AYOJAKARTA.COM – Pegiat media sosial yang juga seorang dokter, Tifauzia Tyassuma, diketahui menghapus kicauannya yang berisi prediksi bakal terjadi gempa bumi dan tsunami besar antara 20 Desember 2022 sampai dengan 23 Januari 2023.
Semula, Dokter Tifa lewat akun Twitter @DokterTifa yang memiliki lebih dari 63 ribu follower berkicau pada Jumat 16 Desember 2022 tentang prediksi gempa dan tsunami besar itu.
Berikut tangkapan layar kicauan dari Dokter Tifa:
Baca Juga: Rilis Awal Tahun, Ini Beda Kartu Prakerja 2023 dengan Program 2022, Ayo Siap-siap Daftar
Namun, ketika Ayojakarta kembali mengunjungi akun Twitter @DokterTifa kicauan tersebut sudah hilang dengan keterangan seperti di tangkapan layar berikut:
“Yang belium jadi Anggota SDT. IRON DOME itu adalah Kubah Raksasa pelindung Indonesia, yg disusun dari doa, zikir, shalawat, sedekah, amal jariyah, yang dilakukan oleh orang2 sholeh. Jadilah orang sholeh yg membantu terus memperkuat IRON DOME.”
Selanjutnya Dokter Tifa menanggapi komentar dari netizen tentang kicauannya tersebut.
“Mengingatkan orang2 yg rerata IQ 78 itu memang tantangan luarbiasa. Mengingatkan kebaikan dan kewaspadan saja masih dijulidin. Mungkin krn soal IQ. Mari sini orang2 IQ 78 silakan komen sak karepmu.”
Kicauan Dokter Tifa sudah dibantah oleh Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono lewat akun Twitter pribadinya, @DaryonoBMKG, pada Sabtu 17 Desember 2022.
“Tidak benar kak, para ahli gempa belum bisa mempredikasi hal ini.” Begitu keterangan dari Daryono menanggapi kicauan Dokter Tifa yang diberitakan oleh Ayojakarta.
Baca Juga: Kembali Jadi Buah Bibir di Twitter, Dokter Tifa Kini Beralih Profesi Jadi Seismolog
Dokter yang memasang di bionya sebagai Medical Doctor, Nutritional Neuroscientist, Molecular Epidemiologist, Author of several books, also PhD Candidate in Philosophy & Social Political Science melanjutkan kicauannya.
Berdasarkan pandangan pakar, kapan terjadinya gempa dan tsunami tidak dapat diprediksi dengan pasti seperti disampaikan pakar tsunami Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Widjo Kongko.
Pada 2019, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengakui adanya potensi terjadinya Megathrust di Indonesia berdasarkan hasil kajian, riset, ada potensi untuk mengalami gempa dengan kekuatan lebih dari 7 bahkan sampai 8 lebih.
Potensi tersebut karena Indonesia berada di jalur cincin api dan sabuk gunung api yang berada di atas lempeng-lempeng tektonik yang aktif.
“Itu harus kita ketahui bukan untuk ketakutan karena itu namanya potensi. Potensi itu beda dengan prediksi, kalau prediksi itu kepastiannya lebih tinggi,” kata Dwikorita menjawab wartawan usai mengikuti acara Pembukaan Rakornas BMKG di Istana Negara, Jakarta, Selasa 23 Juli 2019, seperti dilansir laman Kemenkominfo.
Dokter Tifa memang kerap memunculkan kontroversi di Twitter dengan kicauannya. Banyak yang menuding penggiat media sosial ini sekadar asal ngomong. Tetapi tidak sedikit yang meyakini kebenaran pandangan dokter Tifa.
Salah satu kicauan Dokter Tifa yang memunculkan keramaian di lini masa Twitter adalah menyangkut foto dan tudingan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, pegiat media sosial itu kemudian menghapus kicauannya.
Dokter Tifa kerap juga bersuara mengenai Covid-19 yang berbeda dengan pandangan umum tentang pandemi tersebut.
Jadi, Anda mau percaya saya siapa nih tentang potensi gempa besar dan tsunami seperti dikicaukan oleh Dokter Tifa?***

Share this article
Dokter Tifa menghapus kicauannya tentang prediksi bakal terjadi gempa dan tsunami besar di Twitter pada 20 Desember 2022 -- 23Januari 2023.