AYOJAKARTA.COM - Kasus korupsi timah yang berpotensi merugikan negara hingga Rp 217 T masih menjadi perhatian publik.
Kasus yang melibatkan suami publik figure Sandra Dewi, Harvey Moeis tersebut membuat naiknya animo calon mahasiswa masuk jurusan Teknik Pertambangan.
Hal itu terpantau dari jumlah pendaftar Ujian Nasional Berbasis Tes Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK SNBT) di kampus Universitas Pembangunan Nasional 'Veteran' Yogyakarta.
Berdasarkan data yang masuk di panitia PMB UPNVYK, ada 3.673 pendaftar di Teknik Pertambangan lewat jalur UTBK SNBT.
Untuk kuota dari jalur UTBK-SNBT, 150 kursi.
Sedangkan tahun lalu, ada 2.681 pendaftar Teknik Pertambangan.
Artinya ada kenaikan 1.000 pendaftar dalam setahun.
"Ada kenaikan hampir empat kali lipat. Mungkin karena viralnya isu tambah," kata Rektor UPNVYK Irhas Effendi saat jumpa pers UTBK SNBT yang juga dihadiri Ayojakarta.com di kampus setempat, Selasa 30 April 2024.
Saru kursi Teknik Pertambangan UPNVYK diperebutkan 25 orang. Dan itu menjadi yang terketat di UPNVYK.
Biasanya Jurusan Ilmu Komunikasi menjadi yang favorit di UPNVYK.
Namun, pasca viralnya kasus timah animo masuk ke Teknik Pertambangan meningkat tajam.
Tahun ini, terdapat 30.167 pendaftar SNBT di UPNVYK.
Untuk daya tampung tahun ini adalah 5.966.
Dari jumlah tersebut yang diterima lewat jalur SNBT adalah 50 persen dari total daya tampung, atau 2.986 mahasiswa.
Artinya tingkat keketatan rata-rata UTBK SNBT di UPNVYK adalah 10,14 persen.
Di jalur UTBK SNBT 2024 ini, UPNVYK akan menerima 2.986 orang, dari total 5.966 kursi di tiga skema penerimaan mahasiswa baru.
***
Share this article
Berdasarkan data yang masuk di panitia PMB UPNVYK, ada 3.673 pendaftar di Teknik Pertambangan lewat jalur UTBK SNBT.