AYOJAKARTA.COM – Saat berbicara tentang pendidikan di bidang kesehatan, banyak orang mungkin langsung terbayang jurusan kedokteran.
Namun, tahukah kamu bahwa ada banyak pilihan jurusan lain yang juga menarik dan memiliki prospek karier yang cerah?
Di Indonesia, tersedia setidaknya 15 jurusan kuliah di bidang kesehatan yang menawarkan berbagai spesialisasi dan keahlian.
Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Tamma Nisrina Lutfi yang diunggah 21 Agustus 2021, berikut 15 jurusan kuliah bidang kesehatan:
Baca Juga: Fakta Lulusan Jurusan Kuliah Kesehatan Masyarakat dan Pilihan Instansi untuk Kerja!
1. Jurusan kedokteran adalah yang paling populer dan banyak diminati
Di sini, kamu akan mempelajari segala hal tentang manusia, mulai dari cara menjaga kesehatan, mencegah penyakit, hingga pengobatannya.
Mata kuliah yang dipelajari meliputi anatomi, fisiologi, biokimia, patologi, dan ilmu penyakit dalam.
Setelah lulus dan melewati uji kompetensi, kamu akan mendapatkan gelar dokter dan dapat bekerja sebagai dokter umum, dokter spesialis, peneliti, akademisi, atau bahkan kepala rumah sakit.
2. Jurusan kebidanan
Mahasiswa kebidanan mempelajari berbagai aspek terkait kehamilan, persalinan, nifas, kontrasepsi, hingga menopause.
Mata kuliah yang dipelajari termasuk anatomi, fisiologi, biokimia, dan obstetri.
Prospek kerja lulusan kebidanan meliputi bidan di rumah sakit, Puskesmas, klinik persalinan, dosen, dan pelatih senam persalinan.
Baca Juga: Usai Disahkan Jokowi UU DKJ Bakal Atur Batas Usia Kendaraan dan Kenaikan Tarif Parkir, Kamu Setuju?
3. Kedokteran gigi
Jurusan ini fokus pada kesehatan gigi dan mulut. Mahasiswa kedokteran gigi mempelajari cara menjaga kesehatan, mencegah penyakit, dan melakukan pengobatan di area gigi dan mulut.
Mata kuliah meliputi anatomi, fisiologi, biokimia gigi, dan ilmu kedokteran gigi dasar. Prospek kerja termasuk menjadi dokter gigi, dosen, peneliti, dan dokter gigi spesialis.
4. Kesehatan masyarakat
Ilmu kesehatan masyarakat mempelajari cara mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui upaya preventif dan promotif.
Mata kuliah meliputi dasar - dasar kesehatan masyarakat, biostatistik, epidemiologi, promosi kesehatan, dan kesehatan lingkungan.
Lulusan bisa bekerja sebagai administrator kesehatan, dosen, epidemiolog, peneliti, dan ahli surveilans.
5. Ilmu gizi
Jurusan ilmu gizi mempelajari pentingnya nutrisi, diet, gaya hidup sehat, dan pola makan.
Mata kuliah yang dipelajari meliputi ilmu bahan pangan, biokimia gizi, dan manajemen pelayanan makanan.
Prospek kerja meliputi ahli gizi di rumah sakit, peneliti, dosen, perencana program pangan dan gizi, serta konsultan pangan dan gizi.
6. Farmasi
Jurusan farmasi mempelajari tentang obat-obatan, mulai dari bahan kimia, proses pembuatan, pengemasan, distribusi, hingga cara penggunaannya.
Mata kuliah meliputi farmakologi, kimia farmasi, dan toksikologi. Lulusan farmasi bisa bekerja sebagai apoteker, peneliti, dosen, dan bekerja di industri farmasi atau BPOM.
7. Ilmu keperawatan
Mahasiswa ilmu keperawatan mempelajari kombinasi ilmu sains dan sosial untuk memberikan pelayanan kesehatan serta membantu proses pemulihan pasien.
Mata kuliah meliputi ilmu dasar keperawatan, antropologi kesehatan, dan biomedik.
Prospek kerja meliputi perawat di rumah sakit, home care, manajer data klinis, dan perawat di klinik kecantikan.
8. Fisioterapi
Jurusan fisioterapi mempelajari fungsi gerak tubuh manusia dan cara mengembangkan, memelihara, serta memulihkan fungsi tersebut.
Mata kuliah meliputi anatomi, fisiologi, dan terapi fisik. Prospek kerja meliputi fisioterapis, terapis pijat, ahli akupunktur, dan terapis olahraga.
9. Teknologi radiologi
Jurusan ini mempelajari pemindaian dan diagnosis bagian dalam tubuh menggunakan radiasi.
Mata kuliah meliputi radiofotografi, proteksi radiasi, dan anatomi. Lulusan dapat bekerja sebagai radiografer, ahli radiologi, dan teknisi radiologi.
10. Keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
Mata kuliah meliputi komunikasi kesehatan, epidemiologi dasar K3, dan psikologi industri. Prospek kerja meliputi koordinator K3, pakar lingkungan, dan analis quality control.
11. Kesehatan lingkungan
Jurusan ini mempelajari keseimbangan antara lingkungan dan manusia untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Mata kuliah meliputi entomologi kesehatan, sanitasi, dan mikrobiologi lingkungan. Prospek kerja meliputi pengawas pangan, analis polusi udara, dan konsultan lingkungan.
12. Pengobatan tradisional
Jurusan pengobatan tradisional mempelajari teknik pengobatan seperti akupunktur, herbal, pijat, dan nutrisi. Prospek kerja meliputi terapis pijat, akupunkturis, dan manajer layanan medis.
13. Rekam medis dan informasi kesehatan
Mata kuliah meliputi manajemen informasi kesehatan, terminologi medis, dan ilmu penyakit. Prospek kerja meliputi perekam medis, kepala bagian informasi medis, dan teknisi rekam medis.
14. Kedokteran hewan
Jurusan kedokteran hewan mempelajari pencegahan, pemeriksaan, pengobatan, dan perawatan penyakit pada hewan.
Mata kuliah meliputi anatomi veteriner, farmakologi, dan mikrobiologi medis. Prospek kerja meliputi dokter hewan, peneliti, dan ahli peternakan.
15. Teknik biomedik
Jurusan teknik biomedik menggabungkan ilmu kedokteran dan teknik untuk merancang alat mekanis dan elektronik untuk dunia medis.
Mata kuliah meliputi pengantar teknik biomedis, fisika, dan anatomi. Prospek kerja meliputi teknisi radiologi medis, teknisi laboratorium klinis, dan peneliti.
Itulah berbagai jurusan di bidang kesehatan yang bisa kamu pilih. Setiap jurusan menawarkan prospek karier yang menarik dan beragam.
Jadi, jangan ragu untuk menjelajahi dan menemukan jurusan yang paling sesuai dengan minat dan bakatmu.***

Share this article
Di Indonesia, tersedia setidaknya 15 jurusan kuliah di bidang kesehatan yang menawarkan berbagai spesialisasi dan keahlian