AYOJAKARTA.COM - Pendaftaran Sekolah Kedinasan tahun 2024 sudah dibuka mulai tanggal 15 Mei-13 Juni 2024.
Terdapat dua cara pendaftaran Sekolah Kedinasan tahun 2024 melalui laman resmi https://dikdin.bkn.go.id atau via portal masing-masing sekdin.
Banyak lulusan SMA, SMK, Sederajat yang berminat untuk mendaftar Sekolah Kedinasan tetapi masih bingung menentukan pilihan maka mengecek persyaratan dan kuota penerimaan masing-masing sekdin bisa menjadi acuan untuk melihat peluang kelolosannya.
Sekolah kedinasan kembali menyita perhatian karena jumlah pelamar hingga hari ini Rabu, 29 Mei 2024 sudah mencapai lebih dari 20 ribu pendaftar.
Baca Juga: Lulusan SMA dan SMK Merapat, Ini 10 Formasi CPNS 2024 yang Sepi Peminat
Memang setiap tahunnya, peminat Sekolah Kedinasan selalu tinggi dengan persaingan yang ketat karena KemenPAN RB hanya menyediakan 3.445 formasi Sekolah Kedinasan tahun 2024.
Sebagai informasi, sekolah kedinasan merupakan salah satu tujuan peminatan calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Mayoritas calon pendaftar sekolah kedinasan bercita-cita dapat memperoleh pekerjaan terbaik dan jenjang karir yang menjanjikan setelah lulus dari pendidikan di sekolah kedinasan.
Tingginya peminatan untuk masuk Sekolah Kedinasan karena selepas lulus maka dapat bekerja di Lembaga Pemerintahan pusat dan daerah hingga Kementerian hingga menjadi Aparatur Sipil Negara.
Baca Juga: Ini 10 Ciri-ciri Orang yang Jujur Menurut Psikologi, Apakah Kamu Termasuk?
Ada delapan Sekolah Kedinasan yang membuka pendaftaran bagi calon mahasiswa, praja atau taruna untuk tahun 2024, dengan jumlah peminat dan tingkat keketatan yang tinggi.
Jika kamu ingin mendaftar sekolah kedinasan di tahun ini tetapi masih bingung menentukan pilihan maka bisa melihat peluang kelolosannya dari persyaratan yang ditentukan dan kuota formasi yang disediakan.
Lalu Sekolah Kedinasan manakah yang memiliki peluang kelolosan terbesar?
Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan laman Instagram @aymangayu pada hari Rabu, 29 Mei 2024, berikut daftar sekolah kedinasan dengan peluang kelolosan terbesar.
1. IPDN
IPDN merupakan sekolah kedinasan yang berada dalam naungan Kementerian Dalam Negeri.
Peluang kelolosan terbesar bisa didapatkan oleh calon praja karena persyaratan umum yang harus dipenuhi cukup fleksibel.
Berikut rinciannya.
1. Batas minimal dan maksima umur 16-21 tahun per 1 Januari 2024
2. Persyaratan tinggi badan dan berat badan proposional, antara lain untuk pria TB 160 cm sedangkan wanita 155 cm.
3. Berijazah paling rendah Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) atau lulusan Paket C, bagi lulusan Tahun 2021 – 2024, dengan ketentuan:
- Nilai Rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah
- Nilai Rata-rata Ijazah bagi Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya minimal 65,00 (enam puluh lima koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah
- Bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah di luar negeri harus mendapat pengesahan berupa surat pernyataan/persamaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
4. Berdomisili minimal 1 (satu) tahun di Kabupaten/Kota pada Provinsi tempat mendaftar secara sah terhitung pada tanggal awal pendaftaran
Sedangkan untuk peluang kelolosan lainnya bisa diestimasikan dari jumlah kuota yang disediakan untuk seleksi calon praja IPDN tahun 2024.
Diketahui tahun 2024, kuota penerimaan calon praja IPDN yang disediakan berjumlah 721 kursi, naik 35% dibandingkan tahun 2023 dengan jumlah 534 kursi.
Pendaftaran IPDN juga disesuaikan dengan domisili pendaftar. Jika terdapat 38 Provinsi maka kuota tiap Provinsi hanya mendapatkan 18-20 kuota.
Untuk beberapa daerah dengan jumlah pendaftar IPDN 2023 yang relatif rendah memiliki peluang kelolosan yang besar.
2. STMKG
Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merupakan sekolah kedinasan di bawah naungan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika.
Peluang kelolosan terbesar juga dimiliki oleh calon taruna STMKG dikarenakan persyaratan yang fleksibel dan kuota penerimaan yang lebih banyak.
Berikut rinciannya.
1. Memiliki persyaratan terkait batas usia dengan range yang lebar yaitu minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun (pada tanggal 1 September tahun seleksi dilaksanakan.
2. Persyaratan kesehatan penglihatan meliputi tidak buta warna, berkacamata lensa spheris maksimal minus 4D dan lensa silindris maksimal minus 2D.
3. Tidak ada kualifikasi nilai rata-rata rapor dan ijasah untuk persyaratan pendaftaran.
4. Untuk kuota penerimaan naik 33 persen dari tahun 2023 yaitu 80 kursi menjadi 120 kursi di tahun 2024 sehingga peluang diterima jauh lebih besar.***

Share this article
Berikut ini dua Sekolah Kedinasan dengan peluang lolos terbesar berdasarkan syarat dan kuota formasi, mana saja?