AYOJAKARTA.COM – Anne Ratna Mustika kembali menjalani sidang cerait dengan Dedi Mulyadi.
Seperti yang diketahui, Anne Ratna Mustika menggugat cerai Dedi Mulyadi pada 19 September lalu.
Adapun hal yang membuat Anne Ratna Mustika memutuskan untuk bercerai adalah karena Dedi Mulyadi tidak memberinya nafkah.
Baca Juga: Teka Teki Rabu Pon Jokowi, Benarkah Tak Jadi Ada Reshuffle?
Sidang cerai Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi kembali digelar pada Rabu (1/2/2023) di Pengadilan Agama Purwakarta.
Sebelumnya, pihak Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa pria yang akrab disapa Kang Dedi itu adalah sosok kepala keluarga yang harmonis.
Hal itu dibuktikan dengan bukti percakapan antara Dedi Mulyadi dengan Anne Ratna.
“Ulang tahun masih ngirim bunga, ngasih selamat sayang-sayangan, kita lihat dalam chatnya juga kita buktikan dalam chat-chat beliau penggugat dengan tergugat masih sayang-sayangan,” kata kuasa hukum Kang Dedi, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Jemper Channel pada Kamis (2/2/2023).
Mengenai riwayat percakapan yang dijadikan barang bukti oleh pihak Dedi Mulyadi, Anne Ratna memberikan tanggapan.
Anne Ratna menyampaikan bahwa hal tersebut disampaikan oleh pihak Kang Dedi dalam persidangan.
“Kemudian tadi juga dari tergugat itu mengemukakan dari tergugat merupakan bukti chattingan. Nah chat itu memang, saya itu tidak pernah, bukan tipikal saya untuk kemudian berkomunikasi secara kasar gitu ya,” ucap Anne Ratna.
“Pasti saya selalu, sampai sekarang pun kalau bertemu ya memanggil dia ayah, menghargai karena dia itu adalah ayah daripada anak-anak saya. Tapi bukan berarti tidak ada masalah ketika chatting,” sambung Anne Ratna.
Anne Ratna kemudian menjelaskan bahwa dirinya sempat memblokir nomor Kang Dedi.
Ini karena mendapat beberapa informasi tentang percakapannya dengan Kang Dedi dijadikan bukti seakan rumah tangganya tidak terjadi masalah.
“Tanggal 18 Juli memblokir nomornya beliau karena beberapa informasi mengatakan chattingan saya dijadikan bukti dia mengelak bahwa terjadi permasalahan di rumah tangga. Jadi saya yang inisiatif memblokir nomornya tergugat di hp saya,” jelasnya.
Anne Ratna pun kemudian menegaskan bahwa dirinya sudah tidak serumah dengan Kang Dedi sejak lama.
Hal ini juga diperkuat dengan keterangan dari saksi-saksi yang dihadirkan dalam persidangan.
Menurutnya, hal tersebut sudah memperlihatkan bahwa rumah tangganya tidak baik-baik saja.
“Hanya ingin menegaskan bahwa kalau dari rangkaian semua dari mulai minggu kemarin pembuktian dan kesaksian-kesaksian semua saksi baik dari pihak saya maupun dari pihak tergugat menegaskan bahwa kami sudah tidak tinggal serumah,” tegasnya.
“Bahwa kami sudah pisah rumah bukan pisah ranjang lagi baik dari saksi saya maupun dari pihak tergugat. Itu sudah lebih dari tanda cukup bahwa rumah tangga kami tidak baik-baik saja,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Anne Ratna pun menyebut bahwa pihak Kang Dedi membantah bahwa rumah tangganya tidak ada masalah.
Anne Ratna pun kemudian mempertanyakan apakah bukti pisah rumah menjadi tanda rumah tangga harmonis atau tidak.
“Mereka membantah bahwa rumah tangga kami tidak ada apa-apa. Bahwa saudara saksi tadi menyampaikan masih harmonis. Apakah dengan pisah rumah itu menandakan bahwa kami masih harmonis?” sebutnya.
“Saya kira itu masyarakat Purwakarta juga bisa menilai. Perselisihan kami bukan hanya terjadi di internal rumah tangga, tapi sudah melebar kepada hal-hal yang lainnya,” tutupnya.***

Share this article
Sebelumnya, pihak Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa pria yang akrab disapa Kang Dedi itu adalah sosok kepala keluarga yang harmonis.