AYOJAKARTA.COM - Misteri keberadaan uang RP100 triliun di tengah peliknya kasus penembakan Brigadir J masih terus menjadi perbincangan.
Sebagaimana diketahui, kasus penembakan yang menewaskan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J tersebut terjadi pada Jumat, 8 Juli 2022 lalu di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Proses persidangan berjalan dan ada lima orang yang ditetapkan sebagai terdakwa.
Di tengah persidangan, muncul isu yang menyebut adanya uang sebesar Rp100 triliun di rekening milik Brigadir J.
Misteri ini berawal dari apa yang ada dalam surat Berita Acara Penghentian Transaksi dari pihak Bank BNI untuk rekening milik Brigadir J.
Surat Berita Acara Penghentian Transaksi tersebut mencantumkan nominal uang sejumlah Rp99,99T atau nyaris 100T.
Sontak, hal tersebut mengagetkan banyak pihak.
Keluarga Brigadir J sendiri pun terkejut mendengar isu ada uang dengan jumlah luar biasa besar tersebut di rekening mendiang anaknya.
Kedua orangtua Brigadir J kemudian mencoba menguak misteri tersebut.
Mereka telah mendatangi meminta rekening koran atas nama Nofriansyah Yosua Hutabarat untuk mendapatkan fakta sebenarnya.
Usaha itu pun berbuah hasil karena pihak bank telah menyerahkan cetakan rekening koran milik Brigadir J kepada keluarga.
Keluarga Brigadir J sebetulnya tidak bisa langsung menerima rekening koran tersebut.
Sebab, pihak bank membutuhkan waktu plus persyaratan lengkap karena perlu ekstra hati-hati untuk melindungi data nasabahnya.
Selain itu, rekening milik Brigadir J juga dalam kondisi terblokir.
“Kalau nggak salah bulan 8 apa bulan 9 kami sudah kesini (bank) mengajukan meminta rekening koran, tapi oleh karena keterangan dari BNI bahwa bulan itu masih diblokir belum ada wewenang untuk membuka, jadi minggu-minggu kemarin kita juga udah kesini mereka bilang harus lapor dulu ke Jakarta. Makanya kami berfikir kok lama sekali,” ujar ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat seperti diwartakan Ayojakarta.com sebelumnya,
Diketahui kini keluarga Yosua sudah memegang 4 cetakan rekening koran Bank milik Yosua.
“Yang di Mandiri tadi sudah keluar dari bulan lima sampai Desember,” ujar Samuel menambahkan.
Sedangkan untuk bulan satu hingga bulan empat tahun 2022, akan disampaikan menyusul oleh pihak Bank.***
Kini, pihak keluarga pun tinggal menunggu sisa cetakan rekening koran Brigadir J yang belum diterima agar informasi keberadaan uang tersebut menjadi lengkap.
Akankan cetakan rekening koran Brigadir J yang lengkap akan mengungkap misteri keberadaan uang Rp100 T? Kita nantikan saja.***

Share this article
Ada di Tangan Keluarga Brigadir J, Akankah Benda Ini Mengungkap Misteri Uang Rp100 Triliun? Patut dinantikan.