Full Senyum! Tenaga Honorer Bisa Jadi CPNS 2023, Cara dan Ketentuan Cek di Sini

Full Senyum! Tenaga Honorer Bisa Jadi CPNS 2023, Cara dan Ketentuan Cek di Sini
Full Senyum! Tenaga Honorer Bisa Jadi CPNS 2023, Cara dan Ketentuan Cek di Sini

AYOJAKARTA.COM - Kabar bahagia kembali datang untuk tenaga honorer.

Setelah diterpa kabar penghapusan, kali ini tenaga honorer mendapatkan kesempatan untuk menjadi CPNS 2023.

Harapan tenaga honorer menjadi CPNS sebentar lagi bukanlah mimpi karena akhirnya ada perkembangan terkait pengangkatan menjadi CPNS 2023.

Hal ini diungkapkan secara langsung oleh Menteri Pemberdayaaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN RB).

Baca Juga: Tenaga Honorer dengan 6 Kategori Ini Diangkat PNS Tanpa Tes di 2023? Cek Kriterianya Berikut Ini

Sebagaimana dikutip ayojakarta.com dari suara.com pada 4 Januari 2023, tenaga honorer dapat menjadi CPNS 2023.

Kategori yang dapat menjadi CPNS 2023 adalah Kategori II atau K2.

Tentunya tenaga honorer Golongan II atau K2 harus memenuhi beberapa persyaratan standar untuk menjadi CPNS 2023.

Hal ini sudah pernah diutarakan oleh Menteri PAN RB sebelumnya Tjahjo Kumolo terkait kebijakan tenaga honorer K2 yang bisa menjadi CPNS 2023.

Baca Juga: Kabar Gembira! Tenaga Honorer Berpeluang Diangkat Jadi PNS, Simak Penjelasan dan Syaratnya

Dikutip ayojakarta.com dari laman resmi MenpanRB, Tjahjo Kumolo sebelum meninggal dunia pernah mengimbau pejabat Badan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) lembaga negara itu meninjau kembali status kepegawaian non-ASN (non-PNS, non-PPK dan mantan pegawai honorer kategori II).

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat No. 2 dari Menteri PANRB B/185/M.SM.02.03/2022 tentang Ketenagakerjaan pada Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

Pasalnya, pemerintah hanya akan mengakui ASN menjadi dua yakni seleksi melalui CPNS dan PPPK.

Oleh karena itu, CPNS 2023 mengutamakan K2 Tenaga Kehormatan dan Pegawai Negeri dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca Juga: Honorer Bisa Langsung Jadi PNS Tanpa Tes? Jangan Sampai Salah, Cek di Sini Informasinya

Sebagaimana tertulis dalam pasal 8 PP 48/2005 yang mengatur tentang pengangkatan pegawai tidak tetap sebagai CPNS, dengan tegas Menteri PANRB mendesak agar instansi pemerintah dilarang mempekerjakan kembali tenaga honorer.

Hal ini sebelumnya sempat menimbulkan keributan di antara para tenaga honorer terkait nasib ke depannya.

Hingga akhirnya Tjahjo Kumolo pada saat itu memutuskan pengangkatan PNS bisa dilakukan dengan outsourcing.

Pertimbangan finansial tentunya diperhitungkan dan sesuai dengan karakteristik masing-masing instansi yang membutuhkan.

Baca Juga: Tiga Paket Kebijakan Baru Status PPPK dan CPNS, Apa Kabar Gembira untuk Guru Honorer? Cek di Sini

Kebijakan ini akan memberikan jaminan status bagi pegawai non-ASN untuk menjadi ASN, karena ASN sudah memiliki standar penghasilan/gaji.

Sedangkan untuk pekerja outsourcing perusahaan, sistem pengupahan diatur oleh Undang Undang ketenagakerjaan sehingga ada upah minimum daerah/provinsi (UMR/UMP).

Kini di bawah Menteri PANRB yang baru Abdullah Azwar Anas, kebijakan pengangkatan tenaga honorer sebagai CPNS 2023 masih terus berjalan.

Saat ini Kemenpan RB sedang melakukan proses pendataan non-ASN untuk menentukan berapa jumlah honorer dan pegawai non-ASN lainnya yang harus diprioritaskan.

Baca Juga: Ini Dia Jawaban Isu Penghapusan Tenaga Honorer Tahun 2023, Simak Baik-baik di Sini!

Setelah pendataan terbaru, instansi pusat dan daerah memperoleh total 2.360.723 hasil pendataan non ASN.

Menteri Anas menjelaskan, pendataan ini tidak serta merta dikaitkan dengan ASN.

Maksudnya, tidak semua pendataan akan menjadi CPNS 2023.

Proses perekrutan memberikan preferensi kepada tenaga honorer senior dengan pengabdian yang lama dan usia tertua.

Baca Juga: Waduh! Sebanyak 131.193 Tenaga Honorer Dihapus dari Database Pendataan non ASN, Kamu Termasuk?

Lalu bagaimana caranya tenaga honorer K2 menjadi CPNS 2023?

Cara Tenaga Honorer Golongan II atau K2 menjadi CPNS 2023 adalah melalui Seleksi Administrasi, Seleksi Disiplin, Seleksi Kejujuran, Seleksi Kesehatan dan Seleksi Kemampuan.

Untuk dapat diangkat menjadi CPNS tahun 2023, tenaga honorer golongan II atau K2 harus memahami sejumlah syarat dan ketentuan, sebagaimana berikut:

1. Tenaga honorer berusia maksimal 46 tahun dengan:

- Masa kerja 20 tahun ataupun lebih secara terus-menerus,

- Masa kerja 10 hingga 20 tahun secara terus-menerus.

Baca Juga: Langsung Jadi CPNS 2023! Ini Kriteria Tenaga Honorer Cepat Diangkat, Lengkap Masa Kerja dan Usianya!

2. Tenaga honorer berusia maksimal 40 tahun dengan masa kerja 5 hingga 10 tahun secara terus-menerus,

3. Tenaga honorer berusia maksimal 35 tahun dengan masa kerja 1 hingga 5 tahun secara terus-menerus,

4. Kriteria lama masa kerja tidak berlaku bagi pegawai honorer tenaga dokter yang sedang bertugas.

Saat ini, pemerintah sedang mengadakan rekrutmen PPPK Teknis 2022 yang akan berlangsung hingga 6 Januari 2023.

Artikel ini telah tayang di suara.com dengan judul Tenaga Honorer K2 Bisa Jadi CPNS 2023, Simak Cara dan Syaratnya!***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# outsourching
# kategori II
# K2
# Tjahjo Kumolo
# PPPK Teknis 2022
# 6 Januari 2023
# rekrutmen PPPK
# Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
# PPPK Teknis
# full senyum
# Menteri PAN RB
# cara
# CPNS 2023
# Abdullah Azwar Anas
# MenPAN RB
# honorer
# CPNS
# PPPK
# tenaga honorer
# non ASN
# PNS
# ASN
# ketentuan

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.