Merapat! Ini Daftar Beasiswa Jenjang S1 Dalam Negeri dengan uang Saku yang Besar

Merapat! Ini Daftar Beasiswa Jenjang S1 Dalam Negeri dengan uang Saku yang Besar
Merapat! Ini Daftar Beasiswa Jenjang S1 Dalam Negeri dengan uang Saku yang Besar

AYOJAKARTA.COM -- Terkadang biaya menjadi penghalang untuk seseorang menempuh pendidikan.

Namun, adanya beasiswa dalam negeri untuk jenjang S1 bisa sangat bermanfaat bagi para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

Beasiswa ini biasanya akan dikhususkan untuk mereka yang kekurangan atau untuk mereka yang memiliki prestasi bagus.

Baca Juga: Tips WhatsApp: Cara Menonaktifkan WA atau Centang 1 Tapi Data Tetap Menyala, Simak Langkah-langkahnya

Maka dari itu, mengetahui informasi mengenai beasiswa menjadi hal yang harus dilakukan jika ingin membantu biaya pendidikan.

Di Indonesia sendiri ada beberapa jenis beasiswa dalam negeri untuk jenjang S1 yang memiliki uang saku besar.

Lantas, apa saja beasiswa dalam negeri yang memiliki uang saku besar?

Baca Juga: 18,8 Juta KPM Kecewa BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp600 Ribu Tak Kunjung Cair, Simak Kabar Terkini Langsung dari Airlangga Hartarto

Dikutip dari akun Instagram @pemburubeasiswa, berikut ini daftar beasiswa dalam negeri yang untuk jenjang S1 yang memiliki uang saku besar.

1. BCA Finance Peduli

Ini merupakan program beasiswa yang dikelola oleh PT BCA Finance sebagai salah satu perusahaan pembiayaan yang terkemuka di Indonesia.

Adapun syarat yang harus dipenuhi untuk bisa mendapatkan beasiswa ini yaitu sebagai berikut:

- Mahasiswa dengan minimal semester 4 dan maksimal semester 6

Baca Juga: Keistimewaan Orang yang Lahir di Bulan April, Sosok yang Penuh Semangat dan Optimis, Benarkah?

- Mahasiswa PTN dengan IPK minimal 3,20 dan mahasiswa PTS dengan IPK minimal 3,00

Untuk uang saku yang nantinya akan diterima yaitu Rp 3,5 juta per semester dari semester 5 sampai semester 8.

2. Beasiswa YBM BRIlia

Ini merupakan sebuah program beasiswa yang dikelola oleh YBM BRIlian. Sebuah lembaga filantropi islami yang mengelola zakat, infak dan sedekah.

Baca Juga: BLT Mitigasi Risiko Pangan Mungkinkah Batal? Ini Perkembangan Terbaru Terkait Pencairan BLT MRP

Bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa ini ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi.

- Mahasiswa bisa mendaftar minimal semester 2

- Mahasiswa harus memiliki IPK minimal 3,00

- Mahasiswa yang berasal dari kampus yang bermitra dengan YBM BRI

Baca Juga: Penonaktifkan NIK Warga DKI Jakarta Dilakukan Menjelang Pilkada 2024, Ini Kriteria KTP yang akan Dinonaktifkan

Untuk uang saku yang nantinya akan diterima yaitu sebesar Rp 3 juta per semester.

3. Karya Salemba Empat

Beasiswa selanjutnya yaitu Karya Salemba Empat yang merupakan sebuah organisasi nirlaba.

Nantinya, beasiswa ini akan diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari PTN dan mendapatkan pelatihan soft skill sebagai persiapan karir setelah lulus.

Syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan beasiswa ini yaitu sebagai berikut:

Baca Juga: Penyaluran Bansos Bulan Mei-Juni Siap Dilakukan, KPM Bantuan Sosial Pemilik Kartu KKS Wajib Tahu Prosesnya

- Mahasiswa sedang menempuh minimal semester 2

- Mahasiswa berasal dari PTN yang bermitra dengan KSE

Adapun uang saku yang nantinya akan diterima oleh kategori reguler yaitu sebesar Rp 750.000 per bulan. Sedangkan untuk kategori unggulan akan mendapatkan uang saku sebesar Rp 750.000 per bulan dan UKT 1.5 juta per semester.

4. Paragon Scholarship

Salah satu beasiswa dalam negeri yang memberikan uang saku besar yaitu Paragon Scholarship.

Baca Juga: Tes IQ: Suka Tantangan? Coba Cari 3 Perbedaan pada Gambar Ibu dan Bayi Ini, Latih Seberapa Cerdas Dirimu!

Beasiswa dari Paragon ini merupakan sebuah dukungan terhadap pendidikan dan kesehatan bangsa.

Adapun syarat yang harus dipenuhi agar bisa mendapatkan beasiswa ini yaitu sebagai berikut:

- Mahasiswa sedang menempuh pendidikan jenjang D4/S1 minimal semester 5

- Untuk mahasiswa D3 minimal semester 3

Baca Juga: Status Program Indonesia Pintar (PIP) Kamu Tidak Ditemukan? Jangan Khawatir, Ini Solusinya!

- Dengan minimal IPK 3,30, dan berkuliah di mitra kampus paragon

Adapun uang saku yang nantinya akan diterima yaitu, reguler sebesar 6,25 juta per semester selama 2 tahun.

5. BSI Scholarship

Beasiswa dalam negeri terakhir yang memiliki uang saku besar yaitu BSI Scholarship dengan syarat yang harus dipenuhi sebagai berikut:

-. Mahasiswa memiliki IPK minimal 3,25

- Sedang menempuh minimal semester 3 atau 5

- Berkuliah di kampus yang bermitra dengan BSI

Adapun uang saku yang akan diterima dari beasiswa ini untuk kategori BSI Inspirasi yaitu bantuan UKT selama 2 tahun.

Baca Juga: 8 Jurusan Kuliah Termudah dengan Prospek Karir yang Menjanjikan, Impian Semua Orang!

Sedangkan untuk kategori BSI Prestasi akan mendapatkan bantuan UKT sebesar Rp 3 juta per semester dan uang saku bulanan selama dua tahun.

Demikian informasi mengenai daftar beasiswa dalam negeri untuk jenjang S1 yang punya uang saku besar. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# uang saku
# S1
# Beasiswa
# mahasiswa

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.