AYOJAKARTA.COM - Rojiah merupakan Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, yang mengungkapkan bahwa Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J selalu mendampingi Putri Candrawathi baik dalam kegiatan Bhayangkari maupun pribadi.
Hal tersebut sudah tercantum dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Rojiah yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang lanjutan perkara pembunuhan berencana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (29/12/2022).
Mulanya, Jaksa menjelaskan bahwa Rojiah bekerja sebagai ART di keluarga Ferdy Sambo sejak Januari 2020 di rumah pribadi di Jalan Saguling 3 No 19, Pancoran, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Nekat! Tak Sudi Dipecat, Ferdy Sambo Perjuangkan 3 Hal dan Gugat Presiden hingga Kapolri ke PTUN
Setelah menjelaskan hal tersebut, JPU kemudian membacakan BAP Rojiah terkait dengan tugas yang kerap kali dijalani Brigadir Yosua saat menjadi ajudan Putri.
"Yang biasanya menyiapkan atau melayani kebutuhan dari Ibu Putri Candrawathi biasanya menyiapkan sendiri, namun suka dibantu oleh almarhum Nopriansyah Yosua Hutabarat karena diangkat sebagai ajudan Ibu Putri," kata Rojiah dalam BAP-nya.
"Sedangkan keperluan Pak Ferdy Sambo biasanya disiapkan oleh saudara Daden," lanjutnya.
Selain sering membantu Putri, lanjut Rojiah, Brigadir J juga kerap mengawal Putri Candrawathi ketika ada kegiatan di luar rumah. Seperti kegiatan Bhayangkari atau pribadi yang selalu didampingi olehnya bersama ART Susi.
Baca Juga: Ferdy Sambo Gugat Presiden RI hingga Kapolri, Jokowi: Proses Hukum Harus Dilakukan!
"Apabila ibu PC ada kegiatan bhayangkari atau pribadi selalu didampingi oleh almarhum Nofriansyah Yosua Hutabarat," ungkapnya kemudian
"Yang saksi ketahui bahwa setiap Bu Putri pergi dengan diantar dan dikawal almarhum. Saksi tidak pernah ikut mendampingi, yang biasa diajak adalah Susi," tambah JPU seperti membacakan BAP Rojiah.
Kemudian Ferdy Sambo membantah BAP asisten rumah tangga nya yang tidak mengetahui tugas ADC
"Yang mulai, karena ini ART sepertinya tugas ADC itukan tidak diketahui seperti ADC saya hanya Daden, tapi masih ada beberapa,jadi terkait ADC ini tidak lengkap sebenarnya,"kata Sambo dalam bantahan nya yang dikutip di metrotvnews, Jumat (30/12).
Selanjutnya Putri juga ikut membantah keterangan BAP Rojiah yang mengatakan bahwa Yosua adalah ajudannya.
"Mohon ijin yang mulia, Yosua bukan ADC saya tapi ia driver saya, "kata Putri.
Selanjutnya, Sambo dan Putri didakwa ikut turut secara bersama-sama terlibat dengan perkara pembunuhan berencana bersama-sama untuk merencanakan penembakan pada 8 Juli 2022 di rumah dinas Komplek Polri Duren Tiga No. 46, Jakarta Selatan.***

Share this article
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Kompak Bantah ART Rojiah tentang Tugas Yosua, Ada Apa? Berikut penuturan keduanya.