Tak Cuma Sastra Asing, Ini Dia 6 Jurusan Kuliah Sastra Paling Langka di Indonesia

Ternyata ada 6 jurusan kuliah Sastra paling langka di Indonesia. Apa sajakah itu Simak ulasan berikut ini, yuk!
Ternyata ada 6 jurusan kuliah Sastra paling langka di Indonesia. Apa sajakah itu Simak ulasan berikut ini, yuk!

AYOJAKARTA.COM -- Jurusan kuliah Sastra tidak hanya Sastra Indonesia dan Sastra asing saja.

Ada juga jurusan kuliah Sastra lainnya yang terbilang paling langka di Indonesia yang perlu kamu tahu.

Ada 6 jurusan kuliah Sastra paling langka di Indonesia. Apa saja? Simak ulasan berikut ini.

Dilansir dari Instagram @masukptn pada, Kamis 2 Mei 2024, berikut adalah 6 jurusan kuliah Sastra paling langka di Indonesia.

Baca Juga: 5 Kampus yang Menggunakan Nilai UTBK 2024 untuk Seleksi Jalur Mandiri

1. Sastra Belanda

Jurusan kuliah Sastra Belanda hanya ada satu di Indonesian yaitu di Universitas Indonesia. Di sini, mamj akan mempelajari analisis bahasa, komunikasi dalam bahasa Belanda, evaluasi karya sastra, dan memahami budaya Belanda.

Lulusan dari jurusan kuliha Sastra Belanda diharapkan mampu bekerja di berbagai sektor termauk pariwisata, kedutaan, Kementerian Luar Negeri, dan keimigrasian.

2. Sastra Bali

Jurusan kuliah Sastra Bi di Universitas Udayana memfokuskan pada bahasa, aksaea, dan sastra Bali dengan dasar-dasar linguistik dan ilmu sastra.

Lulusannya memiliki prospek karir di instansj pemerintahan, penulisan novel atau cerpen, akademisi, penerjemah bahasa, serta penulisan skrip film.

3. Sastra Batak

Sastra Batak mencakup aspek linguistik, sintaksis, dan kritik sastra. Jurusan kuliah ini tersedia di Universitas Sumatera Utara.

Lulusan dari jurusan kuliah Sastra Batak diharapkan kearifan lokal dengan nilai jual tinggi dan memiliki keterampilan bisnis untuk membuka layanan informasi.

4. Sastra Sunda

Jurusan kuliah Sastra Sunda di Universitas Padjadjaran memfokuskan pada bahasa, sastra, dan filologi Sastra Sunda.

Studo mencakup jurnalistik, penyiaran, pemandu wisata bebasis bahasa Sunda, serta seni tradisional seperti Karawitan, Tari, Seni Suara, dan Kuliner.

5. Sastra Jawa

Salah satu kampus yaitu Universitas Negeri Semarang memiliki jurusan Sastra Jawa. Di sini, kamu alan mempelajari linguistik, sastra, dan filologi Jawa.

Lulusan dari jurusan ini memiliki prospek kerja karir sebagai peneliti, dosen, tenaga ahli di instansi pemerintah, serta pekerjaan terkait kegiatan kebudayaan dam kesusastraan.

Baca Juga: Ada 2 Bansos Tunai (BLT) dan 2 Bansos Non-Tunai Yang Cair Bulan Mei 2024, Bansos Apa Saja?

6. Sastra Nusantara

Jurusan Sastra Nusantara di Universitas Gadjah Mada memfokuskan pada ilmu Sastra, Bahasa, dan Filologi Nusantara, terutana Jawa.

Lulusan dari jurusan kuliah Sastra Nusantara memiliki peluang karir sebagai dosen, peneliti, guru, hingga sastrawan.

Itu dia 6 jurusan kuliah Sastra paling langka di Indonesia. Adakah jurusan kuliah incaranmu?

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Sastra
# Langka
# jurusan kuliah
# Indonesia

News Update

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.