AYOJAKARTA.COM - Jurusan-jurusan di universitas Indonesia yang tergolong langka seringkali memiliki keunikan tersendiri dan menjadi incaran para calon mahasiswa yang memiliki minat khusus.
Langka di sini merujuk pada jumlah universitas yang menawarkan jurusan tersebut sangat terbatas, bahkan ada yang hanya tersedia di satu atau dua perguruan tinggi.
Dua di antara jurusan tersebut adalah Teknik Nuklir di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Manajemen Industri Katering di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Baca Juga: Polri Siapkan Satgas Khusus Antisipasi Mpox dalam KTT Indonesia-Africa di Bali
Teknik Nuklir UGM
Teknik Nuklir di UGM menjadi satu-satunya program studi Teknik Nuklir di Indonesia yang berada di bawah Fakultas Teknik.
Program ini bertujuan untuk mencetak tenaga ahli di bidang nuklir yang sangat penting bagi pengembangan energi di masa depan.
Energi nuklir dikenal sebagai salah satu sumber energi alternatif yang efisien dan ramah lingkungan jika dikelola dengan baik.
Namun, meskipun teknologi nuklir memiliki potensi besar, pemanfaatannya di Indonesia masih terbatas.
Hal ini membuat jurusan Teknik Nuklir menjadi langka dan hanya tersedia di UGM.
Pada tahun 2024, daya tampung untuk jurusan ini terbatas, dengan kuota sebesar 50 kursi.
Dari jumlah tersebut, 15 kursi dialokasikan untuk jalur SNBP, 15 untuk SNBT, dan 20 untuk jalur Mandiri.
Lulusan Teknik Nuklir UGM memiliki prospek karir yang menjanjikan, baik di dalam maupun luar negeri.
Mereka dapat bekerja di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), perusahaan energi, lembaga penelitian, serta institusi pendidikan.
Selain itu, kebutuhan akan ahli nuklir diprediksi akan terus meningkat seiring dengan berkembangnya teknologi nuklir di bidang medis, industri, dan lingkungan.
Manajemen Industri Katering UPI
Jurusan langka lainnya dan cuma ada satu-satunya di Indonesia adalah Jurusan Manajemen Industri Katering di UPI.
Jurusan ini mempersiapkan mahasiswa untuk memahami berbagai aspek manajemen dalam industri katering, mulai dari perencanaan menu, pengelolaan sumber daya, hingga pemasaran dan pelayanan kepada pelanggan.
Industri katering terus berkembang seiring dengan meningkatnya permintaan akan layanan makanan untuk berbagai acara dan institusi, seperti pernikahan, perkantoran, dan sekolah.
Merujuk data penerimaan tahun 2024, jurusan Manajemen Industri Katering UPI menyediakan 92 kursi bagi mahasiswa baru, dengan 22 kursi untuk jalur SNBP, 40 untuk SNBT, dan 30 untuk jalur Mandiri.
Prospek karier bagi lulusan Manajemen Industri Katering UPI sangat luas.
Mereka dapat bekerja di perusahaan katering, hotel, restoran, dan event organizer.
Selain itu, lulusan juga memiliki peluang besar untuk menjadi wirausaha di bidang katering, dengan memanfaatkan keterampilan yang diperoleh selama kuliah. Bisnis katering rumahan hingga skala besar menjadi opsi yang menjanjikan di tengah tren konsumsi makanan praktis namun berkualitas.
Nah, itulah contoh jurusan langka dan hanya ada satu-satunya Indonesia, Teknik Nuklir di UGM dan Manajemen Industri Katering di UPI.
Apakah kamu tertarik menjajal dua jurusan langka tersebut?.***
Share this article
Jurusan-jurusan di universitas Indonesia yang tergolong langka seringkali memiliki keunikan, hanya ada di UGM dan UPI