6 Faktor Mengapa Jurusan Kedokteran Identik dengan Biaya yang Mahal

Ilustrasi Jurusan Kedokteran
Ilustrasi Jurusan Kedokteran

AYOJAKARTA.COM - Jurusan kedokteran sering kali dianggap sebagai salah satu jurusan yang identik dengan biaya yang mahal.

Banyak faktor yang mempengaruhi persepsi ini, mulai dari biaya praktikum yang tinggi hingga persaingan yang ketat dalam dunia medis.

Dalam artikel ini, akan dibahas beberapa faktor yang membuat jurusan kedokteran menjadi mahal, seperti dikutip dari Instagram @masukdokter, Rabu (17/4/2024): 

Baca Juga: Prioritas Skor Nilai UTBK SNBT 2024: Jurusan Akuntansi, Administrasi Bisnis, dan Kedokteran Utamakan Subtest Ini saat Mengikuti Tes UTBK

1. Banyak Praktikum yang Harus Dilakukan

Salah satu alasan mengapa jurusan kedokteran dikenal dengan biaya yang mahal adalah karena adanya banyak praktikum yang harus dilakukan oleh mahasiswa.

Praktikum ini melibatkan penggunaan peralatan medis, seperti manekin dan alat-alat kesehatan lainnya, yang tentu saja membutuhkan biaya yang signifikan.

Selain itu, praktikum juga melibatkan biaya untuk memperoleh bahan-bahan yang digunakan dalam proses praktikum, seperti obat-obatan dan bahan kimia.

Selain itu, praktikum dalam jurusan kedokteran juga melibatkan biaya untuk mengakses fasilitas medis, seperti laboratorium dan rumah sakit.

Biaya ini mencakup sewa ruangan, utilitas, dan biaya penggunaan peralatan medis yang ada di fasilitas tersebut.

Semua biaya ini harus ditanggung oleh mahasiswa kedokteran, sehingga menyebabkan biaya studi menjadi lebih tinggi.

Baca Juga: Prediksi Skor SNBT 2024 Untuk Jurusan Kedokteran di Berbagai Universitas

2. Tahapan Menjadi Seorang Dokter yang Sangat Panjang

Tahapan untuk menjadi seorang dokter tidaklah singkat. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana kedokteran, seseorang harus melanjutkan ke tahap pendidikan lanjutan, seperti magister kedokteran atau spesialisasi dalam bidang tertentu.

Setiap tahap pendidikan ini membutuhkan biaya yang signifikan, baik untuk biaya kuliah, biaya peralatan, maupun biaya hidup sehari-hari.

Selain itu, setelah menyelesaikan pendidikan, seorang dokter juga harus melalui tahapan magang atau residensi yang biasanya berlangsung selama beberapa tahun.

Selama masa magang ini, seorang dokter belum menerima gaji yang sebanding dengan tingkat pendidikan dan pengalaman yang dimiliki.

Baca Juga: Skor Aman Lolos UTBK SNBT 2024 Jurusan Kedokteran Lengkap di 21 PTN Indonesia, Yuk Kencengin Usahanya!

3. Harga Buku yang Relatif Mahal

Buku merupakan salah satu sumber belajar yang penting dalam pendidikan kedokteran. Namun, harga buku kedokteran sering kali lebih mahal dibandingkan dengan buku-buku lainnya.

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti tingginya biaya produksi dan distribusi buku kedokteran yang khusus.

Selain itu, buku kedokteran juga sering mengalami perubahan dan pembaruan secara teratur.

Hal ini membuat buku-buku kedokteran menjadi lebih mahal karena harus diperbarui setiap beberapa tahun.

Calon dokter juga seringkali memerlukan banyak buku referensi untuk menunjang pembelajaran mereka, sehingga biaya untuk membeli buku-buku ini menjadi sangat tinggi.

Baca Juga: 4 PTN dengan Uang Pangkal Jurusan Kedokteran di Bawah Rp 150 Juta

4. Biaya Kompensasi Pasien Praktik

Seorang dokter harus memiliki asuransi ganti rugi untuk melindungi dirinya dan pasien yang mungkin timbul akibat kesalahan medis.

Asuransi ini memiliki biaya yang tinggi, terutama karena risiko yang melekat pada praktik medis.

5. Perangkat Medis yang Mahal

Dalam praktik medis, dokter seringkali membutuhkan peralatan dan teknologi medis yang canggih.

Perangkat ini biasanya memiliki harga yang sangat mahal, dan dokter harus membelinya sendiri atau mendapatkan dukungan finansial dari rumah sakit atau lembaga medis tempat mereka bekerja.

Biaya untuk membeli dan memelihara perangkat medis ini dapat menjadi salah satu faktor yang membuat biaya studi kedokteran menjadi mahal.

Selain itu, perangkat medis juga membutuhkan pemeliharaan dan perbaikan rutin. Biaya ini harus ditanggung, terutama jika mereka memiliki praktik mandiri atau bekerja di tempat yang tidak memberikan dukungan finansial untuk peralatan medis.

Baca Juga: 5 PTN yang Buka Jurusan Kedokteran dengan Biaya Terjangkau, Ada Kampus Impianmu?

6. Persaingan yang Ketat dalam Dunia Medis

Dunia medis adalah bidang yang sangat kompetitif. Persaingan untuk mendapatkan tempat di sekolah kedokteran yang terbatas sangat tinggi, dan persaingan untuk mendapatkan posisi magang atau residensi juga tidak kalah sengit.

Persaingan ini mendorong calon dokter untuk meningkatkan kualifikasi dan pengalaman mereka, yang seringkali memerlukan biaya tambahan.

Selain itu, persaingan yang ketat juga dapat menyebabkan biaya studi kedokteran menjadi mahal.

Banyak sekolah kedokteran dan lembaga medis memberlakukan biaya kuliah yang tinggi untuk mengatasi biaya operasional mereka dan memberikan fasilitas yang berkualitas bagi mahasiswa kedokteran.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# jurusan
# kedokteran

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.