Sesar Opak Sebabkan Gempa Bumi M 3,1 di Yogyakarta, Sejarah: Sesar Ini Pernah Jatuhkan 6.000 Korban Jiwa

Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Bantul, Yogyakarta Senin, 9 Januari 2023 diduga akibat aktifitas Sesar Opak.
Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Bantul, Yogyakarta Senin, 9 Januari 2023 diduga akibat aktifitas Sesar Opak.

AYOJAKARTA.COM - Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Bantul, Yogyakarta Senin, 9 Januari 2023 pukul 05.41.06 WIB.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Daryono Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo 3.1.

Lebih lanjut Daryono menjelaskan bahwa berdasarkan episenter, gempa bumi ini terletak pada koordinat 8,00° LS 110,42° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 13 km arah Tenggara Bantul DIY dengan kedalaman 18 km.

Selain itu dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal diduga akibat adanya aktivitas Sesar Opak.

Baca Juga: Terbaru! Inilah Persebaran Wilayah Cianjur yang Masuk Zona Merah Gempa Sesar Cugenang: 4 Kecamatan, 12 Desa

Dikutip AyoJakarta.com dari sebuah artikel yang dimuat pada laman ugm.ac.id dengan judul "Refleksi dan Pembelajaran dari Gempa Bumi Jogja 2006", Dr. Gayatri Indah Marliyani, ST. M.Sc., Ahli Kegempaan Teknik Geologi UGM, menyampaikan beberapa hal terkait sesar Opak.

Berdasarkan catatan pada masa lalu, sesar Opak ini pernah menjadi penyebab sebuah gempa yang mengguncang wilayah Yogyakarta.

Gempa bumi tersebut terjadi pada tanggal 26 Mei 2006 dengan magnitude 6,3 SR serta menjadi penyebab kerusakan parah dan jatuhnya 6.000 korban jiwa.

Gayatri menjelaskan bahwa sumber serta kedalaman dari gempa yang terjadi tersebut dangkal sehingga banyak kerusakan yang ditimbulkan setelah gempa tersebut terjadi.

Dalam penjelasannya Gayatri juga menggambarkan panjang Sesar Opak yang berada di sepanjang Provinsi DIY.

Baca Juga: 7 Sesar Aktif Mengancam dan Mengelilingi Kabupaten Cianjur, Masyarakat Diminta Bangun Rumah Tahan Gempa!

"Sumber gempa berada di daratan di Sesar Opak yang berada di sebelah timur kota Yogyakarta, memanjang dari Prambanan hingga sisi timur pantai Parangtritis. Sesar ini tidak secara langsung berada pada batas zona subduksi akan tetapi pembentukannya masih berkaitan dengan proses subduksi lempeng samudera di bawah lempeng benua di selatan Jawa," jelas Gayatri dikutip dari artikel "Refleksi dan Pembelajaran dari Gempa Bumi Jogja 2006".

Lebih lanjut ia menambahkan terkait kedalaman gempa bumi yang hanya sedalam 12,5 km di bawah tanah tersebutlah yang kemudian mengakibatkan efek goncangan cukup besar, mencapai sekitar VI-VII MMI.

Selain itu banyaknya korban jiwa yang jatuh ini diakibatkan juga karena kajian geologis pada waktu itu belum mampu mengidentifikasi keberadaan sesar yang kemudian menjadi penyebab gempa bumi yang tidak terduga.

Kemudian setelah terjadinya gempa bumi merusak pada tahun 2006 tersebut, para ahli kemudian gencar melakukan penelitian hingga akhirnya ditemukan sebuah tulisan dari seorang peneliti asal Belanda.

Baca Juga: Terpopuler! 7 Sesar Aktif Kepung Cianjur, BMKG Sebut Sudah Terindetifikasi : Jangan Panik, Tetap Waspada!

Pada tulisan tersebut dituliskan bahwa sebenarnya sudah puluhan kali terjadi gempa dengan skala yang beragam selama kurun 200 tahun di Jawa.

Salah satunya gempa besar yang terjadi pada tahun 1867 di sepanjang sesar Opak yang menyebabkan efek goncangan mencapai VIII MMI.

Dalam artikel tersebut dikatakan bahwa dengan adanya catatan gempa bumi yang diakibatkan oleh sesar Opak tersebut, maka penelitian terkait aktivitas kegempaan perlu terus untuk dilakukan.

“Penelitian terkait sumber gempa maupun yang belum diketahui harus terus dilakukan secara sinergis antar stakeholder sebagai langkah antisipasi. Walaupun kita tidak tahu kapan gempa akan datang karena memang belum ada alat yang mampu mendeteksinya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# gempa jogja
# Sesar Opak
# Yogyakarta
# gempa bumi

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.