Mengenal Mekanisme Sesar Lokal di Aceh Tengah yang Jadi Penyebab Gempa Bener Meriah 3,7 M Pagi Tadi

Mengenal Mekanisme Sesar Lokal di Aceh Tengah yang Jadi Penyebab Gempa Bener Meriah 3,7 M Pagi Tadi
Mengenal Mekanisme Sesar Lokal di Aceh Tengah yang Jadi Penyebab Gempa Bener Meriah 3,7 M Pagi Tadi

AYOJAKARTA.COM - Gempa kembali mengguncang wilayah Indonesia pagi ini 26 Desember 2022 yaitu di Kabupaten Bener Meriah, Aceh pada pukul 05.38 WIB.

Gempa Bener Meriah, Aceh dilaporkan BMKG berkekuatan magnitudo 3.7 dengan kedalaman 3 km dan merupakan gempa darat.

Pusat gempa Bener Meriah, Aceh pagi ini dilaporkan berada di darat 8 km Barat Laut Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Baca Juga: Breaking News! Gempa Bumi Tektonik M 3,7 Guncang Kabupaten Bener Meriah, Aceh

Seperti dilaporkan BMKG pada grup Whatsapp hari ini Senin 26 Desember 2022,  bahwa penyebab gempa Bener Meriah adalah dikarenakan akibat aktivitas sesar lokal yang berada di daerah tersebut.

Seperti dikutip Ayojakarta.com pada jurnal yang diunggah Geologi ESDM, di daerah Sumatera terdapat Sesar Sumatera yang telah menyebabkan terjadinya beberapa kali gempa bumi dan bahkan pernah hingga menimbulkan korban jiwa.

Diketahui jika Aceh merupakan salah satu daerah di Indonesia yang rawan akan bencana gempa. Karena dinamika tektonik di wilayah ini dipengaruhi oleh aktivitas tumbukan antar Lempeng Benua Eurasia dan Lempeng Samudera India – Australia.

Baca Juga: Terpopuler! 5 Kota di Indonesia Ini Disebut Paling Aman dari Gempa Bumi dan Tsunami, Wilayah Anda Termasuk?

Melihat lokasi episenter gempa Bener Meriah Aceh hari ini yang berada di titik 4.79 LU dan 96.82 BT hampir berdekatan dengan episenter gempa bumi yang pernah melanda Aceh Tengah tahun 2013 silam.

Dengan lokasi episenter 4.69 LU dan 96.68 BT dan memiliki kedalaman 10 km dengan kekuatan magnitudo 6,1 yang berakibat menimbulkan korban jiwa sebanyak 42 orang.

Dilihat dari tatanan tektonik Pulau Sumatera, merupakan bagian dari Kerak Sunda yang terletak pada pertemuan dua lempeng tektonik yaitu Lempeng Indo Australia yang bergerak ke utara dengan kecepatan sekitar 7 cm/tahun dan Lempeng Eurasia yang bergerak ke tenggara dengan kecepatan sekitar sekitar 0,4 cm/tahun.

Baca Juga: Deretan 8 Fakta Sejarah Tsunami di Selatan Jawa, Seluruhnya Diawali dengan Kejadian Gempa Dahsyat

Zona subduksi tersebut terjadi akibat tumbukan antara Lempeng Benua Eurasia dan Lempeng Samudera Indo – Australia yang telah berlangsung sejak Jaman Kapur Akhir (sekitar 65 juta tahun yang lalu) dan masih berlangsung hingga kini.

Aktivitas tektonik tersebut mengakibatkan terbentuknya zona subduksi di bagian barat Pulau Sumatra, zona prismatik akresi, cekungan muka, jalur magmatik yang membentuk gunung api di Pulau Sumatra.

Cekungan busur belakang, dan struktur Sesar Sumatra. Sesar yang berarah barat laut – tenggara ini terbagi menjadi beberapa segmen.

Baca Juga: Kaleidoskop 2022 : Ada 3050 Bencana Alam Landa Indonesia, Dari Erupsi Gunung Berapi, Banjir Hingga Gempa Bumi

Menurut Tjia (1977) Sesar Sumatera terbagi menjadi 18 segmen, sedangkan Sieh dan Natawidjaja (2000) membagi Sesar Sumatera dibagi menjadi 19 segmen.

Pembagian segmentasi tersebut berdasarkan sebaran atau kemenerusan sesar, morfologi, morfotektonik, dan sejarah kegempaan.

Daerah Aceh Tengah dilalui oleh Segmen Tripa yang berarah barat laut – tenggara.

Baca Juga: Gempa Bumi 5,1 M Guncang Kebumen, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia, Tak Potensi Tsunami

Menurut Sieh dan Natawidjaja (2000) karakteristik sumber gempa bumi Segmen Tripa adalah: panjang 180 km, sejarah gempa bumi besarnya tahun 1900 (Magnitude 6 Mw) dan tahun 1997 (Magnitude 6 Mw), lebar bukaan step over 9 km yang berbentuk lembah Alas, jarak dari deformasi muka 295 km, dan kedalaman zona benioff berkisar 125 – 150 km.

Namun menurut jurnal tersebut, setelah dilakukan penelitian bahwa penyebab gempa bumi adalah sesar mendatar dengan titik tekan (kompresi) hampir berarah utara – selatan.

Plot posisi pusat gempa bumi tersebut tidak berada pada Zona Sesar Sumatra. Lokasi pusat gempa bumi berada sekitar 33 km sebelah timur Segmen Tripa Sesar Sumatra.

Berdasarkan posisi kedudukan pusat gempa bumi dan kerusakan yang terjadi, maka kejadian gempa bumi tanggal 2 Juli 2013 tlalu ersebut bukan disebabkan oleh Sesar Sumatra, namun disebabkan oleh aktivitas sesar aktif yang terdapat di Aceh Tengah.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# gempa Aceh
# Sesar Sumatera
# Aceh Tengah
# gempa Bener Meriah
# Bener Meriah
# sesar lokal
# tektonik
# magnitudo
# BMKG
# Aceh

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.