AYOJAKARTA.COM - Sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J yang bergulir di persidangan pada Kamis (29/12/2022) beragendakan mendatangkan saksi meringankan untuk terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Dalam persidangan tersebut terkuak sebuah fakta baru yang kembali menghebohkan publik.
Hal ini dikarenakan adanya keterangan dari ART baru Putri Candrawathi yang bernama Sartini.
Sartini yang rencananya dihadirkan dalam persidangan ternyata tidak dapat hadir.
Keterangan Sartini dalam BAP kemudian dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Dalam kesaksiannya, Sartini mengatakan bahwa ia baru bekerja selama satu bulan di rumah keluarga Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Jalan Saguling.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Senin (2/1/2023), Sartini mengatakan bahwa ia tidak mengenal Brigadir Yosua selama bekerja di sana.
Sartini juga mengaku bahwa ia baru bertemu dengan Putri Candrawathi untuk pertama kalinya saat baru kembali dari Magelang.
"Ibu datang dari Magelang namun saya tidak melihat langsung Ibu Putri. Saya hanya menurunkan barang-barang ibu dari garasi mobil pada 8 Juli 2022 beserta rombongan yang tidak tahu namanya lalu PCR," ucap JPU membacakan keterangan dari Sartini.
Ia menceritakan untuk pertama kalinya bertemu dengan Putri Candrawathi pada tanggal 9 Juli 2022 di dapur rumah Saguling.
"Ibu Putri yang menghampiri saya dan berkata 'Oh ini yang belum dikasih tahu pekerjaanya'," lanjut Sartini.
Pada saat itu, Sartini mengatakan bahwa ia melihat Putri Candrawathi dalam kondisi baik-baik saja.
Hal ini kemudian bertolak belakang dengan keterangan dari para ajudan dan ART Ferdy Sambo.
Pasalnya mereka mengatakan bahwa saat itu Putri Candrawathi terlihat lemas karena sedang tidak enak badan.
Selain keterangan tersebut, kondisi yang ia ceritakan pada saat bersaksi di persidangan pun berbeda dengan kesaksian Sartini.
Saat dicecar oleh Hakim Alimin mengenai alasan tangisannya saat peristiwa tersebut terjadi, Putri Candrawathi mengaku menangis saat mendengar letusan tembakan.
"Iya pada saat mendengar letusan saya menangis," ucap Putri Candrawathi.
Putri Candrawathi mengatakan alasannya menangis karena bingung atas kejadian yang baru saja terjadi sejak tanggal 7 Juli 2022.
"Bukan pada saat disuruh menceritakan kronologis itu saya teringat dengan peristiwa di tanggal 7," ucap Putri Candrawathi.***

Share this article
Berikut kondisi Putri Candrawathi yang diungkap ART barunya yang ternyata bertolak belakang dengan kesaksiannya di persidangan.