Sama-Sama Sarjana Ternyata Ini loh Perbedaan S1 dan D4, Kamu Mau Lanjut yang Mana?

Jika kamu tidak ingin salah pilih, maka kamu perlu mengetahui nih apa sih perbedaan antara Sarjana (S1) dengan Sarjana Terapan (D4).
Jika kamu tidak ingin salah pilih, maka kamu perlu mengetahui nih apa sih perbedaan antara Sarjana (S1) dengan Sarjana Terapan (D4).

AYOJAKARTA.COM -- Bingung mau lanjut S1 atau D4? Atau kamu justru belum tahu perbedaan keduanya? Yuk cari tahu informasinya di bawah ini.

Meskipun sama-sama bergelar sarjana, namun antara Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4) memiliki perbedaan loh.

Jika kamu tidak ingin salah pilih, maka kamu perlu mengetahui nih apa sih perbedaan antara Sarjana (S1) dengan Sarjana Terapan (D4).

Terdapat sejumlah perbedaan yang signifikan antara keduanya, mulai dari gelar hingga kurikulum perkuliahan yang digunakan.

Lantas, apa saja sih perbedaan antara Sarjana (S1) dengan Sarjana Terapan (D4)?

Baca Juga: Info Lengkap Mudik Gratis 2024 dari Jakarta: Jadwal, Lokasi Keberangkatan, dan Kota Tujuan

Dikutip dari akun Instagram @masukptn, berikut ini perbedaan antara Sarjana (S1) dengan Sarjana Terapan (D4).

1. Kurikulum

Perbedaan pertama antara Sarjana (S1) dengan Sarjana Terapan (D4) bisa dilihat dari kurikulumnya.

Jika Sarjana (S1)menggunakan kurikulum yang lebih menitik beratkan pada teori. Contohnya, program S1 lebih memiliki komposisi sekitar 60 persen untuk teori dan 40 persen untuk praktik.

Sedangkan untuk Sarjana Terapan (D4) kurikulum yang digunakan lebih menitikberatkan pada praktik. Contohnya yaitu program D4 akan memiliki komposisi 60 persen dan 40 persennya adalah teori.

2. Syarat kelulusan

Perbedaan kedua antara Sarjana (S1) dengan Sarjana Terapan (D4) bisa dilihat dari syarat kelulusannya.

Jika S1 menggunakan skripsi sebagai syarat kelulusan seorang mahasiswa untuk mengakhiri masa kuliah studi mereka.

Sedangkan untuk D4 juga menggunakan skripsi sekaligus praktik kerja lapangan hingga membuat laporan ilmiah sebagai syarat kelulusan.

3. Gelar yang diperoleh

Perbedaan selanjutnya antara Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4) juga bisa dilihat dari gelar yang akan diperoleh.

Jika lulusan S1 akan secara umum akan mendapatkan gelar sarjana sesuai dengan program studi jurusan yang ditempuh. Contohnya yaitu Sarjana Teknik (S.T).

Sedangkan untuk lulusan D4 akan mendapatkan gelar Sarjana Terapan atau STr. yang diikuti dengan program studi yang diambil. Contohnya yaitu, Sarjana Terapan Teknik (S Tr. T).

Baca Juga: Pemerintah Nyatakan Gubernur Jakarta Dipilih Rayat, Siap-siap Pilgub Jakarta Segera Tiba

4. Orientasi lulusan

Salah satu perbedaan antara Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4) selanjutnya yaitu orientasi lulusannya.

Jika S1 sama dengan SMA yang disiapkan untuk bisa menguasai suatu disiplin ilmu berdasarkan pemahaman teoritis serta adanya sedikit praktikum.

Sedangkan untuk D4 diorientasikan sebagai lulusan yang siap kerja dengan pandai, terampil dan kompeten sesuai dengan disiplin ilmu serta dapat menerapkan pada dunia kerja sesungguhnya.

Demikian informasi mengenai perbedaan antara S1 dan D4.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Sarjana Terapan
# D4
# gelar
# S1
# Sarjana
# Perbedaan
# kurikulum

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.