AYOJAKARTA.COM - Gunung Merapi kembali mengalami erupsi hari ini Jumat 30 Desember 2022.
Terlihat pada rekaman CCTV pemantauan Gunung Merapi, guguran awan panas meluncur ke arah barat daya dengan jarak sejauh 900 meter.
Luncuran guguran awan panas Gunung Merapi tersebut mengarah ke arah hulu Sungai Kaliputih.
Erupsi Gunung Merapi terlihat dalam rekaman CCTV kamera pengamatan Merapi pagi ini pukul 06.55 WIB.
Baca Juga: Kabar Buruk! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Akan Terjadi di Malam Tahun Baru, Ini Persebaran Daerahnya
Seperti dikutip Ayojakarta.com dari laman resmi Magma ESDM, tercatat beberapa kali gempa terjadi saat erupsi Gunung Merapi pagi ini.
Tercatat satu kali gempa Awan Panas Guguran dengan amplitudo 25 mm dan lama gempa 213.3 detik.
Sedangkan untuk gempa guguran tercatat berlangsung sebanyak 12 kali dengan amplitudo 4-15 mm dan lama gempa 27.8-204 detik.
Baca Juga: Deretan Gunung di Indonesia yang Jadi Tempat Upacara HUT RI, Ada Merapi hingga Papandayan
Gempa Hybrid/Fase Banyak dilaporkan terjadi sebanyak dua kali dengan amplitudo 4-10 mm, S-P 0.2-0.6 detik dan lama gempa 6.1-7.1 detik.
Gempa Vulkanik Dangkal juga sempat terjadi sebanyak enam kali dengan amplitudo 20-75 mm dan lama gempa 7.1-16.6 detik.
Untuk Gempa Vulkanik Dalam juga berlangsung selama 22 kali dengan amplitudo 3-13 mm, S-P 0.2-0.9 detik dan lama gempa 7-12.4 detik.
Untuk gempa Tektonik Jauh tercatat terjadi sebanyak satu kali dengan amplitudo 4 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 74.3 detik.
Baca Juga: Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas
Untuk pengamatan visual dari Gunung Merapi hari ini terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III.
Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 20-25 meter dari puncak.
Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah timur.
ESDM mengimbau kepada masyarakat akan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Baca Juga: Aktivitas Gunung Merapi Kembali Meningkat
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
"Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” tulis rekomendasi Magma ESDM kepada masyarakat.***

Share this article
Informasi erupsi Gunung Merapi hari ini, guguran awan panas meluncur hingga jarak 900 meter ke arah hulu Sungai Kaliputih.