AYOJAKARTA.COM - Aktivis Irma Hutabarat kembali membongkar fakta mengejutkan yang hilang dari kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Fakta mengejutkan yang dibongkar oleh Irma Hutabarat tersebut berkaitan dengan terdakwa Putri Candrawathi.
Di mana Irma Hutabarat menyebut ada sebuah kejanggalan terkait dengan barang bukti milik terdakwa Putri Candrawathi yang tidak ditemukan hingga sekarang.
Alih-alih tidak ditemukan, Irma Hutabarat menuturkan jika barang bukti tersebut sengaja dibuang atau dihilangkan karena ada kaitan dengan peristiwa kematian Brigadir J.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Irma Hutabarat-HORAS INANG pada Jumat (3/2/2023), aktivis perempuan tersebut menyinggung soal barang bukti berupa sweater yang dikenakan oleh Putri Candrawathi pada saat peristiwa pembunuhan Brigadir J.
“Mau pamer baju (menunjukkan sweater merah bertuliskan brand ternama yang sedang ia kenakan), sama dengan baju yang hilang yang raib itu,” ujar Irma Hutabarat sambil tertawa.
Irma Hutabarat kemudian langsung menyinggung jika baju sweater dengan brand ternama milik Putri Candrawathi tersebut hilang namun tak pernah dibahas.
“Soal bajunya PC yang hilang apakah ada yang bertanya-tanya kenapa bajunya PC hilang tapi kok gak pernah dibahas ya kan. Katanya sih ditaruh di TKP lalu penyidiknya yang mengatakan itu hilang, pertanyaannya emang penyidik mau ngambil? Ya kan, ngapain penyidik ngambil bajunya PC,” tutur Irma Hutabarat.
Irma Hutabarat kemudian menyetel ulang rekaman sidang saat Hakim Morgan bertanya kepada Putri Candrawathi ada dimana sweater tersebut dan menurutnya raibnya sweater tersebut sangat mencurigakan.
Baca Juga: Ngotot! Usai Sidang Pembacaan Duplik Putri Candrawathi, Febri Diansyah: Jaksa Keliru PC Harus Bebas
“Dimanakah kira-kira baju yang ditanya oleh hakim Morgan itu, iya kan. Karena itu sebetulnya mencurigakan, kenapa bajunya bisa hilang dan itu baju adalah baju kesukaannya,” ungkap Irma Hutabarat.
Lebih lanjut ia menambahkan, “Kenapa bisa hilang kalau namanya baju kesukaan, jadi ada kejanggalan yang memang tidak dipertanyakan lagi karena penting banget baju kesukaan terus hilang di TKP.”
Irma Hutabarat bahkan mencurigai jika di sweater Putri Candrawathi yang raib tersebut bisa saja ada bercak darah atau bukti lain terkait pembunuhan Yosua.
Baca Juga: Usai Bacakan Duplik 70 Halaman, Kesimpulan Febri Diansyah: Seharusnya Putri Candrawathi Dibebaskan
“Sudah diberikan kepada penyidik, pertanyaannya emang penyidiknya ngambil bajunya PC ya kan. Kalau inang curiganya apa? Ada bercak darah atau ada sesuatu yang bisa diperiksa di puslabfor dari baju itu karena baju yang dipakai pada saat pembunuhan Yosua itu kan penting banget sebetulnya,” jelas Irma Hutabarat.
Untuk diketahui pada saat persidangan Hakim Morgan sempat menanyakan apakah Putri Candrawathi menyukai sweater yang ia kenakan saat pembunuhan terhadap Brigadir J, lantas Putri Candrawathi menjawab, “Kalau saya pakai pasti saya suka.”
Hakim kemudian bertanya, “Sekarang baju itu dimana?”
Baca Juga: Bacakan Duplik Putri Candrawathi, Penasihat Hukum Sebut Replik Klise dan Tersesat di Rimba Fakta
Lalu dijawab oleh Putri Candrawathi, “Saya waktu itu habis ganti baju saya masukkan ke dalam tas di Duren Tiga karena sudah di police lain jadi tidak bisa diambil dan sejak di police lain tidak boleh ada orang keluar masuk.
Saat hakim kembali bertanya apakah baju tersebut sekarang masih ada ada? Putri Candrawathi menjawab, “Saya tidak pernah perhatikan.”
Hakim kemudian menanggapi dengan mengatakan, “Tidak ada, padahal suka kan?”
Lantas dijawab kembali oleh Putri Candrawathi dengan menjelaskan seperti berikut.
“Mohon ijin yang mulia saat itu saya sudah sampaikan ke penyidik karena diminta saya bilang ada di TKP karena saya masukkan ke dalam tas travel yang saya bawa ke Duren Tiga,” jawab Putri Candrawathi.
Dari persidangan tersebut, Irma Hutabarat kembali mempertegas kecurigaannya terkait baju sweater Putri Candrawathi yang sepertinya memang sengaja dihilangkan karena mengandung barang bukti pembunuhan Yosua.
“Nah aneh gak? Kalau memang kenapa ganti baju ya kan waktu sebentar di sana jadi kalau Inang pikir sih kan Yosua itu ditembak berkali-kali ya kan karena ditembak berkali-kali jadi pastilah bercak darahnya kemana-mana,” ujar Irma.
“Dia bilang dia tidak mendengar apa-apa karena dia tutup telinga, setutup-tutupnya telinga ya kan kenapa dia tutup telinga pasti kan dia denger dulu,” pungkasnya.

Share this article
Irma Hutabarat curiga bahwa barang bukti sweater yang dipakai Putri Candrawathi sengaja dihilangkan karena ada bercak darah.