istilah yang dinamakan dengan ‘subduksi’, ketika terjadi tumbukan antar lempeng - lempeng samudera menyelinap ke bawah lempeng benua.

Apabila sebuah tumbukan terjadi, kekuatannya akan sangat besar karena perbedaan masa jenisnya, hal ini kemudian yang disebut dengan ‘megathrust’.

Baca Juga: Putri Candrawathi Jawab Tudingan Pelecehan Seksual: Saya Ikhlas, Berserah Sama Tuhan

Kepala PRTH BRIN, Dr. Ing. Widjo Kongko menyampaikan penjelasannya mengenai megathrust.

"Nah ini batas-batas tumbukan itu adalah daerah megathrust dan kemudian itu yang bisa menyebabkan gempa bumi dengan tinggi," ucap Dr. Ing. Widjo Kongko.

Ia kemudian menjelaskan bahwa zona subduksi yang berpotensi menimbulkan gempa Megathrust tersebar di Indonesia yang terbagi atas 13 segmen.

"Itu daerah subduksi semua, dan itu potensi gempa megathrust, istilahnya begitu, dan itu besar, bisa sampai skala 8 keatas 8,5 bahkan 9, kaya yang di Aceh," ucap Widji Kongko.


Gambaran Perbedaan Sesar dan Subduksi Megathrust

Baca Juga: Ditanya Soal Penembakan Brigadir J, Putri Candrawathi Berkelit Sebut Nama Ferdy Sambo hingga Hakim Murka

Untuk memahami lebih lanjut tentang pembeda dari Subduksi dan Megathrust, silahkan simak peta gambaran tentang sesar dan zona Megathrust terbitan BMKG berikut!

Seperti yang bisa dilihat, segmentasi subduksi Megathrust sebagian besar berada di kawasan samudera dengan lambang garis dan segitiga dan terbagi menjadi 13 segmentasi di Indonesia.

Sedangkan untuk sesar sendiri, persebarannya sebagian besar berada di daratan dengan simbol garis lurus tanpa segitiga.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# lempeng
# tsunami
# Zona Megathrust
# BMKG
# sesar
# gempa

News Update

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.