IPDN vs PKN STAN, Mending Daftar Sekolah Kedinasan Mana Nih? Jangan Galau, Ini Perbedaan Persyaratannya

IPDN vs PKN STAN
IPDN vs PKN STAN

AYOJAKARTA.COM - Masih bingung mau daftar sekolah kedinasan IPDN atau PKN STAN?

Baik itu IPDN maupun PKN STAN merupakan sekolah kedinasan favorit yang banyak diminati oleh calon mahasiswa.

Banyak yang ingin bisa diterima di IPDN maupun PKN STAN, terlebih mahasiswa yang diterima tidak dipungut biaya, disediakan asrama, diberi uang saku.

Selain itu lulus kuliah sudah tidak perlu bingung-bingung karena berkesempatan langsung jadi PNS dan ditempatkan di instansi atau lembaga pemerintahan.

Baca Juga: Calon Taruna dan Taruni Merapat! Begini Rangkaian Tahapan Tes untuk Pendaftaran Masuk Sekolah Kedinasan 2024

IPDN atau Institut Pemerintahan Dalam Negeri merupakan sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri).

Sekolah kedinasan ini bergerak di bidang kepamongprajaan dan menyiapkan kader pemerintah dalam negeri baik di lingkungan pemerintah pusat maupun daerah.

Sedangkan PKN STAN alias Politeknik Keuangan Negara STAN merupakan sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan dari Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kementerian Keuangan.

Sama seperti IPDN, PKN STAN juga menjadi salah satu sekolah kedinasan favorit di Indonesia dengan persaingan yang cukup ketat.

Baca Juga: Penting! Tingkat Persaingan Sekolah Kedinasan Tahun 2023, Segini Rasio Keketatannya

Ada perbedaan persyaratan jika ingin masuk di sekolah kedinasan IPDN dan PKN STAN, maka dari itu kamu harus cermat dan bandingkan dengan keadaanmu.

Mana kira-kira yang kamu minati, paling memungkinkan untuk bisa lanjut dan lolos di sekolah kedinasan maka bisa memprioritaskannya.

Berikut syarat umum pendaftaran sekolah kedinasan IPDN dan PKN STAN sebagaimana dikutip Ayojakarta.com dari Instagram @kedinasan_eksam pada Kamis (18/4/2024).

Baca Juga: 8 Sekolah Kedinasan yang Terbuka untuk Lulusan SMK, Biaya Kuliah Gratis dan Bisa jadi PNS Juga Lho!

Syarat umum pendaftaran IPDN

- WNI

- Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada tanggal 1 Januari tahun seleksi

- Syarat tinggi badan, pria minimal 160 cm dan perempuan minimal 155 cm

- Pendaftaran terbuka untuk lulusan SMA/MA

- Tidak menggunakan kacamata atau lensa kontak

Baca Juga: Calon Taruna Merapat! Simak Syarat Tinggi Badan Minimal Tiap Sekolah Kedinasan, di Bawah 150 cm Bisa Daftar?

Syarat umum pendaftaran PKN STAN

- WNI

- Berusia minimal 14 tahun dan maksimal 21 tahun saat mendaftar

- Tidak ada batasan minimal untuk tinggi badan

- Tidak ada persyaratan bebas buta warna

- Tidak ada batasan untuk dioptri mata

- Pendaftaran terbuka untuk lulusan SMA/sederajat

Itulah masing-masing persyaratan umum untuk masuk IPDN dan PKN STAN, kamu mau daftar sekolah kedinasan yang mana nih?***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# IPDN
# PKN STAN
# sekolah kedinasan

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.