AYOJAKARTA.COM - Gelombang tinggi menerjang kawasan pesisir di wilayah Jawa Timur, hal itu terjadi pada Jumat 23 Desember 2022.
Akibat adanya peristiwa gelombang tinggi tersebut puluhan rumah serta sejumlah pondok pesantren mengalami kerusakan.
Gelombang tinggi membuat Ponpes Mambaul Ulum Al Qoshy di Dusun Pecaron Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo rusak.
Gelombang tinggi dan angin kencang menerjang pesisir pantai Situbondo salah satunya dikawasan Pasir Putih dan Panarukan.
Selain adanya gelombang tinggi yang disertai dengan tiupan angin kencang, di wilayah pantura Situbondo bisa menyebabkan terjadi banjir rob.
Banjir rob yang juga melanda kawasan Pantura Situbondo mengakibatkan sejumlah pemukiman dan beberapa fasilitas rusak.
Beberapa kawasan di sekitar Besuki, Mlandingan, Bungatan, dan Panarukan serta beberapa kawasan lainnya mengalami kerusakan pada bagian bangunan.
Kerusakan terparah akibat peristiwa tersebut terjadi di wilayah pesisir Mandaran, Demung Kecamatan Besuki.
Dimana terdapat sejumlah rumah dan warung yang mengalami berbagai kerusakan usai terhempas gelombang tinggi.
Baca Juga: Waduh, Warga Ancol Mulai Mengungsi karena Banjir Rob, Ini Daftar RT yang Terimbas
Dikutip Ayojakarta pada 26 Desember 2022 dari kanal Youtube Alex xa Gokil, diketahui informasi terkait gelombang tinggi tersebut.
“Saat ini masih terus kami lakukan pendataan” jelas Ketua Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Situbondo, Gatot Trikorawan.
“Kejadian malam tanggal 23 Desember 2022 memang kebetulan bersamaan; yakni angin dan rob dari arah laut sementara hujan terus mengguyur sejak sore,” tambah Gatot Trikorawan.
Baca Juga: Gawat! Sebanyak 24 RT di Jakarta Kena Dampak Banjir Rob, di Mana Saja?
Dampak dari angin dan rob serta hujan menyebabkan beberapa bangunan rusak terutama bangunan yang terbuat dari kayu maupun bambu.
Di wilayah Mangaran dan sekitarnya juga mengalami banjir rob, dimana ombak besar dan angin kencang selain dikawasan Besuki dan Bungatan.
Di dusun pesisir utara desa pesisir Besuki terdapat 4 kapal milik nelayan yang rusak dan tenggelam karena hantaman ombak.
Baca Juga: Termasuk Jakarta, BMKG Minta Warga Waspada Banjir Rob Gerhana Bulan Total 26-31 Mei
Akibatnya, beberapa tangkis penahan air laut rusak ratusan meter sehingga air laut menerjang pemukiman.
Terkait peristiwa tersebut, BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya telah mengeluarkan Prakiraan Kondisi Gelombang.
Prakiraan tersebut bernomor ME.301/1072c/MPrk.II/XII/2022 dengan berisi peringatan badai atau cuaca buruk serta gelombang laut.
Baca Juga: Cegah Banjir Rob, Pemprov DKI Bersama Bank DKI Gelar Program Tanam 5.000 Bibit Mangrove di PIK
Peringatan cuaca buruk dengan level waspada gelombang lebih dari 2,5 meter ini berlaku untuk laut Jawa dan Samudera Hindia selatan Jawa Timur.
Prakiraan yang dikeluarkan pada Minggu 25 Desember 2022 ini berlaku untuk lima hari kedepan, terhitung sejak tanggal 26 Desember 2022 pukul 07.00 WIB. ***

Share this article
Waspada gelombang tinggi dan banjir rob bisa melanda Situbondo, berikut penjelasan Ketua Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD daerah.