AYOJAKARTA.COM---Program BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan atau yang lebih dikenal sebagai BSU terakhir kali cair pada bulan Desember 2022 lalu.
Lalu akankah bansos BSU akan kembali dilanjutkan pencairan dananya pada tahun 2023 ini?.
Meskipun tidak akan berlanjut, sejatinya terdapat program bantuan lain yang disalurkan oleh pemerintah, yaitu program kartu Prakerja.
Dikutip AyoJakarta.com dari berita AyoBogor.com dengan judul BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan Januari 2023 Sudah Cair? Menko Perekonomian Sudah Berikan Jawaban, belum ada kabar resmi terkait pencairan BSU Januari 2023.
Program BSU yang disalurkan melalui Kementerian Ketenagakerjaan diberikan khusus bagi para pekerja atau buruh di Indonesia.
Pada tahun 2022, program BSU diperuntukkan bagi pekerja atau buruh penerima upah (formal) yang terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juli 2022.
Baca Juga: Asyik! PT Pos Indonesia Cairkan 4 Bansos di Bulan Januari 2023, Yuk Simak Informasi Lengkapnya!
Mengenai kemungkinan BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan Januari 2023, Pemerintah mengatakan bahwa belum ada lagi rencana perpanjangan BSU tahun ini.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku optimis perekonomian Indonesia dapat bertahan.
Hal tersebut karena pertumbuhan ekonomi yang masih di atas 5 persen, meskipun kini ada ancaman resesi.
Oleh sebab itu, Airlangga menyatakan belum ada rencana pemerintah bakal melanjutkan penyaluran BSU sebesar Rp600.000 per orang pada Januari 2023.
Sembari menunggu kepastian pencairan dana bansos BSU tahun 2023 akan cair atau tidak, ada program lain yang bisa dicoba pendaftarannya.
Program tersebut adalah program kartu prakerja yang mana persyaratannya adalah Warga Negara Indonesia yang berusia 18 tahun hingga 64 tahun, baik dari penerima bansos ataupun tidak.
Baca Juga: Siap-siap! Bansos PKH Tahap 1 Bakal Cair 9 Januari 2023, Cek Namamu di Sini
Dalam pelaksanaan program prakerja tahun 2023 ini, pemerintah turut menyesuaikan besaran bantuan yang akan diterima peserta menjadi senilai Rp4,2 juta per orangnya.
Adapun rincian bantuannya berupa saldo pelatihan sebesar 3,5 juta dan insentif pasca pelatihan senilai 600.000 yang akan diberikan satu kali saja.
Selain itu penerima kartu prakerja 2023 juga akan mendapat insentif survei sebesar 100.000 untuk dua kali pengisian survei.
Pada program kartu pra kerja 2023 ini, pemerintah telah menambahkan anggaran sebesar 5 triliun dengan target 1,5 juta orang.***

Share this article
Meskipun tidak akan berlanjut, sejatinya terdapat program bantuan lain yang disalurkan oleh pemerintah, yaitu program kartu Prakerja