AYOJAKARTA.COM – Pemerintah memiliki program bantuan sosial (bansos) kesehatan untuk membantu mahasiswa yang memiliki masalah biaya untuk melanjutkan kuliah, yaitu KIP Kuliah.
Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah nantinya bisa membantu mahasiswa kurang mampu untuk memberikan bantuan UKT serta bantuan biaya hidup.
Walau pendaftarannya belum dibuka, namun jika berkaca di tahun-tahun sebelumnya pendaftaran KIP Kuliah akan dibuka pada H-1 pembukaan pendaftaran jalur perguruan tinggi.
Bansos pendidikan ini akan kembali dibuka oleh Kemendikbudristek, mengingat program ini sudah terbukti bisa membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua mahasiswa bisa mendapatkan bansos pendidikan KIP Kuliah.
Baca Juga: Segini Nominal Tunjangan Suami Istri PNS Golongan 2, Lebih Besar Gaji Ya?
Karena hanya mahasiswa yang memenuhi kriteria saja yang bisa mendapatkan bantuan ini.
Kriteria Penerima
Terdapat beberapa kriteria mahasiswa yang bisa mendapatkan bantuan KIP Kuliah, yaitu:
- Pemegang KIP/PIP di kelas XII SMA, SMK, atau MA Sederajat
- Berasal dari keluarga penerima PKH atau BPNT
- Keluarga mahasiswa merupakan pemegang KKS
- Berasal dari keluarga yang masuk di data DTKS
- Masuk dalam kelompok masyarakat miskin maksimal desil tuda di data P3KE
- Berasal dari panti asuhan atau panti sosial
- Berasal dari keluarga dengan penghasilan kotor gabungan orang tua atau wali maksima Rp4 juta.
Syarat Penerima KIP Kuliah
Adapun beberapa syarat yang harus dipenuhi supaya bisa mendapatkan bansos pendidikan:
- Lulusan SMA, SMK, atau MA Sederajat di tahun 2024, 2023, dan 2022
- Lulus SNBP, SNBT, atau Mandiri
- Mempunyai potensi akademik yang bagus
- Berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin
- Belum pernah ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah di tahun sebelumnya
Baca Juga: Mau Daftar KIP Kuliah 2025? Cek Syarat dan Dokumen yang Harus Dilengkapi Mahasiswa
Perlu diingat bahwa Hanya siswa yang memenuhi kriteria dan syarat yang bisa mendapatkan bansos pendidikan KIP Kuliah.
Share this article
Bansos pendidikan ini akan kembali dibuka oleh Kemendikbudristek, mengingat program ini sudah terbukti bisa membantu mahasiswa.