AYOJAKARTA.COM – Gempa bumi yang mengguncang Papua sejak 2 Februari 2023 telah mencapai jumlah ribuan kali, atau tepatnya adalah 1174 kali gempa bumi mengguncang wilayah timur Indonesia.
Dikutip melalui akun Twitter Daryono BMKG oleh AyoJakarta.com pada 11 Februari 2023, Daryono mengungkapkan data terbaru terkait gempa bumi Papua yang terjadi di sekitar Kota Jayapura.
Rangkaian gempa bumi Papua pertama kali terjadi pada 2 Februari 2023 dan mengalami kenaikan yang signifikan pada 9 Februari 2023.
Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Daryono, data tersebut berasal dari rangkaian gempa bumi terjadi di kota Jayapura dengan magnitudo 5,4 pada 2 Januari 2023 hingga 11 Februari 2023 pukul 09.45 WIT.
“Hasil monitoring BMKG Sejak gempa bumi 5,4 magnitudo kota Jayapura tanggal 2 Januari 2023 hingga 11 Februari 2023 pukul 09.45 WIT, telah terjadi gempa bumi di wilayah sekitar Kota Jayapura sebanyak 1174 kali, dengan 172 kejadian diantaranya guncangannya dirasakan,” kata Daryono.
Melalui grafik yang dibagikan pada akun media sosial Twitter milik Daryono BMKG diketahui bahwa pada tanggal 8 dan 9 Februari 2023 aktivitas gempa di Jayapura kembali meningkat akan tetapi untuk tanggal 10 aktivitasnya sudah turun kembali.
Sebelumnya, kerusakan akibat gempa Jayapura dengan magnitudo 5,2 telah merusak rumah warga di Kelurahan Angkasa Pura, Rumah Makan Cirita Cafe, Universitas Cendrawasih Bawah, Showroom Honda Polimak, dan Showroom Toyota Polimak.
Baca Juga: Kode Politik Gibran Rakabuming Pilih Pilkada Jateng daripada DKI Jakarta? Cek di Sini!
Selain itu, gempa dengan magnitudo 5,2 yang mengguncang Kota Jayapura, juga menyebabkan longsor di Bucend Menara Jaya, dan kebakaran di Rawa 2 Kelurahan Hamadi.
Daryono juga mengungkapkan pesan untuk masyarakat di Jayapura terkait rangkaian gempa yang mengguncang Kota Jayapura sebagai berikut.
“Untuk saudara-saudara saya di Jayapura mohon bersabar dengan proses alam ini,” cuit Daryono melalui akun Twitter miliknya.
Maka terhitung sejak tanggal 2 Februari 2023 hingga hari ini, hanya 172 kali gempa dirasakan dari total 1174 kali gempa.
Baca Juga: Blak-blakan Tentang Mark Up Biaya Haji, Abdul Wachid Bongkar Hal Ini, Warganet: Usut Dana Haji
Sebelumnya menurut Daryono, gempa yang terjadi pada 9 Februari 2023 dengan magnitudo 5,2 merupakan jenis gempa dangkal yang disebabkan adanya aktivitas sesar aktif.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser atau Strike slip,” terang Daryono.
Gempa bumi yang terjadi pada 9 Februari 2023 di Papua diungkap daryono adalah gempa tektonik.
Sementara itu untuk diketahui gempa bumi dibedakan menjadi gempa bumi tektonik dan juga gempa bumi vulkanik untuk gempa bumi tektonik merupakan gempa bumi Akibat adanya pergerakan lempeng atau sesar aktif.
Sedangkan untuk gempa bumi vulkanik merupakan gempa bumi Akibat adanya erupsi gunung berapi.***

Share this article
Gempa bumi yang mengguncang Papua sejak 2 Februari 2023 telah mencapai jumlah ribuan kali hal ini diungkapkan oleh BMKG