AYOJAKARTA.COM - Sosok keluarga Ferdy Sambo kini kembali angkat bicara soal kasus hukum pembunuhan berencana Yosua.
Amsal Sampe Tondok, yang merupakan paman Ferdy Sambo menyampaikan permohonan ada hukuman bisa lebih ringan.
Diketahui Ferdy Sambo dituntut hukuman 12 tahun karena kejahatannya.
Namun Amsal menegaskan jika agar Ferdy Sambo jangan sampai dihukum berat.
"Kami mohon, dengan sangat mohon-mohon jangan dihukum berat," dikutip AyoJakarta.com dari SuaraSulsel.id pada Kamis (9/2/2023).
"Apalagi selama menjalani hukuman hingga saat ini, begitu besar penderitaan yang dialami Ferdy Sambo dengan PC," tambahnya.
Disebutkan jika hukuman seumur hidup terlalu berlebihan.
"Hukuman seumur hidup, berlebihan sepertinya," jelasnya membahas tuntutan Ferdy Sambo.
Bahkan paman dari Ferdy Sambo ini berharap agar majelis hakim bisa mempertimbangkan satu hal ini.
Terkait dengan bullying yang diterima oleh istri.
Ia mengingatkan soal dampak emosionalnya.
"Istri kita dibully seperti itu. Apakah tidak ada tindakan emosional secara manusiawi?,"tanyanya.
Baca Juga: Gerakan Bawah Tanah Sudah Terdeteksi Ronny Talapessy Sejak Ferdy Sambo Beri Pesan Ini ke Bharada E
Amsal menegaskan soal tradisi yang ada di Sulses terkait dengan apa yang mereka yakini.
Yaitu adalah siri' soal hukum sebab akibat.
Bahkan ia mengatakan jika tak berani menembak kucing atau anjing.
Baca Juga: Ferdy Sambo Ulang Tahun ke 50, Trisha Eungelica Langsung Posting Hal Ini di Instagramnya, Apa Itu?
"Apalagi, kami ini orang Sulsel, itu adalah Siri'. Ini ada hukum sebab-akibat," jelasnya.
"Kucing saja atau anjing tidak berani kita tembak, untuk apa?," tuturnya menambahkan.
Sehingga menurut mereka, Ferdy Sambo hanya ingin menyelamatkan keluarganya.
Tak ada yang berniat membunuh.
"Pertaruhkan keluarganya sehingga ini terjadi," jelasnya lagi.
"Siapa yang mau niat membunuh, itu gak ada," tandasnya.***
Disclaimer artikel ini sebelumnya telah tayang di SuaraSulsel.com dalam judul Keluarga Ferdy Sambo di Makassar: Kami Mohon Jangan Dihukum Berat

Share this article
Paman Ferdy Sambo, Amsal Sampe Tondok mendadak muncul minta keponakan tak dihukum berat dan bicara soal siri' hukum.