Ngeri! Irma Hutabarat Ungkap Fakta soal Sweater Putri Candrawathi,Sengaja Dihilangkan karena Ada Bercak Darah?

Ngeri! Irma Hutabarat Bongkar Fakta Mengejutkan, Sweater Putri Candrawathi Sengaja Dihilangkan, Ada Bercak darah?
Ngeri! Irma Hutabarat Bongkar Fakta Mengejutkan, Sweater Putri Candrawathi Sengaja Dihilangkan, Ada Bercak darah?

AYOJAKARTA.COM - Aktivis Irma Hutabarat kembali membongkar fakta mengejutkan yang hilang dari kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Fakta mengejutkan yang dibongkar oleh Irma Hutabarat tersebut berkaitan dengan terdakwa Putri Candrawathi.

Di mana Irma Hutabarat menyebut ada sebuah kejanggalan terkait dengan barang bukti milik terdakwa Putri Candrawathi yang tidak ditemukan hingga sekarang.

Baca Juga: Rahasia Terbongkar! Ada Keterangan Richard Elizer Tak Terungkap di Sidang: Putri Candrawathi Lakukan Hal Nekat

Alih-alih tidak ditemukan, Irma Hutabarat menuturkan jika barang bukti tersebut sengaja dibuang atau dihilangkan karena ada kaitan dengan peristiwa kematian Brigadir J.

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Irma Hutabarat-HORAS INANG pada Jumat (3/2/2023), aktivis perempuan tersebut menyinggung soal barang bukti berupa sweater yang dikenakan oleh Putri Candrawathi pada saat peristiwa pembunuhan Brigadir J.

“Mau pamer baju (menunjukkan sweater merah bertuliskan brand ternama yang sedang ia kenakan), sama dengan baju yang hilang yang raib itu,” ujar Irma Hutabarat sambil tertawa.

Baca Juga: Angka Sial! Misteri di Balik Sidang Vonis Tanggal 13, Benarkah Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Bakal Apes?

Irma Hutabarat kemudian langsung menyinggung jika baju sweater dengan brand ternama milik Putri Candrawathi tersebut hilang namun tak pernah dibahas.

“Soal bajunya PC yang hilang apakah ada yang bertanya-tanya kenapa bajunya PC hilang tapi kok gak pernah dibahas ya kan. Katanya sih ditaruh di TKP lalu penyidiknya yang mengatakan itu hilang, pertanyaannya emang penyidik mau ngambil? Ya kan, ngapain penyidik ngambil bajunya PC,” tutur Irma Hutabarat.

Irma Hutabarat kemudian menyetel ulang rekaman sidang saat Hakim Morgan bertanya kepada Putri Candrawathi ada dimana sweater tersebut dan menurutnya raibnya sweater tersebut sangat mencurigakan.

Baca Juga: Ngotot! Usai Sidang Pembacaan Duplik Putri Candrawathi, Febri Diansyah: Jaksa Keliru PC Harus Bebas

“Dimanakah kira-kira baju yang ditanya oleh hakim Morgan itu, iya kan. Karena itu sebetulnya mencurigakan, kenapa bajunya bisa hilang dan itu baju adalah baju kesukaannya,” ungkap Irma Hutabarat.

Lebih lanjut ia menambahkan, “Kenapa bisa hilang kalau namanya baju kesukaan, jadi ada kejanggalan yang memang tidak dipertanyakan lagi karena penting banget baju kesukaan terus hilang di TKP.”

Irma Hutabarat bahkan mencurigai jika di sweater Putri Candrawathi yang raib tersebut bisa saja ada bercak darah atau bukti lain terkait pembunuhan Yosua.

Baca Juga: Usai Bacakan Duplik 70 Halaman, Kesimpulan Febri Diansyah: Seharusnya Putri Candrawathi Dibebaskan

“Sudah diberikan kepada penyidik, pertanyaannya emang penyidiknya ngambil bajunya PC ya kan. Kalau inang curiganya apa? Ada bercak darah atau ada sesuatu yang bisa diperiksa di puslabfor dari baju itu karena baju yang dipakai pada saat pembunuhan Yosua itu kan penting banget sebetulnya,” jelas Irma Hutabarat.

Untuk diketahui pada saat persidangan Hakim Morgan sempat menanyakan apakah Putri Candrawathi menyukai sweater yang ia kenakan saat pembunuhan terhadap Brigadir J, lantas Putri Candrawathi menjawab, “Kalau saya pakai pasti saya suka.”

Hakim kemudian bertanya, “Sekarang baju itu dimana?”

Baca Juga: Bacakan Duplik Putri Candrawathi, Penasihat Hukum Sebut Replik Klise dan Tersesat di Rimba Fakta

Lalu dijawab oleh Putri Candrawathi, “Saya waktu itu habis ganti baju saya masukkan ke dalam tas di Duren Tiga karena sudah di police lain jadi tidak bisa diambil dan sejak di police lain tidak boleh ada orang keluar masuk. 

Saat hakim kembali bertanya apakah baju tersebut sekarang masih ada ada? Putri Candrawathi menjawab, “Saya tidak pernah perhatikan.”

Hakim kemudian menanggapi dengan mengatakan, “Tidak ada, padahal suka kan?”

Baca Juga: Keceplosan! Pengacara Putri Candrawathi Sebut Penyidikan ada Skenario, Febri Diansyah Bandingkan Replik Jaksa

Lantas dijawab kembali oleh Putri Candrawathi dengan menjelaskan seperti berikut.

“Mohon ijin yang mulia saat itu saya sudah sampaikan ke penyidik karena diminta saya bilang ada di TKP karena saya masukkan ke dalam tas travel yang saya bawa ke Duren Tiga,” jawab Putri Candrawathi.

Dari persidangan tersebut, Irma Hutabarat kembali mempertegas kecurigaannya terkait baju sweater Putri Candrawathi yang sepertinya memang sengaja dihilangkan karena mengandung barang bukti pembunuhan Yosua.

Baca Juga: Terungkap! Jaksa Miliki Bukti yang Diyakini Kuat Mendukung Perselingkuhan Putri Candrawathi dan Yosua

“Nah aneh gak? Kalau memang kenapa ganti baju ya kan waktu sebentar di sana jadi kalau Inang pikir sih kan Yosua itu ditembak berkali-kali ya kan karena ditembak berkali-kali jadi pastilah bercak darahnya kemana-mana,” ujar Irma.

“Dia bilang dia tidak mendengar apa-apa karena dia tutup telinga, setutup-tutupnya telinga ya kan kenapa dia tutup telinga pasti kan dia denger dulu,” pungkasnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pembunuhan berencana Brigadir J
# Putri Candrawathi
# Yosua
# Irma Hutabarat
# fakta
# barang bukti
# TKP

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.