AYOJAKARTA.COM - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) telah merilis data animo calon mahasiswa baru untuk tahun 2023.
Dari data tersebut, terdapat beberapa program studi yang memiliki jumlah peminat paling sedikit.
Berikut adalah daftar program studi dengan jumlah peminat paling rendah dikutip dari pmb.uny.ac.id, Senin (1/7/2024):
1. Pendidikan Seni Kerajinan (Pend. Kriya) - 264 peminat
2. Pendidikan Teknik Elektronika - 356 peminat
3. Pendidikan Seni Tari - 407 peminat
Baca Juga: TOP 4 SMA di Sumatera Barat yang Masuk 100 Terbaik Nasional, Sekolahmu Termasuk?
4. Pendidikan Seni Musik - 508 peminat
5. Pendidikan Fisika - 536 peminat
6. Pendidikan Bahasa Perancis - 567 peminat
7. Pendidikan Bahasa Jerman - 613 peminat
8. Pendidikan Seni Rupa - 624 peminat
9. Pendidikan Teknik Elektro - 625 peminat
10. Pendidikan Kimia - 629 peminat
Program studi Pendidikan Seni Kerajinan menjadi yang paling sedikit peminatnya dengan hanya 264 orang yang mendaftar.
Di urutan kedua, terdapat Pendidikan Teknik Elektronika dengan 356 peminat.
Sementara itu, Pendidikan Seni Tari dan Pendidikan Seni Musik masing-masing berada di urutan ketiga dan keempat dengan jumlah peminat 407 dan 508.
Beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi rendahnya jumlah peminat di program studi ini bisa jadi terkait dengan minat dan prospek karir yang dianggap kurang menjanjikan dibandingkan dengan program studi lainnya.
Namun, setiap program studi di UNY tetap menawarkan kualitas pendidikan yang baik dan peluang karir yang beragam bagi lulusannya.
Diharapkan ke depannya, program studi yang saat ini kurang diminati dapat melakukan berbagai upaya promosi dan peningkatan kualitas untuk menarik lebih banyak calon mahasiswa.
Prospek Kerja Pendidikan Seni Kerajinan
Pendidikan Seni Kerajinan (Pend. Kriya) merupakan salah satu jurusan kuliah yang mempelajari seni kriya atau kerajinan yang bernilai estetik dan etnik dalam berbagai media seperti kayu, batu, tekstil, logam, dan lain-lain.
Lulusan jurusan ini memiliki prospek kerja yang cerah dan beragam, baik di sektor pendidikan, industri kreatif, maupun wirausaha.
Prospek kerja bagi lulusan Pend. Kriya semakin cerah seiring dengan meningkatnya permintaan produk-produk kreatif dan handmade. Industri kreatif di Indonesia terus berkembang pesat, dan ini membuka peluang baru bagi para seniman dan desainer untuk berkarya dan berwirausaha.
Selain itu, pemerintah Indonesia juga semakin gencar dalam mempromosikan produk-produk kreatif Indonesia ke pasar internasional. Hal ini membuka peluang bagi para lulusan Pend. Kriya untuk memasarkan karyanya ke luar negeri.

Share this article
Berikut ini daftar prodi paling sepi peminat di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), apa saja? Cek di sini.