Genap Berumur 100 Tahun, Inilah sejarah Singkat Berdirinya Nahdlatul Ulama, Wong NU Wajib Tahu!

Genap Berumur 100 Tahun, Inilah sejarah Singkat Berdirinya Nahdlatul Ulama, Wong NU Wajib Tahu!.(Tangkap Layar YouTube Jazirah Ilmu)
Genap Berumur 100 Tahun, Inilah sejarah Singkat Berdirinya Nahdlatul Ulama, Wong NU Wajib Tahu!.(Tangkap Layar YouTube Jazirah Ilmu)

AYOMALANG.COM – Organisasi Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama kini telah genap berumur 100 tahun. Dan pelaksanaan puncak acara Harlah Satu Abad NU telah sukses diselenggarakan di Stadion Gelora Sidoarjo pada 7 Februari 2023.

Pada awal berdirinya juga Nahdlatul Ulama sudah banyak berkontribusi dalam persebaran dakwah Islam hingga pembangunan dan keterlibatannya di ranah politik yang membuat NU semakin diperhitungkan eksistensinya. 

Spesial satu Abad berdirinya Nahdlatul Ulama, yuk simak sejarah singkat berdirinya organisasi Islam terbesar di Indonesia ini.

Sebagaimana dilansir AyoJakarta.com dari berbagai sumber berikut ulasan selengkapnya mengenai sejarah singkat berdirinya NU.

Bermula saat Ulama Pesantren Ahlussunnah Wal Jamaah mendirikan organisasi NU pertama kali di kediaman Kyai Haji Abdul Wahab Hasbullah di Kertopaten. 

Sebelumnya di tahun 1916 Kyai Haji Wahab Hasbullah pernah mendirikan pergerakan Nahdlatul Wathan atau kebangkitan tanah air. 

Kemudian di tahun 1918 beliau mendirikan Nahdlatul Tujjar atau kebangkitan Saudagar, sebelum berdirinya NU para Kyai mendiskusikan nama organisasi yang akan digunakan. Hingga pada akhirnya Kyai Haji Mas Alwi Abdul Aziz mengusulkan nama Nahdlatul Ulama dengan alasan kata Nahdlatul Berarti kebangkitan yang telah terangkai. 

Melalui proses sanad keilmuan Dan perjuangan para ulama Nahdlatul Ulama bukanlah hasil yang tiba-tiba. 

Di hari bersejarah itu beberapa tokoh yang terlibat dalam pendirian NU diantaranya Kyai Haji Hasyim Ashari Tebuireng, Kyai Haji Abdul Wahab Hasbullah, dan Kyai Haji Bisri Syansuri serta beberapa tokoh lainnya yang tak sempat tercatat namanya. 

Menurut Kyai Haji Mustofa Bisri ada tiga substansi berdirinya NU diantaranya yang pertama syariat Islam, merupakan salah satu ajaran dari empat mazhab yakni Hanafi Maliki Syafi'i dan Hanbali, yang kedua perspektif tauhid atau ketuhanan mengikuti ajaran Imam Abu Hasan Al Matin Ali dan Imam Abu Mansur Al maturidi dan ketiga dasar-dasar Imam Abu qasim Al Junaidi di bidang tasawuf yakni menerapkan cara berpikir sunni berintegritas dan memilih pendapat yang benar. 

Tujuan didirikannya NU adalah untuk menjaga berlakunya ajaran Islam dan untuk mewujudkan masyarakat yang adil sejahtera 96 tahun berdirinya NU organisasi ini telah berkembang pesat anggota dan pengurus yang tersebar di seluruh tanah air.

Nah itulah sedikit informasi mengenai sejarah berdirinya organisasi Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama yang saat ini lebih dikenal dengan NU.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Sejarah Singkat Berdirinya Nahdlatul Ulama NU
# Satu Abad NU

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.