AYOJAKARTA.COM – Ingin menjadi chef adalah impian banyak orang yang memiliki passion di dunia kuliner.
Namun, langkah awal untuk mewujudkan impian tersebut seringkali menimbulkan kebingungan, apakah sebaiknya memilih kuliah atau kursus tata boga?
Keduanya menawarkan jalur yang berbeda dengan kelebihan dan kekurangan masing - masing.
Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Sobat Kosan yang diunggah 6 Februari 2021, berikut perbedaan antara kuliah dan kursus tata boga.
Baca Juga: Bakal Segera Ditutup! Berikut Daftar 10 Sekolah Kedinasan Sepi Peminat, Ada yang Cuma 21 Pendaftar
Dalam video tersebut dijelaskan bahwa ada empat cara jika ingin menjadi chef atau juru masak, diantaranya:
1. Kuliah
Sekarang sudah ada jurusan Tata Boga di berbagai universitas. Disini, kalian bisa serius belajar memasak dan mempelajari dunia industri kuliner.
Berikut beberapa hal yang dipelajari di kuliah:
- Dasar-dasar Memasak: Teknik memotong, menggunakan peralatan dapur, persiapan makanan, dll.
- Pengetahuan Industri: Etika, manajemen dapur, dan berbagai aspek lainnya terkait industri kuliner.
Keuntungan dari kuliah jurusan tata boga:
- Mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif dan membangun jaringan dengan sesama mahasiswa dan dosen yang bisa berguna di masa depan.
Selain itu, mempermudah mendapatkan kesempatan magang di hotel atau restoran ternama melalui jaringan universitas.
Dan juga mendapatkan sertifikat resmi yang diakui industri dan peluang mendapatkan beasiswa bagi yang berprestasi.
2. Kursus
Kursus memasak biasanya lebih privat dibanding kuliah, dengan tujuan untuk mengajarkan keterampilan bisnis.
Kursus profesional mengajarkan dasar-dasar memasak dan lebih fokus pada:
-Cara membuat dan mengelola bisnis kuliner dan menghitung biaya produksi makanan dan mengatur supplier.
- Membuat dan mengembangkan menu untuk bisnis kuliner.
Keuntungan dari Kursus:
- Belajar dengan cepat dan fokus dalam waktu singkat, kelas yang lebih kecil sehingga perhatian lebih personal.
- Mempersiapkan kalian untuk menciptakan dan mengelola bisnis kuliner sendiri.
Baca Juga: 3 Trik Berguna Android yang Wajib Kamu Tahu, dari Blokir Iklan hingga Simpan Password Akun Rahasia!
3. Mulai dari nol di dapur restoran
Contoh suksesnya adalah Chef Juna yang memulai karirnya dari bawah sebagai pencuci piring. Ini adalah cara yang keras tapi sangat mendalam untuk belajar tentang industri dapur.
4. Belajar otodidak
Kamu bisa belajar sendiri di rumah dengan mencoba berbagai resep dan teknik memasak. Ini lebih fleksibel, tapi butuh disiplin dan kemauan yang kuat.
Lalu lebih baik mana antara kuliah dan kursus di jurusan memasak atau tata boga?
Dibanding kursus, kuliah lebih baik karena memberikan pengalaman yang lebih menyeluruh dan kesempatan membangun relasi yang kuat dalam industri.
Namun, kursus juga bisa menjadi pilihan yang tepat jika kamu ingin belajar dengan cepat dan lebih suka belajar sendiri. Pilihan ini sangat bergantung pada preferensi dan kebutuhan masing – masing.***

Share this article
Lebih pilih ikut kursus atau kuliah jurusan tata boga? Cek perbadannya di sini ya, mana yang lebih untung?