Sebut Picu Kegelapan Baru, Kamaruddin Simanjuntak Minta Jaksa Agung Buka Suara: Masyarakat Kecewa!

=Sebut Picu Kegelapan Baru, Kamaruddin Simanjuntak Minta Jaksa Agung Buka Suara: Masyarakat Kecewa!
=Sebut Picu Kegelapan Baru, Kamaruddin Simanjuntak Minta Jaksa Agung Buka Suara: Masyarakat Kecewa!

AYOJAKARTA.COM - Kamaruddin Simanjuntak merupakan kuasa hukum yang dipercaya keluarga Yosua.

Baru-baru ini Kamaruddin Simanjuntak meminta Jaksa Agung untuk angkat bicara.

Sebab menurut Kamaruddin Simanjuntak perkara di persidangan atas pembunuhan Brigadir J tidak menjadi terang.

Baca Juga: Jangan Marah Dulu! Ternyata Ada Keindahan dari Dibenci oleh Orang Lain, Begini Kata Ustadz Abdul Somad

Justru dalam kasus tersebut muncul kegelapan baru menurut kuasa hukum itu.

Pasalnya pengacara berkumis ini mengaku merasa heran dengan simpulan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Putri Candrawathi.

Dalam kesimpulan yang diberikan oleh JPU, Putri Candrawathi dan Yosua melakukan perselingkuhan.

Baca Juga: Panas! Febri Diansyah Anggap Jaksa Mengarang Soal Tuduhan Kepada Putri Candrawathi, Karena Hal Ini

Dan bukanlah sebuah kekerasan seksual seperti yang keral dinarasikan istri Mantan Kadiv Propam Polri tersebut.

Kemudian Kamaruddin Simanjuntak menjelaskan bahwa keterangan dari JPU sangat tidak masuk akal.

Karena Putri Candrawathi seharusnya mendapat hukuman mati atau seumur hidup apabila memang tidak ada pelecehan seksual.

Melansir dari kanal YouTube Uya Kuya TV, pengacara yang disebut tajir melintir itu mengungkap keterangannya.

Baca Juga: VIRAL! Juarai Kompetisi Matematika Tingkat Dunia, Siswa SD Asal NTT Harumkan Nama Indonesia

Menurutnya permasalahan di dalam persidangan seharusnya menjadi terang, bukan memicu kegelapan.

"Kalau perkara sudah disidang seharusnya kan membuat terang masalahnya, tetapi ini menimbulkan kegelapan baru," ujar Kamaruddin Simanjuntak.

Lalu menurut Kamaruddin Simanjuntak, istri Ferdy Sambo itu kerap menangis di persidangan.

Sebab apabila berselingkuh itu tidak akan menangis.

Baca Juga: Panas! Febri Diansyah Anggap Jaksa Mengarang Soal Tuduhan Kepada Putri Candrawathi, Karena Hal Ini

Terkecuali yang berselingkuh itu tertangkap basah dan menyesal.

Sedangkan Putri Candrawathi selama ini diketahui menjadikan dirinya sebagai korban pemerkosaan.

Namun ibu Trisha Eungelica tersebut tidak lantas membuat laporan polisi terkait tuduhannya pada Brigadir J itu.

Dan kini pada pembacaan tuntutan kepada Putri Candrawathi, justru disimpulkan ia berselingkuh dengan Yosua.

Baca Juga: Momen Tim JPU Sedih dan Gemetar saat Bacakan Tuntutan Richard Eliezer, Ada yang Menepuk Pundak

"Kemudian diakhiri dengan tuntutan perselingkuhan, padahal peran Putri Candrawathi itu kan nangis-nangis di persidangan," ujar Kamaruddin.

"Kalau berselingkuh tidak ada nangis-nangis, kecuali tertangkap basah kan menyesal," katanya.

"Sedangkan dia mengendalikan dirinya adalah korban pemerkosaan tapi tidak membuat laporan polisi," tandas sang pengacara.

Kamaruddin Simanjuntak lalu meminta Jaksa Agung untuk menjelaskan hal ini.

Baca Juga: Pendapat Buya Yahya Soal Fenomena Menghijaunya Tanah Arab, Benarkah Tidak Dapat Dikaitkan dengan Kiamat?

Sebab masyarakat pun merasa kecewa karena simpulan JPU tersebut.

"Jadi yang bisa menjelaskan ini Jaksa Agung. Apa maksud mereka membuat seperti ini. Jaksa Agung harus berbicara karena masyarakat kecewa!" imbuhnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# korban pemerkosaan
# Jaksa Penuntut Umum
# Putri Candrawathi
# kecewa
# Kamaruddin Simanjuntak
# JPU
# Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
# Ferdy Sambo
# Jaksa Agung
# pelecehan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.