AYOJAKARTA.COM - Sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J kembali dilanjutkan Senin 2 Januari 2023 dengan menghadirkan saksi ahli meringankan dari pihak Ricky Rizal dan Kuat Maruf.
Pihak Ricky Rizal diketahui menghadirkan saksi Ahli Psikologi Forensik Nathanael.
Saat itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) mencoba bertanya kepada Nathanael terkait ‘coaching’ lantaran curiga dengan Ricky Rizal yang diduga telah dilatih terlebih dulu agar menyamakan keterangan di persidangan.
Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube MetroTV Selasa 3 Januari 2023, Jaksa mencecar saksi ahli perihal ‘coaching’ yang dimaksud.
“Pada saat saudara melakukan penelitian terhadap Ricky Rizal ini secara umum saya pernah membaca adanya kalau pemeriksaan terhadap kasus-kasus dengan metode psikologi forensik itu ada Coaching The Witness,” tanya Jaksa.
“Ada teknik-teknik yang dilakukan kontranya yang memang melatih seseorang untuk mengelabui psikolog-psikolog, bisa dijelaskan?” tambah Jaksa.
“Memang betul Bapak Jaksa bahwa ini juga salah satu hal yang artinya kemudian radar ini kami naikkan dalam pemeriksaan sejauh mana,” jelas saksi ahli.
“Kemudian kita melihat bahwa ada kemungkinan yang bersangkutan akan menyampaikan keterangan ini karena ‘coaching’, dilatih atau semacam skenario,” tambahnya.
“Nah yang pada saudara Ricky ini juga menarik artinya kami bertemu dengan yang bersangkutan dalam dua babak yang berbeda. Kami juga pakai indikator keterangan verifikasi, detail,” tambahnya lagi.
Jaksa Penuntut Umum kemudian mencecar kembali lebih detail pertanyaan yang dimaksud.
“Ada probabilitas tidak bahwa ada dilatih atau di coach Ricky Rizal dan juga beberapa saksi-saksi lainnya untuk menyampaikan keterangan yang seragam?” cecar Jaksa.
“Probabilitas ada, tapi kemudian kita cek juga artinya ketika seseorang berikan keterangan berdasarkan skenarionya, tentunya kan kita menggali dan ketika apa yang disampaikan tidak berbasis kepada apa yang dialami, ketika kita gali kita coba untuk kita kembangkan, maka kemudian yang bersangkutan tidak perform,” ujar Nathanael.
“Tapi tidak menutup kemungkinan itu?” tanya Jaksa lagi.
“Selalu ada, tapi itu juga yang nantinya kita evaluasi,” jawab saksi ahli.
Baca Juga: Susno Duadji Yakin Ferdy Sambo jadi Otak Pembunuhan Brigadir J, tapi Persoalannya...
Jaksa kemudian juga mencecar saksi ahli yang menyebutkan bahwa keterangan dari Ricky Rizal dikategorikan ‘patut diduga berkualitas’.
Apakah keterangan dengan status ‘patut diduga berkualitas’ tersebut dapat ditingkatkan menjadi sangat berkualitas.
“Bisa saja ketika kemudian yang bersangkutan mampu misalnya merekam dan mengutarakan kembali menit ke menit apa sebenarnya yang terjadi,” jelas Nathanael.
Baca Juga: Terpopuler! Jaksa Sugeng Skakmat Febri Diansyah yang Ngeyel Soal Barang Bukti di Persidangan
“Artinya ada beberapa hal yang memang tidak bisa disampaikan atau tidak dikeluarkan oleh Ricky Rizal sampai saudara menyimpulkan ‘patut diduga’?” tanya Jaksa lagi.
“Padahal apabila ada yang lebih dikeluarkan itu bisa menjadi ‘sangat’, seperti itu ya?” tegas Jaksa lagi.
Namun saksi ahli menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan karena adanya keterbatasan memori dari Ricky Rizal sehingga tidak bisa menyebutkan keterangan yang sempurna.
“Seseorang tidak bisa menjelaskan seperfect itu detik per detik, menit per menit tentang apa urutan yang terjadi,” jawab saksi ahli.***

Share this article
Ricky Rizal dicurigai dilatih untuk samakan keterangan di persidangan, JPU cecar saksi ahli forensik.