Hari Terakhir Peserta KJP Plus Ajukan Sanggahan Jika Hasil Verifikasi Kelayakan Tak Sesuai Fakta di Lapangan, Ini Cara Akses Pengaduan

Banyak peserta KJP Plus yang menuturkan pengaduan jika hasil verifikasi kelayakan tersebut dianggap tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Banyak peserta KJP Plus yang menuturkan pengaduan jika hasil verifikasi kelayakan tersebut dianggap tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

AYOJAKARTA.COM -- Hari ini merupakan hari terakhir pengaduan hasil verifikasi kelayakan KJP Plus Tahap 1 Tahun 2024.

Sebagai informasi, pencairan KJP Plus Tahap 1 Tahun 2024 Gelombang II bulan Mei, Juni, dan Juli sudah dilaksanakan sejak 12 Juli 2024 lalu.

Dalam pencairan tahap ini ada sebanyak 73.508 peserta didik yang ditetapkan sebagai penerima KJP Plus Tahap 1 Tahun 2024 Gelombang II bulan Mei, Juni, dan Juli.

 Baca Juga: Status KJP Plus 57 Ribu Siswa Dibatalkan dan Verifikasi Tidak Sesuai, Ajukan Keluhan di Sini

Namun rupanya pencairan KJP Plus Tahap 1 Tahun 2024 Gelombang II bulan Mei, Juni, dan Juli ini tidak menjadi kabar baik bagi semua peserta KJP Plus.

Pasalnya, banyak peserta KJP Plus yang justru gagal cair setelah hasil verifikasi kelayakan diumumkan.

Para peserta KJP Plus tersebut gagal cair lantaran hasil verifikasi kelayakan menyatakan jika peserta tersebut golongan mampu.

 Baca Juga: KJP Plus Tahap 1 Gelombang 2 Mulai Dicairkan untuk 73.506 Peserta Didik di Jakarta, Ini Rincian Jumlah Penerimanya

Salah satu kategori yang menyebabkan peserta KJP Plus dinyatakan mampu adalah terkait dengan penggunaan listrik.

Selain itu peserta KJP Plus juga terdata memiliki kendaraan bermotor lebih dari satu, sebagian lagi tercatat memiliki kendaraan roda empat.

Tetapi, banyak peserta KJP Plus yang menuturkan pengaduan jika hasil verifikasi kelayakan tersebut dianggap tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

 Baca Juga: DITUTUP BESOK! Status Penerima KJP Plus Tahap 1 Gelombang 2 Dibatalkan tapi Verifikasi Kelayakan Tak Sesuai, Ini Cara Ajukan Pengaduan

Seperti yang disampaikan pemilik akun @pelepew3 yang berkomentar, “sama..Alasannya daya listrik 1300 watt rumah layak hunii. Padahal tetangga yg rumahnya lebih gede sama punya AC aj amasih dpt..”

“betul malah yg mampu bnyk yg cair yg ngga mampu ngga cair dengan alasan ngga masuk akal…Klo mmg dana nya udh ga ada stop aja semuanya jd ga dilempar sono sini yg listrik 1300 ga cair malah yg 2200 cair aneehhhhh…” komentar @ernifachrezy dikutip dari kolom komentar Instagram @upt.p4op.

Bahkan ada juga peserta yang menuturkan jika tidak pernah ada petugas yang melakukan survei langsung di rumahnya namun hasil verifikasi keluar dengan status penerimaan dibatalkan.

“data nya jg ngaco Bu, dan mmg ngga ada yg survey main tembak aja semua,” tulis @ernifachrezy lagi.

 Baca Juga: Gagal Verifikasi dan Status Penerima KJP Plus Tahap 1 Gelombang 2 Dibatalkan hingga Tak Terima Pencairan? Ini Penyebabnya

Untuk menanggapi berbagai keluhan dari peserta KJP Plus tersebut, pihak Pemprov DKI Jakarta sudah menyediakan layanan aduan.

Namun form pengaduan tersebut batas terakhir mengisi formulir aduan adalah hari ini, 20 Juli 2024.

“FORMULIR PENGADUAN KELAYAKAN KJP PLUS TAHAP I TAHUN 2024 PERIODE PENGADUAN TANGGAL 16 SAMPAI DENGAN 20 JULI 2024”

Untuk itu bagi peserta KJP Plus yang ingin mengajukan pengaduan bisa segera mengisi formulir yang bisa diakses melalui link berikut ini.

 Baca Juga: 57.000 Lebih Peserta Didik Gagal Cair KJP Plus Juli 2024, Penerima Keluhkan Soal Hasil Verifikasi Ulang!

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfJslyfAXalt3Sn6ZTRNcfaE1W-n2_-8Op0oCuzit4e1Ioy5w/viewform

Di formulir pengaduan tersebut, peserta KJP Plus akan diminta untuk mengisi beberapa data, seperti berikut ini.

Nama pelapor, NIK pelapor, Nomor HP Pelapor, Nama Siswa, NIK Siswa (16 digit), Alamat, Nama Sekolah, Kriteria Sanggahan Kelayakan, dan Uraian Laporan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# verifikasi kelayakan
# Pengaduan
# kjp plus

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.