AYOJAKARTA.COM - Kuat Maruf jadi terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J yang kini membuat amarah hakim memuncak.
Pasalnya, Kuat Maruf kerap kali memberikan jawaban lupa dan tidak tahu saat ditanya hakim di ruang sidang.
Jawaban singkat dan cepat dari Kuat Maruf yang selalu jawab lupa dan tidak tahu membuat hakim nampak kesal.
Baca Juga: Denny Darko Ramalkan Tahun 2023 Sebagai Tahun Imbalan, Apa Maksudnya?
Bermula pada sidang yang digelar Senin (9/1/2023) hakim menanyai Kuat Maruf beberapa hal terkait kejadian sebelum pembunuhan.
"Anda bertemu saudara FS di mana saat di rumah Duren Tiga?" tanya hakim pada Kuat Maruf.
"Nggak megang apa-apa seinget saya," jawab Kuat Maruf tegas dikutip AyoJakarta.com dari ruang sidang.
Soal pernyataan Richard Eliezer terkait Ferdy Sambo menggunakan sarung tangan, juga dikonfirmasi oleh hakim pada Kuat Maruf.
Baca Juga: Waduh! Denny Darko Bongkar Ramalan 2023, Ada Artis yang Cerai hingga Menikah dengan Selingkuhannya
"Apakah dia sudah mengenakan sarung tangan warna hitam?" tanya hakim lagi.
Lagi-lagi sosok sopir menjawab dengan cepat dan memberikan jawaban yang tidak melihat.
"Langsung menyuruh saya untuk manggil Josua sama Ricky," tuturnya menjelaskan.
Saati ditanya soal Qodir mengirimkan pesan WhatsApp, Kuat Maruf juga tidak mengakui soal hal ini.
Terlebih Hakim membahas soal pesan dari Qodir yang mengatakan jika rumah sudah siap.
Baca Juga: Kabar Gembira Untuk Penerima Bansos BPNT, Bantuan Mulai Cair dan Bisa Diambil Melalui Kantor Pos!
"Saya lupa ketemu Qodir di mana yang mulia," jawab Kuat Maruf singkat.
Berulang kali jawab lupa membuat hakim kesal dan memberikan sindiran pedas pada Kuat Maruf.
"Banyak lupa ya saudara ini," tandas hakim sambil memalingkan muka dari terdakwa yang duduk di depannya.
Kuat Maruf juga jadi salah satu terdakwa dalam kasus pembunuhan Brigadir J karena diduga terlibat dalam rencana Ferdy Sambo.***

Share this article
Bikin hakim emosi dengan amarah memuncak, Kuat Maruf beri pengakuan dan jawaban ini di sidang kasus pembunuhan Brigadir J