Tak Perlu Mahal, 10 PTN Terbaik di Indonesia dengan Biaya Kuliah Terendah

Kampus Universitas Brawijaya (UB)
Kampus Universitas Brawijaya (UB)

AYOJAKARTA.COM – Pendidikan tinggi di Indonesia merupakan salah satu pilar penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menjadi pilihan utama bagi banyak calon mahasiswa karena berbagai alasan, salah satunya adalah biaya pendidikan yang relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Namun, biaya pendidikan di PTN tidaklah seragam, karena diberlakukan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang besarnya bisa sangat bervariasi.

Baca Juga: Idaman Fresh Graduate, Ini 4 Perusahaan BUMN Terbesar di Indonesia dengan Gaji Tertinggi, Sentuh Hampir Rp100 Juta per Bulan!

Setiap PTN memiliki kebijakan dan standar yang berbeda-beda dalam menentukan besaran UKT.

Kebijakan ini biasanya disusun berdasarkan pertimbangan internal seperti visi misi universitas, target penerimaan mahasiswa, serta kapasitas finansial universitas itu sendiri.

Beberapa PTN mungkin berfokus pada peningkatan kualitas fasilitas dan sumber daya manusia, sehingga menetapkan UKT yang lebih tinggi untuk mendanai program-program tersebut.

Besaran UKT juga dipengaruhi oleh jenis dan tingkat program studi yang diambil. Program studi yang membutuhkan lebih banyak sumber daya, seperti laboratorium atau peralatan khusus, biasanya memiliki UKT yang lebih tinggi.

PTN dengan status akreditasi yang lebih tinggi sering kali menetapkan UKT yang lebih tinggi pula.

Hal ini disebabkan oleh kualitas pendidikan dan fasilitas yang mereka tawarkan. Akreditasi yang baik menunjukkan bahwa universitas tersebut memenuhi standar kualitas tertentu yang diakui secara nasional atau internasional.

Baca Juga: Jangan sampai Salah! Pahami Ketentuan Swafoto pada Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2024, Ternyata Banyak yang Gagal Karena Ini!

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan berbagai bentuk bantuan dan subsidi kepada PTN untuk menekan biaya pendidikan.

Besaran bantuan ini bisa bervariasi tergantung pada banyak faktor, termasuk performa universitas, jumlah mahasiswa, dan kebutuhan khusus lainnya.

PTN yang menerima lebih banyak subsidi dari pemerintah biasanya dapat menetapkan UKT yang lebih rendah.

Lalu apa saja PTN di Indonesia dengan UKT terendah? Berikut informasinya dikutip dari Instagram @infomasukptn2024.

1. Universitas Brawijaya

Biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk golongan 1 berkisar antara Rp500.000 hingga Rp12.000.000, tergantung pada jurusan dan klasifikasi UKT.

2. Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada (UGM) terletak di Yogyakarta merupakan universitas yang terkenal sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia.

Tidak hanya biaya hidup di Yogyakarta yang murah, biaya kuliah di UGM juga terbilang murah, yaitu mulai dari UKT Gol. I sebesar Rp500.000.

3. Universitas Negeri Yogyakarta

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) merupakan salah satu universitas di Yogyakarta yang menawarkan biaya pendidikan yang terjangkau.

Dengan pilihan fakultas dan program studi yang luas, UNY menetapkan biaya kuliah yang ekonomis,yaitu antara Rp500.000 hingga Rp7.250.000, sesuai dengan kategori Uang Kuliah Tunggal (UKT) masing-masing mahasiswa.

Baca Juga: Tes IQ Ilusi Optik: Gunakan Penglihatanmu yang Tajam, Temukan Kata BAIL di Antara BALL dalam Waktu 8 Detik! Bisa?

4. Universitas Padjadjaran

Universitas Padjadjaran (UNPAD) memiliki 17 fakultas dengan puluhan jurusan yang dapat kamu pilih.

UKT I paling rendah di UNPAD ialah Rp500.000 dan UKT paling tinggi adalah Rp20.500.000.

5. Universitas Hasanuddin

Universitas Hasanuddin atau Unhas adalah salah satu universitas terkemuka di Makassar. Unhas menawarkan biaya UKT rendah di harga Rp 500.000 untuk golongan satu.

6. Universitas Diponegoro

Universitas Diponegoro (UNDIP) menawarkan 11 fakultas dengan beragam pilihan program studi.

Dengan Biaya hidup yang ekonomis, UNDIP juga menetapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang terjangkau, mulai dari Rp500.000 untuk Golongan 1, hingga Rp22.000.000 untuk Golongan 8 di program studi kedokteran.

7. Universitas Sumatera Utara

Salah satu PTN yang banyak menjadi incaran calon mahasiswa karena biaya kuliah yang murah adalah Universitas Sumatera Utara (USU).

UKT terendah ada di Gol.l yakni 500.000 dan paling tinggi UKT Gol. 8 yakni Rp10.000.000.

8. Universitas Negeri Malang

Universitas Negeri Malang (UM) dikenal sebagai institusi pendidikan dengan biaya pendidikan yang sangat terjangkau.

Untuk Uang Kuliah Tunggal Golongan I, UM menawarkan pendidikan tanpa biaya,yaitu gratis, sementara UKT untuk Golongan 8 adalah Rp7.500.000.

Biaya hidup yang ekonomis di Malang,bersama dengan UKT yang rendah, memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk melanjutkan studi.

Baca Juga: Cobalah Kenali Kejiwaanmu dengan melihat 5 Fakta Psikologi Orang Yang Punya Mental Lemah, Apakah Ada Padamu?

9. Universitas Negeri Semarang

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menarik banyak calon mahasiswa karena biaya kuliahnya yang terjangkau, dengan UKT mulai dari Rp500.000 untuk Golongan I hingga Rp10.000.000 untuk Golongan 8.

UNNES juga dikenal dengan komitmen pada lingkungan kampus yang sehat dan bebas polusi, serta upayanya dalam menciptakan prestasi akademik yang unggul.

10. Universitas Negeri Medan

UNIMED berfokus pada jurusan pendidikan guna membentuk guru yang profesional dan berkualitas.

Kisaran biaya UKT di UNIMED tergolong cukup murah yaitu Rp500.000 untuk golongan 1 dan Rp7.500.000 untuk golongan 8.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# biaya kuliah
# terendah
# PTN
# Terbaik
# Murah
# Indonesia

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.