AYOJAKARTA.COM - Ricky Rizal alias Bripka RR terseret dalam pusaran kasus pembunuhan Brigadir Yosua.
Meskipun Ricky Rizal tidak ikut menembak Brigadir Yosua, namun ada beberapa hal yang dapat memberatkan dalam tuntutannya.
Poin yang dapat memberatkan Ricky Rizal disampaikan oleh Martin Lukas Simanjuntak selaku Pengacara Brigadir Yosua.
Baca Juga: Dalami Kasus Keracunan Sekeluarga di Bekasi, Polisi Bergerak Buru Sosok Ini
Lalu apa saja poin-poin tersebut? berikut ulasannya yang dikutip dari kanal YouTube tvOneNews pada Senin, 16 Januari 2023.
Martin Simanjutak menilai bahwa Bripka RR memiliki keinginan yang sama dalam membunuh Yosua.
“Lalu berikutnya saya mau melanjutkan mengenai keaktifan atau meeting of mind ataupun kehendak dan kesamaan keinginan untuk menghilangkan nyawa Yosua yang saya temukan ada di dalam Ricky,” ujarnya.
Poin pertama adalah ia tidak memberikan informasi yang jelas kepada Richard Eliezer meskipun sebelumnya telah diminta untuk menembak.
“Ricky ini bekerja di Magelang namun dia pergi ke Duren Tiga dan pergi ke Saguling, pada saat diminta untuk menembak memang menolak tapi yang bersangkutan bukanya memberikan informasi yang jelas kepada Richard justru malah memberikan informasi yang tidak jelas,” ujar Martin.
Kemudian Bripka RR ikut serta menggiring Yosua ke tempat penembakan.
“lalu yang kedua ini dengan bersama-sama mengarahkan almarhum ke tempat pembantaian bersama Putri Candrawathi, Kuat dan Richard Eliezer,” ucapnya.
Poin ketiga adalah keaktifan Bripka RR ketika memanggil Nofriansyah Yosua Hutabarat.
“lalu yang berikutnya ada keaktifan Ricky pada saat di Duren Tiga itu untuk komunikasi memanggil almarhum,” ujarnya.
Baca Juga: Ronny Talapessy Berharap Hal Ini Bisa Jadi Pertimbangan Jaksa Untuk Tuntutan Richard Eliezer
Berikutnya adalah dugaan adanya perintah dari Putri Candrawathi untuk mengambil uang yang ada di rekening Yosua.
“lalu yang ke empat pasca pembunuhan yang bersangkutan dalam tanda petik yah, karena ini disangkal oleh Putri yang memerintah dia, jadi mengambil dengan paksa dengan kekerasan diduga uang yang ada di rekening Yosua,” kata Martin.
Lalu yang kelima adalah adanya grup WhatsApp yang dibuat oleh terdakwa Ricky untuk berkomunikasi usai pembunuhan.
Dan poin terakhir yang disamapikan oleh Martin adalah adanya tindak pembunuhan berencana yang dilakukan Bripka RR kala mengendarai mobil bersama Yosua.
Dengan cara menabrakan bagian mobil sebelah kiri di jalan tol.
“yang terakhir ada petunjuk dari keterangan saksi-saksi yang mengatakan ternyata jauh sebelum peristiwa Duren Tiga, Ricky ini sudah mau menghilangkan nyawa Yosua dengan menabrakan mobil ke bagian kiri pasa saat di jalan tol,” ucap Martin.
Dalam hal ini, Martin setuju dengan 338 tidak akan diterapkan, namun yang akan diterapkan adalah pasal 55 ayat 1 juncto pasal 340 gitu.
Baca Juga: Kuat Maruf dan Ricky Rizal Beri Kesaksian Berbeda dengan Dirinya, Ferdy Sambo: Mereka Salah Tafsir!
Sehingga ia berpendapat bahwa tuntutan Ricky akan lebih rendah dari Ferdy Sambo.
“saya yakin Ricky akan dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum dengan tuntutan yang lebih ringan daripada Ferdy Sambo dan Putri,” kata Martin.***

Share this article
Meskipun Bripka Ricky Rizal tidak ikut menembak Brigadir Yosua, namun ternyata ada 6 poin yang dapat memberatkan tuntutan hukuman Bripka RR.