AYOJAKARTA.COM - Kabar buruk terkait Dapodik (Data Pokok Pendidikan) dikunci atau ditutup Tahun 2025 ini santer diperbincangkan.
Sehingga ini menandakan bahwa sudah tidak dapat lagi memasukan guru baru dengan sesuka hati atau satu pihak saja, melainkan hanya dapat dengan ini.
Hal ini ditegaskan oleh Dirjen GTK Nunuk Suryani yang mengatakan bahwa rekrutmen guru nantinya akan dilakukan melalui satu pintu saja.
Baca Juga: Tombol Pengisian DRH di SSCASN PPPK Kemenag Hilang? Ini Penyebabnya
Nunuk mengatakan, sudah tidak ada lagi pengangkatan tenaga honorer baru atau calon guru baru di Tahun 2025.
Apalagi, pemerintah terus mengatasi permasalahan tenaga honorer selama ini dengan salah satunya kebijakan baru ini.
Sehingga pada Tahun 2025 ini sudah tidak ada lagi tenaga honorer yang masuk menjadi guru hanya bermodalkan Surat Keputusan atau SK dari Kepala Sekolah saja.
Baca Juga: RESMI! iPhone 16 Masih Tidak Boleh Masuk Indonesia, Apple Gagal Penuhi Syarat TKDN
Nantinya hanya akan ada guru profesional dengan sertifikat atau lisensi hasil Pendidikan Profesi Guru (PPG) saja yang nantinya dapat menjadi guru baru.
Dikutip dari kanal YouTube Kang Edi Channel, Jumat (10/1/2025) jalur seleksi untuk menjadi guru akan melalui satu pintu yakni dengan keberhasilan lolos PPG Prajabatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah.
Tak hanya itu, diketahui pada tes PPG Prajabatan ini juga disebutkan Nunuk bahwa akan adanya integrasi dengan rekrutmen ASN seperti PPPK dan CPNS.
Baca Juga: iPhone 16 Pro Max Sudah Terjawab Kapan Rilis di Indonesia, Benarkah Bulan Februari 2025?
Maka Nunuk menegaskan kembali jika hanya guru baru yang berhasil lolos PPG Prajabatan yang dapat masuk ke dalam Dapodik 2025.
Jadi pengangkatan guru Tahun ini akan dilakukan melalui jalur tes PPG Prajabatan karena hanya aka nada pengangkatan melalui integrasi seleksi ASN yaitu PNS, PPPK penuh waktu dan paruh waktu serta GTT.
Demikian informasi terkait penguncian Dapodik yang dimana akan diterapkan di Tahun 2025.***
Share this article
Nunuk Suryani mengatakan sudah tidak ada lagi pengangkatan tenaga honorer baru atau calon guru baru di Tahun 2025.