Momen Kuat Maruf Curhat Berkata Jujur tapi Disebut Bohong: Kadang-Kadang Saya Enek

Momen Kuat Maruf Curhat Berkata Jujur tapi Disebut Bohong: Kadang-Kadang Saya Enek
Momen Kuat Maruf Curhat Berkata Jujur tapi Disebut Bohong: Kadang-Kadang Saya Enek

AYOJAKARTA.COM - Sidang lanjutan pembunuhan Brigadir J kembali dihadiri oleh Kuat Maruf dengan agenda pemeriksaan sebagai terdakwa.

Persidangan Kuat Maruf kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (9/1/2023).

Dalam persidangan, Kuat Maruf menjelaskan soal dirinya menangis ketika ditelepon oleh Ferdy Sambo.

Baca Juga: Ferdy Sambo Kian Terpojok, Kuat Maruf dan Richard Eliezer Beri Pengakuan Sama Soal FS Ikut Menembak, tapi..

Bahkan, Kuat Maruf juga curhat tentang dirinya yang berkata jujur tapi disebut berbohong.

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTV, awalnya hakim persidangan menanyakan terkait kapan Kuat mendatangi kantor Bareskrim.

“Saya datang ke kantor Bareskrim,” kata Kuat Maruf.

Baca Juga: Kuat Maruf Full Senyum Saat Dicecar Jaksa Soal Hadiah Rp500 Juta dari Ferdy Sambo, Begini Tanggapannya

“Tanggal berapa itu?” tanya hakim.

“Waktu jadi tersangka kalau engga tanggal 8 tanggal 9 saya lupa. Jadi saya belum pernah ditangkap,” jawab Kuat.

Hakim pun kemudian menanyakan perihal mengapa Kuat datang ke kantor Bareskrim.

Baca Juga: Ditanya Hakim Alasan Ajak Kuat Maruf Berduaan ke Ruang Privasi di Lantai 3, Begini Pengakuan Putri Candrawathi

Kuat pun menyampaikan jika dirinya mendapat panggilan ke sana.

Kepada hakim, Kuat menceritakan apa saja yang ia lakukan selama berada di Bareskrim.

Kemudian, Kuat mengatakan jika saat di Bareskrim Ferdy Sambo menelponnya melalui tim penyidik yang memeriksanya.

Baca Juga: Terbukti Berduaan Dengan Kuat Maruf, Ekspresi Panik Putri Candrawathi Saat Rekaman CCTV Diputar Jadi Sorotan

“Saya datang terus diperiksa, saya masih berbohong. Terus pak Ferdy Sambo nelpon ke penyidik saya, kata dia Wat ini bapak mau ngomong,” katanya.

Kuat menceritakan percakapan yang terjadi antara dirinya dengan Ferdy Sambo saat ditelepon.

Disampaikan oleh Kuat jika Ferdy Sambo memintanya untuk menceritakan semua kejadian yang ada.

Baca Juga: Terpopuler! Jadi Orang Terakhir yang Bongkar Skenario Ferdy Sambo, Begini Pengakuan Kuat Maruf

Bahkan, Kuat mengaku dirinya menangis kala berbicara dengan Ferdy Sambo.

Alasan Kuat menangis saat menerima telepon dari Ferdy Sambo lantaran sang majikan memintanya untuk siap dipenjara.

“Baru saya angkat terus bapak ngomong ke saya, udah Wat ceritain aja semuanya bohong-bohong itu cape Wat udah ceritain semuanya kamu siap ya Wat ya, saya bilang siap apa pak, dipenjara kata bapak gitu,” cerita Kuat.

Baca Juga: Ditanya Hakim Kenapa Naik Lift Bareng Kuat Maruf di Rumah Saguling, Putri Candrawathi Beri Jawaban Konyol Ini

“Saya nangis waktu itu, udah lagian kamu juga apa-apa engga mau cerita sama saya, kamu di Magelang juga engga cerita sama saya, saya engga jawab nangis aja waktu itu, bapak engga nanya gimana saya mau cerita dalam hati saya kan gitu pak,” sambung Kuat.

“Tapi kan dibilang kamu siap untuk dipenjara, dibilang gitu kan sama Ferdy Sambo?” tanya hakim.

“Iya, bodo amat lah jangan ditutupin buka aja semuanya kata pak Sambo gitu. Kamu siap kan dipenjara Wat yah kata bapak gitu,” balas Kuat.

Baca Juga: Terpopuler! Pantas Loyal dan Membela Ferdy Sambo, Ternyata Kuat Maruf Diberi THR Melebihi Gaji PNS

Hakim kemudian kembali bertanya maksud dari ‘buka’ yang diucapkan oleh Kuat.

Kuat menjelaskan jika maksud dari ‘buka’ yang ia ucapkan adalah menceritakan yang sebenarnya terjadi.

“Nah terus kalau saudara mengatakan buka aja semuanya, apa yang dibuka?” tanya hakim.

Baca Juga: CCTV Bongkar Kelakuan Putri Candrawathi yang Ajak Kuat Maruf ke Lantai Tiga, Apakah yang Mereka Lakukan?

“Yang ini yang udah bener yang mulia. Mungkin kan dulu bohong-bohong,” jawab Kuat.

“Dulu yang saudara bohong apa aja?” tanya lagi hakim.

“Yang tengkurep aja itu yang tiarap itu di balkon,” jawab Kuat.

Baca Juga: Ada-ada Saja! Gara-gara Ucapan Ferdy Sambo Ini, Kuat Maruf Menangis tapi Pengunjung Sidang Malah Tertawa

“Cuma itu saja? Yang lain?” tanya hakim.

“Yang lain saya bener. Cuma karena awalnya berbohong jadi sekarang saya ngomong bener aja orang anggapnya bohong. Kadang-kadang saya enek gitu loh yang mulia,” jelas Kuat.

Kuat pun mengaku jika hal tersebut yang membuat dirinya berat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kuat Maruf menangis
# pembunuhan Brigadir J
# Kuat Maruf
# hakim
# Ferdy Sambo
# Magelang
# persidangan

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.