AYOJAKARTA.COM - Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J yakni Richard Eliezer makin hangat diperbincangkan.
Richard Eliezer diketahui telah mengaku bahwa dirinya penembak Brigadir J waktu lalu.
Dalam sidang tuntutan, Richard Eliezer yang berstatus Justice Collaborator atau JC dituntut 12 tahun penjara atas perbuatannya.
Mendengar hal itu, suasana ruang sidang langsung riuh oleh suara pengunjung.
Tidak sedikit masyarakat yang merasa kecewa terhadap tuntutan yang diberikan kepada Richard Eliezer.
Sebab Bharada E dikenal juga sebagai Justice Collaborator ( JC ).
Karena perannya dalam membongkar perkara yang menewaskan Brigadir Yosua.
Yang mana peristiwa itu terjadi di rumah majikannya sendiri, Ferdy Sambo.
Buntut dari tuntutan 12 tahun penjara yang dilayangkan pada Richard Eliezer tersebut, para warganet Indonesia merasa geram.
Mereka menyayangkan keputusan JPU menghukum orang yang dinilai sudah jujur.
Sedangkan Putri Candrawathi hanya mendapat hukuman 8 tahun penjara.
Masyarakat menilai bahwa seharusnya istri Ferdy Sambo itulah yang pantas mendapat hukuman lebih berat dibanding Eliezer.
Buntut dari tuntutan itu, kink akun Instagram Presiden RI Jokowi diserbu netizen.
Mengutip dari Instagram @jokowi, memosting sebuah foto saat akun bercentang biru itu sedang berada di Kota Manado.
Pada kolom komentar sosial media Presiden yang berasal dari Solo itu dibanjiri permintaan tolong dari pendukung Bharada E.
Mereka berharap agar Jokowi membantu Eliezer mendapat keringanan hukuman.
"Bpk orang hebat dan bijaksana tolong ya bantu elieser," ujar @yanto.jr84.
"Richard tolong bantu, kalau bisa bebaskan pak," kata @tris_rispeck.
"Tolong bantu Richard Elieser pak! Kenapa yg jujur dihukum 12 tahun sedangkan Putri Candrawathu yg menutup2i cuma 8 taun??" komentar @awnetizen.
"Yth Bapak Jokowi, presiden kebanggan rakyat Indonesia. Mohon dengar pak suara rakyat yang Masih merasa negara ini tdk adil. Tolong perhatikan integritas JPU dan Institusi RI penegak hukum. Dimana keadilan bagi Richard," balas @kaniafs.***

Share this article
Dalam sidang tuntutan, Richard Eliezer yang berstatus Justice Collaborator atau JC dituntut 12 tahun penjara atas perbuatannya.