AYOJAKARTA.COM - Sidang pembunuhan Brigadir J atau Yosua yang melibatkan Ricky Rizal atau Bripka RR kembali digelar.
Sidang lanjutan Ricky Rizal berlangsung kemarin Senin (9/1/2023) di PN Jakarta Selatan.
Ricky Rizal kerap menjadi perbincangan hangat masyarakat karena kesaksiannya.
Keterangan Ricky Rizal sering dinilai tidak masuk akal.
Namun pada persidangan kemarin, Ricky Rizal diketahui menegaskan bahwa memang ada perintah tembak dalam peristiwa itu.
Melihat hal itu, Martin Simanjuntak selaku pengacara keluarga Brigadir Yosua pun angkat bicara.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Martin Simanjuntak mengungkapkan pendapatnya.
Dia mengaku biasa saja dengan pengakuan Ricky Rizal pada sidang kemarin.
Bahkan kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua ini mengaku kecewa pada Bripka RR.
Baca Juga: Saat Ferdy Sambo Membuat Brigadir Yosua Tidak Berdaya, Ricky Rizal Akui Mendengar Perintah Ini!
"Terus terang saya melihat biasa-biasa saja, dan justru kecewa ya," ungkapnya.
Sebab menurutnya, RR hanya menegaskan adanya perintah tembak dan bukan hajar.
Bripka RR justru tidak melakukan pembelaan pada dirinya sendiri, hal itulah yang disayangkan oleh Martin Simanjuntak.
Padahal menurutnya, masih ada kesempatan untuk Ricky Rizal melakukan pembelaan untuk meringankan hukumannya.
"Hanya menegaskan saja bahwa benar perintahnya tembak, ataupun anjuran itu tembak. Dan bukan hajar. Dan sisanya gak ada," terang Martin.
Bahkan Ricky Rizal dinilai tidak menangkis tuduhan Putri yang terbaru.
Baca Juga: Skenario Sambo Runtuh! Senada dengan Richard Eliezer, Ricky Rizal Ngaku Tak Ada Kalimat 'Hajar'
Terkait tudingan yang menyebut Ricky Rizal sebagai 'maling' uang di rekening Brigadir J.
"Dia gak membela diri terhadap tuduhan Putri yang baru bahwa Ricky itu maling uang Joshua di rekening itu dengan kekerasan atas inisiatif sendiri. Itu tidak ada tadi dibantah oleh Ricky," tambahnya
Tak hanya itu, Martin menyebut bahwa tidak ada keterangan yang diralat oleh Ricky Rizal terkait penembak lain Brigadir Yosua.
Dan dimana posisi Ferdy Sambo saat terjadinya peristiwa penembakan itu pun tidak dijelaskan oleh Ricky Rizal.***

Share this article
Martin Simanjuntak menyayangkan pengakuan Ricky Rizal yang hanya menegaskan adanya perintah tembak dan bukan hajar.