4 Tanda Alam yang dipercaya Masyarakat Akan Datangnya Bencana Gempa Bumi, Salah Satunya Guncangan 9 SR

4 Tanda Alam yang dipercaya Masyarakat Akan Datangnya Bencana Gempa Bumi, Salah Satunya Guncangan 9 SR
4 Tanda Alam yang dipercaya Masyarakat Akan Datangnya Bencana Gempa Bumi, Salah Satunya Guncangan 9 SR

AYOJAKARTA.COM - Prediksi atau perkiraan bencana yang akan melanda terkadang sulit untuk dibuktikan oleh beberapa ahli.

Misalnya seperti gempa bumi megathrust yang diperkirakan akan terjadi pada wilayah selatan Pulau Jawa dan tenggara Sumatera.

Namun disisi lagi sebagian dari masyarakat telah memiliki ilmu tersendiri yang digunakan turun temurun sebagai pertanda bahwa bencana tersebut akan datang.

Baca Juga: Tajir Melintir! Inilah 6 Jenis Mobil Mewah yang Dimiliki Ferdy Sambo: dari Land Cruiser sampai Lexus LM 350

Dalam sebuah tayangan video yang diunggah di akun YouTube Aktualita.co, diterangkan ada 4 tanda alam yang dipercaya oleh masyarakat merupakan pertanda akan terjadi bencana.

1. Munculnya ikan oarfish ke permukaan

Ikan ini merupakan ikan yang berada di laut dalam yang langka.

Masyarakat Jepang percaya bahwa naiknya ikan oarfish ke permukaan akan menjadi pertanda bahwa akan terjadi gempa bumi.

Baca Juga: Ngeyel! Febri Diansyah Tetap Jelaskan 35 Barang Bukti Kubu Ferdy Sambo hingga Ajak Hakim Berdebat

Masyarakat Jepang bahkan menamai ikan ini dengan utusan dari istana raja naga yang mengisyaratkan kaitan dengan bencana di masa lalu.

Ketika gempa bumi 9 SR dan tsunami timur laut Jepang Maret 2012 lalu, sebelumnya ditemukan ikan oarfish kurang lebih ada 10 ekor terdampar di sepanjang pantai pada tahun 2010 akhir.

Seorang profesor ikhtiologi dari jepang menerangkan bahwa tidak begitu percaya mengenai teori tradisional tersebut.

Ia mengatakan hanya percaya bahwa ikan tersebut cenderung naik.ke permukaan saat kondisi fisiknya buruk.

Selain itu tidak ada bukti ilmiah antara ikan oarfish dengan aktivitas seismik sehingga masyarakat tidak perlu mengkhawatirkannya.

Baca Juga: Indra Bekti Dikabarkan Kritis Usai Alami Pendarahan Otak, Lantas Bagaimana Kondisinya Saat ini?

2. Munculnya awan gempa

Penelitian ilmiah mengenai hubungan awan dengan gempa dilakukan oleh peneliti kimia dari California Zhonghao Shou.

Ia membuat prakiraan gempa bumi berdasarkan pola pola awan yang merupakan hasil penciptaan dari satelit.

Tekanan dan gesekan dari tanah dapat menguapkan tekanan air jauh dari gempa bumi yang terjadi

Baca Juga: Ucapan Tahun Baru 2023 dalam Bahasa Inggris untuk Keluarga dan Sahabat, Cocok untuk Hiasi Konten di Medsos!

Pendapat Zhao, awan-awan yang terbentuk dari mekanisme ini berbeda pada awan-awan yang berikutnya.

Beberapa gempa yang terjadi antara tahun 1900 dan 1993 sampai 2006 kemudian dikaitkan dengan formasi awan ini sebagai tanda-tandanya

Di daerah Kobe Jepang 8 hari sebelum gempa dahsyat melanda wilayah tersebut pada tahun 1995 ditandai dengan awan seperti itu.

Awan serupa juga muncul sehari sebelum terjadinya gempa di Kagoshima, Jepang.

Hal senada juga terjadi pada saat gempa bumi di Jogja pada tahun 2006, tepat beberapa minggu sebelum terjadi gempa muncul awan sejenis.

Namun teori ini belum dapat diterima oleh para ahli, karena banyak yang berpendapat bahwa kejadian itu hanya kebetulan.


3. Cahaya gempa

Selain awan gempa para peneliti juga mempercayai masalah cahaya gempa.

Seorang peneliti dari New jersey pernah melakukan penelitian mengenai cahaya gempa tersebut.

Cahaya gempa bumi teramati seperti api biru pendek yang keluar dari dalam tanah.

Seperti obor cahaya yang mengambang di udara atau seperti garpu besar yang terlihat seperti petir melesat dari dalam tanah ke udara.

Cahaya ini pernah muncul sebelum adanya gempa besar di China dan Italia.

Kisah cahaya gempa sudah menyebar selama 300 tahun, namun selalu ditepis oleh para ilmuwan.

Baca Juga: Tajir Melintir! Inilah 6 Jenis Mobil Mewah yang Dimiliki Ferdy Sambo: dari Land Cruiser sampai Lexus LM 350


4. Perilaku aneh hewan

Perilaku aneh hewan sebelum terjadinya gempa adalah pada saat gempa di wilayah China pada tahun 2008.

Beberapa hari sebelumnya terjadinya gempa yang menelan ribuan korban jiwa tersebut, ribuan katak keluar ke jalanan.

Selain itu seorang peneliti dari Jerman yang meneliti tentang perilaku semut sebelum gempa bumi terjadi.

Ia menerangkan bahwa adanya perubahan perilaku semut sebelum gempa bumi tersebut dihubungkan oleh berubahnya emisi gas atau medan magnet bumi yang terjadi di habitat semut ketika gempa terjadi.

Baca Juga: Debat Sengit Penyerahan 35 Bukti Meringankan Putri Candrawathi, Antara Febri Diansyah, JPU dan Hakim

Demikian dengan sejarah kota yang terjadi di wilayah Yunani Kuno ketika gempa akan terjadi pada tahun 373 sebelum masehi di musim dingin.

Beberapa hewan seperti tikus, martin (hewan semacam tupai), ular, kelabang, kumbang dan hewan yang lainnya meninggalkan kota itu, demikian dituliskan oleh seorang penulis romawi.

Demikianlah beberapa hal terkait 4 pertanda alam yang ditunjukan oleh alam, meski demikian diperlukan pembuktian yang lebih akurat lagi terkait tanda-tanda tersebut.

Masyarakat sebaiknya lebih mempercayai informasi berdasarkan jurnal ilmiah yang kredibel atau berdasarkan situs-situs terpercaya milik pemerintah.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Awan Gempa
# selatan pulau Jawa
# Tenggara Sumatera
# ahli
# megathrust
# bencana
# prediksi
# gempa bumi

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.